Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Kemendesa dan UNICEF Selenggarakan Bimtek Desa Peduli Iklim dan Tanggap Bencana Ramah Anak di Tiga Kabupaten

Kemendesa dan UNICEF Selenggarakan Bimtek Desa Peduli Iklim dan Tanggap Bencana Ramah Anak di Tiga Kabupaten

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – jatimone.com – Dalam rangka memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan bencana, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) melalui Direktorat Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan (PSBLDP), menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana yang Ramah Anak”.

Kegiatan berlangsung di tiga kabupaten di Jawa Timur, yakni Kabupaten Karanganyar (18–19 Juni 2025), Kabupaten Malang (2–3 Juli 2025), dan Kabupaten Madiun (4–5 Juli 2025), dengan dukungan penuh dari UNICEF Indonesia.

Bimtek dibuka langsung oleh Direktur PSBLDP Kemendesa PDTT, Drs. Andrey Ikhsan Lubis, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan kenyataan yang kini dirasakan hingga ke tingkat desa.

“Perubahan iklim adalah isu global yang berdampak nyata pada kehidupan masyarakat, bahkan di desa-desa. Oleh karena itu, butuh keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, dalam meresponsnya secara adaptif dan tanggap,” ujarnya saat membuka kegiatan di Karanganyar.

Selain dari Kemendesa, kegiatan ini juga mendapat dukungan teknis dari UNICEF Indonesia. Social Protection Specialist UNICEF, Ratnawati Muyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan UNICEF merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial yang adaptif terhadap risiko iklim.

“Anak-anak dan kelompok rentan, termasuk kepala keluarga perempuan, adalah yang paling terdampak dari bencana dan perubahan iklim. Karena itu, pendekatan perlindungan sosial adaptif harus mencakup mereka sebagai prioritas,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta fasilitator nasional seperti M. Yasir Sani dan Donny Irawan yang merupakan penyusun Panduan Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana.

Ketua panitia kegiatan, Dr. Dra. Anastutik Wiryaningsih, M.Si., dalam keterangannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas desa dalam mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, mengingat sebagian besar bencana di Indonesia terjadi di wilayah perdesaan.

“Menurut data PODES 2024, sekitar 35,02 persen bencana di Indonesia terjadi di desa. Maka, desa menjadi garda terdepan dalam upaya adaptasi perubahan iklim dan tanggap bencana yang ramah anak,” jelas Anastutik.

Peserta bimtek terdiri dari aparatur pemerintah desa, tenaga pendamping profesional, kader PKK, karang taruna, satgas bencana, serta pegiat lingkungan dari desa sasaran.

Kegiatan ini diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai perubahan iklim dan kebencanaan. Selanjutnya, peserta menerima materi terkait strategi pemanfaatan Dana Desa untuk kegiatan adaptasi dan mitigasi, seperti melalui program BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) dan PKTD (Padat Karya Tunai Desa), serta fasilitasi pembentukan desa peduli iklim dan tanggap bencana.

Bimtek ditutup dengan pelaksanaan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah menerima materi.

Dari kegiatan ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di tingkat desa terhadap pentingnya integrasi isu perubahan iklim dalam dokumen perencanaan pembangunan seperti RPJMDes, RKPDes, dan APBDes.

“Kegiatan ini bukan hanya soal pelatihan teknis, tapi bagaimana desa mampu merencanakan pembangunan yang inklusif, tanggap bencana, ramah anak, dan responsif gender,” ungkap Donny Irawan, salah satu fasilitator nasional.

Kegiatan ini juga mendorong peran aktif masyarakat, menumbuhkan semangat kesukarelawanan, dan memperkuat jejaring desa dalam perlindungan sosial adaptif berbasis komunitas.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Aman dan Nyaman, PLN UP3 Madura Pastikan Pasokan Listrik Andal di Gereja

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Rosi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan ibadah Natal 2025 di seluruh wilayah Pulau Madura. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan siaga kelistrikan terpadu yang melibatkan jajaran manajemen hingga petugas teknis di lapangan, Kamis (25/12). Kegiatan siaga ini dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 […]

  • Pemkab Pamekasan Gelar Bazar UMKM Bersinergi 2024 di Food Colony

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 306
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar Bazar UMKM Bersinergi 2024 di area Food Colony, Jalan Kesehatan, mulai tanggal 4 hingga 9 November 2024. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-494 Kabupaten Pamekasan. Bazar secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, pada Senin malam (4/11/2024), dan diikuti […]

  • Demi Perut, Jurnalis Pamekasan “Saling Bunuh”

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Oleh : Cak Ma’el Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Pamekasan DUNIA Pers di Kabupaten Pamekasan kembali tercoreng, gara-gara menjadi budak penguasa dan penentang penguasa dengan dasar menjaga independensi kejurnalistikan. Seorang jurnalis menyajikan berita dan informasi yang relevan kepada masyarakat, memungkinkan warga negara untuk memahami isu-isu terkini dan membuat keputusan yang tepat. Kebebasan bersuara […]

  • Terkecoh Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan, Dua Warga Laporkan Pemilik Jasa Kurir (JASKU) ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone – Kasus dugaan investasi ilegal kembali terjadi, kali ini menimpa dua warga Pamekasan yang melaporkan pemilik usaha startup lokal Jasa Kurir (JASKU) ke Polres Pamekasan. Keduanya merasa menjadi korban penipuan berkedok investasi dengan iming-iming keuntungan hingga 10 persen. Kamis (13/12/24). Melalui kuasa hukum mereka, Bashirurrahman, S.H., M.H., yang tergabung dalam Kantor Hukum […]

  • Forum Lsm Pamekasan, Sikapi Rencana Kenaikan PAD Oleh Bupati Baru

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 230
    • 0Komentar

    SNNet, Pamekasan – Rencana kenaikan PAD prinsipnya tidak ada persoalan, tentang polemik dimasyarakat sudah menjadi hal yang biasa terjadi apabila ada wacana baru dari pemerintahan apalagi menyangkut pajak daerah. Forum LSM sengaja mengadakan pertemuan yang di adakan di NINETIES Caffe  jalan dirgahayu pada senin malam (01/10/18) dengan dihadiri perwakilan Ketua LSM yang tergabung. (03/10) Menurut […]

  • Pemkab Pamekasan Bagikan 200 Paket Bantuan untuk Abang Becak

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, membagikan ratusan paket bantuan kepada para abang becak di Pendopo Ronggosukowati, Rabu (11/3/2026) sore. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Pamekasan dengan Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), dengan target sasaran sebanyak 200 abang becak. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, berharap kegiatan bakti sosial tersebut […]

expand_less
Exit mobile version