Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pemanfaatan Capai 1,3 Juta Kunjungan, DPRD Desak Pemkab Pertahankan UHC Non Cut Off

Pemanfaatan Capai 1,3 Juta Kunjungan, DPRD Desak Pemkab Pertahankan UHC Non Cut Off

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Komisi IV DPRD Pamekasan meminta pemerintah daerah tetap mempertahankan skema Universal Health Coverage (UHC) non cut off. Dorongan tersebut muncul menyusul tingginya tingkat pemanfaatan layanan kesehatan oleh masyarakat sepanjang 2025 yang mencapai lebih dari 1,3 juta kunjungan.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan hingga Agustus 2025, tercatat 1.370.483 kunjungan masyarakat ke berbagai fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun lanjutan. Sementara total biaya layanan kesehatan hingga September 2025 mencapai Rp280,9 miliar.

“Kami menginginkan Pamekasan menggunakan UHC prioritas, artinya non cut off. Soal teknisnya bagaimana, itu urusan eksekutif,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili, Rabu (15/10/2025).

Politikus PPP ini menilai angka kunjungan yang sangat tinggi menunjukkan kuatnya ketergantungan masyarakat pada jaminan kesehatan pemerintah. Karena itu, DPRD meminta agar Pemkab tidak menurunkan status UHC menjadi cut off.

“Kondisi kesehatan masyarakat kita sedang tidak baik-baik saja. Kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan. Yang rentan miskin harus tetap sehat, dan yang sudah mapan jangan sampai turun kelas,” ujarnya.

BPJS Kesehatan mencatat layanan yang paling banyak dimanfaatkan adalah kunjungan sehat FKTP sebanyak 705.101 kali, kunjungan sakit FKTP 532.634 kali, rawat jalan tingkat lanjut 109.231 kali, dan rawat inap tingkat lanjut 23.517 kali.

Halili menambahkan, dengan total APBD Pamekasan sekitar Rp2 triliun, kebutuhan pembiayaan UHC sekitar Rp75 miliar atau hanya 3,5 persen dinilai masih rasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Saifuddin, mengatakan skema UHC cut off kemungkinan besar tetap diterapkan pada 2025 karena keterbatasan anggaran. Namun ia memastikan seluruh peserta PBID tetap aktif.

“Tidak ada yang berharap UHC cut off, karena semuanya terdampak—masyarakat, fasilitas kesehatan, dan layanan,” tegasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokdarwis Desa Bukek Resmi Dibentuk, Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ahbib
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, jatimone.com – Semangat pengembangan potensi wisata lokal mulai tumbuh di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Melalui kegiatan penyuluhan di Balai Desa Bukek, Jumat (16/1/2026), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bukek resmi dibentuk. Pembentukan Pokdarwis tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Madura tahun 2025 yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat dalam […]

  • PAMUR Juara Umum Kejurkab Pencak Silat Pamekasan 2026, 65 Atlet Ambil Bagian

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Atiq
    • visibility 447
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Pamekasan 2026 yang berlangsung pada 11–12 April di GOR Nyalaran berjalan sukses dan kompetitif. Sebanyak 65 atlet dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Pamekasan turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Kejurkab ini menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet potensial yang dipersiapkan untuk tampil di level […]

  • Upacara Bendera di Pantai Jumiang, KPMM Ajak Masyarakat Peduli Mangrove

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Pamekasan, jatimone.com – 17 Agustus 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) menggelar upacara bendera di Pantai Jumiang, Pamekasan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen KPMM dalam menggabungkan semangat nasionalisme dengan upaya pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove. Pemilihan Pantai Jumiang sebagai lokasi upacara bukan tanpa alasan. […]

  • Begini Cara Khofifah Mengatasi Kekeringan, Untuk Wilayah Jawa Timur

    • calendar_month Sabtu, 20 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JatimOne _ Persoalan kekeringan di Jawa Timur saat kemarau menjadi momok tersendiri bagi petani. Hal itu karena kebutuhan untuk mengairi lahan pertanian petani menjadi terganggu. Biasanya para petani lebih memilih untuk membuat sumur-sumur agar bisa memenuhi kebutuhan air mereka Namun, sumur-sumur pada saat kemarau relatif kering. Untuk Itu, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, menginginkan […]

  • Wanita Asal Blitar Ditemukan Meninggal di Kamar Kost Pamekasan, Keluarga Tolak Otopsi

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Pademawu menerima laporan terkait penemuan orang meninggal dunia di kamar kost di Dusun Buddagan, Kecamatan Pademawu, pada Selasa (28/05/2024) malam. Kapolsek Pademawu, Iptu D. Riawanto, beserta anggotanya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 18.00 WIB. Rabu (29/05/2024). Korban yang meninggal dunia diketahui […]

  • Cara Menulis Judul Yang Simpel dan Menarik Dalam Berita

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jatimone.co. Judul adalah identitas berita. Tanpa judul, berita sehebatapes pun tidak ada artinya. Judul berita sangat mendasar dilihatdari dues sisi kepentingan.   Pertama, bagi berita itu sendiri.Tanpa judul, ia adalah sesuatu yang anonim, tak dikenal,abstrak, sehingga tak akan bicara apes-apes. la tak mampumemberi pesan, padahal salah satu inti komunikasi adalah pesan.   Kedua, bagi khalayak […]

expand_less
Exit mobile version