Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sebuah sudut Pamekasan, seorang perempuan renta bernama Nenek Halima hanya bisa terbaring sakit. Ia bukan tidak ingin berobat, tetapi hak dasarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah dirampas.

Betapa kejam nasib, Nenek Halima yang masih hidup dicatat seolah sudah meninggal dunia. Namanya diubah, identitasnya dimanipulasi, bahkan akta kematian atas dirinya telah diterbitkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibat ulah ini, ia tidak bisa lagi menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang seharusnya melindungi rakyat kecil seperti dirinya.

Dinas Sosial Pamekasan pun dibuat tak berdaya. Menurut Petugas Dinas Sosial yang mengunjungi dan memantau nenek Halimah mengatakan Setiap bantuan yang ingin disalurkan bersumber dari NIK, sementara NIK milik Nenek Halima sudah “dimatikan”, Sehingga tanggung jawab kesalahan data merupakan tanggung jawab Dinas Capil. Kuasa Hukum Nenek Halimah menegaskan bahwa ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bentuk penindasan nyata terhadap rakyat miskin yang sedang sakit.

Lebih jauh lagi, kondisi ini menunjukkan betapa rapuhnya tata kelola anggaran kesehatan di Pamekasan. Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) yang nilainya sangat besar dan seharusnya terserap untuk layanan kesehatan masyarakat, justru tidak bisa dimanfaatkan oleh orang yang paling membutuhkan. Nenek Halima adalah korban ganda: korban mafia identitas sekaligus korban bocornya alokasi anggaran kesehatan.

Ironis, uang negara yang seharusnya menyelamatkan nyawa rakyat miskin, malah gagal sampai ke tangan yang berhak. Nenek Halima pun terbaring sakit, terlunta-lunta, tanpa bisa mengakses haknya sebagai warga negara.

Kini, polisi ikut memantau perkara ini. Mereka meminta transparansi dari Capil Pamekasan untuk membuka data: siapa yang berani mengubah nama, siapa yang mengajukan akta kematian, dan bagaimana prosedurnya bisa berjalan tanpa kontrol. Namun hingga kini, Capil bungkam.

Sementara itu, Nenek Halima hanya ingin satu hal—hak hidupnya diakui, agar ia bisa berobat dan mendapatkan keadilan.

Oleh : Yolies Yongki Nata, S.H.I, MH, M.Pd.I, CM, C, NSP

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Pamen Polda Jatim dan Kapolres Dimutasi

    Sejumlah Pamen Polda Jatim dan Kapolres Dimutasi

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SURABAYA – jatimone.com – Menjelang tahun baru 2025, sejumlah Perwira Polda Jawa Timur ( Jatim) berganti, pergantian pejabat di lingkungan Polda Jatim ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) ST/2776/XII/KEP/2024 yang terbit pada tanggal pada 29 Desember 2024. Kabidhumas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto mengatakan mutasi Perwira termasuk sejumlah Kapolres ini adalah bentuk penyegaran di lingkungan […]

  • Mahkamah Agung Batalkan Putusan PTUN Surabaya dan Komisi Informasi Jawa Timur: Peringatan Keras untuk Penguasa dan Badan Publik

    Mahkamah Agung Batalkan Putusan PTUN Surabaya dan Komisi Informasi Jawa Timur: Peringatan Keras untuk Penguasa dan Badan Publik

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jatimone.com – Mahkamah Agung memutuskan untuk membatalkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya dan Komisi Informasi Jawa Timur dalam sengketa informasi yang melibatkan Pemantau Keuangan Negara (PKN) dan Ketua PTUN Surabaya. Keputusan ini dianggap sebagai pukulan keras terhadap kebijakan pengadilan dan komisi informasi yang dianggap cenderung mendukung penguasa atau badan publik. Dalam konferensi pers […]

  • Target PAD Pamekasan 2026 Dipatok Rp360 Miliar, DPRD Minta OPD Maksimalkan Kinerja

    Target PAD Pamekasan 2026 Dipatok Rp360 Miliar, DPRD Minta OPD Maksimalkan Kinerja

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp360 miliar. Target tersebut dinilai cukup optimistis sehingga membutuhkan kerja maksimal dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Faridi mengatakan, pembahasan target PAD dilakukan secara serius dengan menjadikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah […]

  • Tiga Lokasi Masuk Inventarisasi Calon Kantor Baru DPRD Pamekasan, Keputusan Final Tunggu Studi Kelayakan

    Tiga Lokasi Masuk Inventarisasi Calon Kantor Baru DPRD Pamekasan, Keputusan Final Tunggu Studi Kelayakan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Tiga lokasi yang diproyeksikan sebagai calon Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan yang baru hingga saat ini belum ditentukan. Keputusan final masih menunggu hasil studi kelayakan (feasibility study). Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan DPRKP Pamekasan, A. Musthofa Anshory, menyampaikan bahwa hasil rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) […]

  • Bentuk Kepedulian, Polres Pamekasan Berikan Bantuan Air Bersih 6 Truck di HUT Lalu Lintas Ke-69

    Bentuk Kepedulian, Polres Pamekasan Berikan Bantuan Air Bersih 6 Truck di HUT Lalu Lintas Ke-69

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas ke-69, Satlantas Polres Pamekasan menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Pagagan, Desa Majungan Kecamatan Pademawu dan warga Desa Polagan, Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, Senin (18/9/2024).   Secara simbolis bantuan air bersih ini diberikan oleh AKBP Jazuli Dani Iriawan. Ia […]

  • buah tomat ceri

    Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan dan Cara Tepat Mengonsumsinya

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Tomat ceri pertama kali dibudidayakan di Amerika Selatan. Jenis tomat ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan tomat biasa. Sehingga bentuknya menyerupai buah ceri. Meski begitu, nutrisi pada tomat ceri tidak jauh berbeda dengan tomat pada umumnya. Beberapa zat yang terkandung di dalam tomat ceri meliputi vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, serta beragam jenis […]

expand_less