Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » PKL Eks Arlan Bersatu, Menuntut Hak atas Fasilitas Berjualan yang Adil dan Layak

PKL Eks Arlan Bersatu, Menuntut Hak atas Fasilitas Berjualan yang Adil dan Layak

  • account_circle Cak Mail
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – Jatimone.com – Polemik bangunan Food Colony di Kota Gerbang Salam kembali mencuat. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Pedagang Kaki Lima Eks Arlan menuntut kejelasan nasib mereka.

Pada Selasa (7/10/2025), mereka menggelar audiensi dengan Ketua Dewan, Komisi I, Komisi II DPRD Pamekasan, Bupati, Sekda, Kasatpol PP, Kadishub, serta Kadiskop dan UMKM. Dalam pertemuan itu, para pedagang menegaskan agar mereka tidak dianaktirikan, sebab mereka juga bagian dari masyarakat Pamekasan.

Sejak dipindahkan ke Food Colony, para PKL mengaku tidak pernah menerima bantuan apa pun. Dengan membawa poster bertuliskan “Kami Butuh Tempat Berjualan!” dan “Food Colony Tak Layak, Arek Lancor Solusi Kami!”, mereka menuntut kejelasan nasib setelah bertahun-tahun tidak memiliki lokasi tetap untuk berdagang.

Koordinator audiensi, Cak Gondrong, menilai kebijakan pemerintah belum berpihak pada pedagang kecil.

“Kami juga PKL, kenapa di eks PJKA mendapat bantuan duluan, padahal mereka sudah punya tempat yang layak. Sedangkan kami yang diusir dari Arek Lancor tidak mendapatkan bantuan apa pun,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, para PKL menyampaikan dua tuntutan utama kepada Pemerintah Daerah:

  1. Membongkar bangunan Food Colony yang saat ini mati fungsinya dan tidak produktif.
  2. Mengizinkan PKL kembali berjualan di kawasan Arek Lancor, lokasi yang dinilai lebih strategis dan mendukung aktivitas ekonomi rakyat.

“Kami tidak butuh janji-janji palsu tentang penataan PKL, kami butuh tindakan nyata. Food Colony itu mati suri. Kami malah rugi setiap hari,” ujar Cak Gondrong.

Ia menambahkan, jika dalam setengah bulan tidak ada jawaban pasti dan solusi terbaik, mereka siap turun ke jalandengan massa yang lebih besar.

“Kami kecewa karena tidak bisa berdiskusi langsung dengan Bupati dan Ketua DPRD Pamekasan,” tambahnya.

Meski begitu, para PKL tetap berharap pemerintah memperhatikan nasib mereka.

“Harapan kami, semoga kawasan Food Colony menjadi pusat kehidupan ekonomi malam Pamekasan. PKL, pembeli, dan pelaku UMKM bisa saling menopang,” ucap salah satu perwakilan PKL dengan nada harap.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Wahyu, menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi PKL. Ia menegaskan, pihak legislatif bersama eksekutif akan meninjau ulang kemanfaatan bangunan Food Colony, termasuk mengevaluasi kemungkinan penggunaannya kembali bagi para pedagang.

“Kami bersama Komisi I dan II akan mengkaji ulang bangunan Food Colony apakah perlu dibongkar dan ditata ulang agar menjadi pusat perekonomian rakyat. Jangan sampai bangunan tidak berfungsi itu menghambat para PKL mencari nafkah. Kami berharap pendapatan mereka bisa kembali normal seperti di pusat kota Arek Lancor,” ujar Wahyu.

Wahyu menilai Food Colony jangan sampai menjadi “kuburan ekonomi rakyat kecil”. Ia menegaskan kawasan itu berpotensi besar menjadi sentra kuliner rakyat jika dikelola dengan tepat.

Sebagai wakil rakyat yang dikenal responsif terhadap keluhan masyarakat kecil, Wahyu berkomitmen mengawal proses penataan ulang tersebut.

“Kami ingin Food Colony benar-benar menjadi sumber pendapatan masyarakat lokal, tempat promosi kuliner khas Pamekasan, sekaligus sarana pelestarian budaya kuliner daerah,” tutupnya.

  • Penulis: Cak Mail
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Pamekasan Desak APHT Gugul Segera Dilaunching, Khawatir Jadi Proyek Mangkrak

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Fiki
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Proyek Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, mulai mendapat sorotan dari DPRD Pamekasan. Komisi II mendesak agar fasilitas yang dibangun dengan dana ratusan juta rupiah itu segera diresmikan dan difungsikan, sehingga manfaat ekonominya bisa dirasakan masyarakat. Desakan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh Faridi, usai […]

  • Pemkab Pamekasan Siapkan Efisiensi Anggaran Rp50,4 Miliar Imbas Kebijakan Kemenkeu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatiome.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah menyusun langkah efisiensi anggaran di hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), menyusul kebijakan penghematan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Total efisiensi yang direncanakan mencapai Rp50,4 miliar. Kebijakan efisiensi tersebut mengacu pada instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • Field Trip TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan ke Dinas Perikanan Pamekasan

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan melaksanakan Field Trip ke Balai Benih Ikan (BBI) ke Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan pada Selasa, 30/01/2024. Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dalam mengenal beternak dan merawat ikan serta memahami manfaat makan ikan. Rombongan terdiri dari tiga mini bus anak didik TK Pertiwi, didampingi Camat […]

  • Pemkab dan DPRD Pamekasan Fasilitasi Tuntutan Ganti Rugi Nelayan Terdampak Survei Seismik Petronas

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Pamekasan, Jawa Timur, berkomitmen memfasilitasi tuntutan ganti rugi nelayan Pantai Utara (Pantura) Pamekasan akibat kerusakan alat tangkap yang ditimbulkan oleh kegiatan survei seismik Petronas dan Elnusa di perairan Pasean pada September 2024 lalu. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Pamekasan, Abdul Fata, mengatakan bahwa pihaknya segera […]

  • Pj Bupati Pamekasan Resmikan Soft Launching Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, secara resmi melakukan soft launching Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Jumat (20/12/2024) pagi. Peresmian ini menandai selesainya proses renovasi stadion yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. Kegiatan peresmian berlangsung meriah dengan rangkaian acara seperti senam bersama dan pertandingan sepak […]

  • PPKBD Gelar Peduli Stunting Bersama Ibu Hamil 

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Kecamatan Proppo gelar Peduli Stunting bersama ibu hamil dibalai penyuluhan kecamatan Proppo Pamekasan. Rabu, (31/01/2024). Acara yang dihadiri oleh KAPUS Proppo, KAPUS Panaguan, Camat, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBID DPPPA), KUA, serta 54 ibu-ibu hamil dari semua desa di Kecamatan Proppo Pamekasan […]

expand_less
Exit mobile version