Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sebuah sudut Pamekasan, seorang perempuan renta bernama Nenek Halima hanya bisa terbaring sakit. Ia bukan tidak ingin berobat, tetapi hak dasarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah dirampas.

Betapa kejam nasib, Nenek Halima yang masih hidup dicatat seolah sudah meninggal dunia. Namanya diubah, identitasnya dimanipulasi, bahkan akta kematian atas dirinya telah diterbitkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibat ulah ini, ia tidak bisa lagi menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang seharusnya melindungi rakyat kecil seperti dirinya.

Dinas Sosial Pamekasan pun dibuat tak berdaya. Menurut Petugas Dinas Sosial yang mengunjungi dan memantau nenek Halimah mengatakan Setiap bantuan yang ingin disalurkan bersumber dari NIK, sementara NIK milik Nenek Halima sudah “dimatikan”, Sehingga tanggung jawab kesalahan data merupakan tanggung jawab Dinas Capil. Kuasa Hukum Nenek Halimah menegaskan bahwa ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bentuk penindasan nyata terhadap rakyat miskin yang sedang sakit.

Lebih jauh lagi, kondisi ini menunjukkan betapa rapuhnya tata kelola anggaran kesehatan di Pamekasan. Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) yang nilainya sangat besar dan seharusnya terserap untuk layanan kesehatan masyarakat, justru tidak bisa dimanfaatkan oleh orang yang paling membutuhkan. Nenek Halima adalah korban ganda: korban mafia identitas sekaligus korban bocornya alokasi anggaran kesehatan.

Ironis, uang negara yang seharusnya menyelamatkan nyawa rakyat miskin, malah gagal sampai ke tangan yang berhak. Nenek Halima pun terbaring sakit, terlunta-lunta, tanpa bisa mengakses haknya sebagai warga negara.

Kini, polisi ikut memantau perkara ini. Mereka meminta transparansi dari Capil Pamekasan untuk membuka data: siapa yang berani mengubah nama, siapa yang mengajukan akta kematian, dan bagaimana prosedurnya bisa berjalan tanpa kontrol. Namun hingga kini, Capil bungkam.

Sementara itu, Nenek Halima hanya ingin satu hal—hak hidupnya diakui, agar ia bisa berobat dan mendapatkan keadilan.

Oleh : Yolies Yongki Nata, S.H.I, MH, M.Pd.I, CM, C, NSP

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laskar Ronggosukowati Sapu Bersih Tiga Laga Tanpa Kebobolan, Persepam Juara Grup J Liga 4 Jatim

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Jun
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Persepam Pamekasan memastikan diri melaju mulus ke babak selanjutnya usai menyapu bersih seluruh laga Grup J Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025 tanpa kebobolan. Kepastian itu diraih setelah Laskar Ronggosukowati menundukkan Perssu Madura City dengan skor telak 4-0 pada laga terakhir yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamellingan Pamekasan […]

  • Iuran BPJS Kesehatan Mau Naik, DPRD Pamekasan: Memberatkan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone.com – Pemerintah pusat berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada tahun ini. Wacana tersebut mencuat seiring kondisi dana jaminan kesehatan sosial yang terus mengalami defisit setiap tahun. Kenaikan iuran dinilai sebagai langkah yang dianggap efektif untuk menekan defisit. Pasalnya, jika kondisi tersebut terus berlanjut, dikhawatirkan sejumlah rumah sakit akan mengalami kesulitan operasional yang […]

  • PC PMII Pamekasan Pertanyakan Temuan KP3 yang Dibiarkan

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – PC PMII Pamekasan mempertanyakan temuan Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) terkait kios pendistribusian pupuk bersubsidi yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Minggu (14/01/2024). Sebelumnya PC PMII Pamekasan melakukan audiensi kepada Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Pamekasan pada hari kamis, 11 Januari 2024. Homaidi ketau umum PC PMII Pamekasan meminta KP3 untuk menindak tegas terhadap distributor, […]

  • Keutamaan Malam Ketiga Bulan Puasa

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PAMEKASAN — Bulan Ramadhan 1445 H telah berlangsung. Seluruh umat muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Selain puasa wajib, kita juga dianjurkan untuk menjalankan ibadah-ibadah lain sehingga dapat menambah pahala menjadi berlipat-lipat ganda.   Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, kebaikan dan kemenangan, kita tidak akan merasa rugi jika taat dalam beribadah dan […]

  • Angkat Isu Pembangunan Berkelanjutan, IWO Pamekasan Siap Gelar Rakerda V 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rosi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke V Tahun 2026 dengan tema Madura dan skema pembangunan berkelanjutan. Rakerda ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Senin–Selasa (26–27 Januari 2026), di dua lokasi berbeda. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran dan pemahaman wartawan online terhadap […]

  • Buah Kelapa Menguatkan Sistem Imun Dan Menghilangkan Virus Dalam Tubuh

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle jatimone
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Air kelapa menjadi vaforit bagi semua orang apalagi pada cuaca panas saat musim kemarau seperti saat ini, selain menghilangkan rasa haus atau dahaga Air kelapa ternyata mampu menangkal Virus, Air kelapa ternyata menyimpan segudang manfaat karena memiliki kandungan zat gizi yang cukup banyak. Taukah kalian, air kelapa mengandung karbohidrat yang sangat mudah untuk dicerna dalam […]

expand_less
Exit mobile version