Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Warga Songgon Keluhkan Maraknya Durian Yang Datang Dari Luar Banyuwangi

Warga Songgon Keluhkan Maraknya Durian Yang Datang Dari Luar Banyuwangi

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Songgon Keluhkan Maraknya Durian Yang Datang Dari Luar Banyuwangi
Penjual Durian Songgon

Banyuwangi, Kecamatan Songgon sudah menjadi destinasi wisata durian yang terkenal di Banyuwangi. Namun, akhir-akhir ini seluruh warga Songgon mengeluhkan banyaknya durian luar Banyuwangi yang terus merambah wilayah Banyuwangi.(15/03/18).

Maraknya durian luar Banyuwangi, membuat sejumlah pedagang asal Banyuwangi mengeluh. Lantaran rusaknya harga jual dan merusak citra nama baik Banyuwangi yang terkenal menjadi econ Durian yang manis dan enak.

“Durian luar Banyuwangi kini terus menyebar luas ke seluruh Banyuwangi,” ujar Slamet, 38, warga Desa/Kecamatan Songgon.

Slamet mengatakan, maraknya durian luar daerah Banyuwangi memang bukan salah siapapun, Namun karena sudah semakin marak dan merusak harga dan rasa citra Banyuwangi itu yang membuat sejumlah pedagang Banyuwangi mengeluh. “Kalau saja peredaran Durian luar Banyuwangi di stop, pastinya pedagang Banyuwangi lebih berkembang,” katanya.

Harga jual dipasaran kini rusak, kalau harga durian lokal asli Banyuwangi mencapai Rp 25 ribu. Sedangkan harga durian luar Banyuwangi malah Rp 20 ribu.

“Kalau harga sudah seperti ini pasti pembeli milih yang murah,” cetusnya.
Namun, walaupun dengan harga murah. Pembeli banyak yang tertipu dengan bentuknya. Rasa durian luar Banyuwangi hambar dan tidak jelas rasanya.

 “Memang murah, tapi rasanya berbeda dengan asli Banyuwangi,” ungkapnya.
Durian asal Banyuwangi, rasanya lebih manis dan ada sedikit pahitnya. Itulah ciri khas durian Banyuwangi. “Kebanyakan penjual durian luar Banyuwangi, menawarkan dan mengatasnamakan duriannya asli Banyuwangi,” jelasnya.

Slamet menambahkan, bolehlah bersaing harga di pasaran. Namun yang sangat disayangkan, penjual durian luar Banyuwangi seharusnya menjelaskan dan mengatakan ke pembeli kalau durian tersebut asal luar Banyuwangi. “Kalau mengaku-ngaku durian Banyuwangi, pastinya juga merusak nama baik Banyuwangi,” tuturnya.

Salah satu pembeli asal Banyuwangi, Herman mengaku lebih memilih membeli durian asli Banyuwangi dibandingkan dengan durian luar Banyuwangi. Walaupun harga sedikit mahal, namun tidak mengecewakan pembelinya. “Lebih enak durian asal Banyuwangi, karena lebih legit dan ada ciri khasnya,” kata lelaki yang berusia 39 tahun tersebut.

Herman mangatakan, durian Banyuwangi memiliki ciri khas dan bentuk yang unik. Kalau durian luar Banyuwangi, bentuknya hanya bulat saja. Sedangkan rasanya juga hambar. “Tidak ada rasanya, seperti banyak airnya,” ungkap warga Kelurahan/Kecamatan Banyuwangi tersebut.

Herman menambahkan, keluarganya pernah tertipu oleh penjual durian luar Banyuwangi yang mengatakan durian tersebut asli Banyuwangi. Namun, setelah dibuka dan dimakan di rumahnya durian tersebut tidak ada rasanya. “Kalau durian Banyuwangi, seperti ada alkoholnya yang sedikit menggigit ke lidah,” jelasnya.

Herman menyayangkan prilaku penjual yang ingin untung namun harus menipu para pembeli. Seharusnya pemerintah daerah Banyuwangi, lebih bijak dan selalu memantau citra nama Banyuwangi. “Kalau pemerintah lebih jeli kepada para warga kecil, pasti mereka akan menyetop peredaran barang-barang import,” pungkasnya.

Reporter: Rohman
Editor: Taufiq

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyusunan Draf KUA-PPAS APBD-P 2025 Pamekasan Masih Finalisasi, DPRD Dorong Segera Disampaikan

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penyusunan draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam APBD-P 2025 Kabupaten Pamekasan hingga kini belum tuntas. Proses masih berada pada tahap finalisasi oleh tim anggaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan, Sigit Priyono, menjelaskan bahwa secara umum pembahasan internal […]

  • Kasus Wanita Pamekasan Nyaris Dilempar ke Jurang: Kuasa Hukum Tersangka Ungkap Kronologi Sebenarnya

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Pamekasan — jatimone.com – Kasus viral seorang wanita di Pamekasan yang disebut “nyaris dilempar ke jurang oleh suami siri” kini memasuki babak baru. Kuasa hukum tersangka Andi, melalui pernyataan resminya, memberikan klarifikasi terkait sejumlah informasi yang beredar di media sosial yang dinilai tidak utuh dan berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Kuasa hukum menyatakan […]

  • Amalan Bulan Ramadhan dan Doa Menyambut Bulan Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 266
    • 0Komentar

    PAMEKASAN — Mari kita sambut bulan Ramadhan yang penuh berokah, penuh hikmah, dan penuh kesucian, amalan apapun yang baik akan berlipat-lipat berkah, sudah sepatutnya kita sebagai umat muslim menyambutnya dengan rasa syukur dan memanjatkan doa-doa yang tulus.   Kita masih di berikan umur yang panjang oleh Allah bertemu kembali dengan bulan puasa sangat luar biasa […]

  • Siswa Gen Z Ramai-Ramai Kirim Surat Ke Calon Presiden 2024

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Gresik, Jatimone.com – 35 orang Siswa berasal dari 2 sekolah adiwiyata di Kecamatan Wringinanom, Gresik yaitu SDIT YAA BUNAYYA dan SD MUHAMMADIYAH 1 WRINGINANOM menuliskan surat keluhan dan solusi karena permasalahan lingkungan disekitar mereka seperti timbulan sampah plastik, limbah industri, dan udara yang tidak bersih. Mereka berharap presiden bisa membantu dalam menyelamatkan lingkungan mereka. Mereka […]

  • Bea Cukai Madura dan Satpol PP Pamekasan Gelar Bimbingan Teknis Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan gelar bimbingan teknis operasi oemberantasan rokok ilegal, Rabu (3/7/24). Bimbingan teknis ini terlaksana di Hotel Azana, jl Jokotole, No 282, Lombang Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura, Rabu (5/6/24) Kepala Satpol PP Pamekasan melalui Sekertaris Satpol PP Wahyudi menjelaskan, pemberantasan beberapa barang kena cukai […]

  • Pokdarwis Desa Bukek Resmi Dibentuk, Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Ahbib
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, jatimone.com – Semangat pengembangan potensi wisata lokal mulai tumbuh di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Melalui kegiatan penyuluhan di Balai Desa Bukek, Jumat (16/1/2026), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bukek resmi dibentuk. Pembentukan Pokdarwis tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Madura tahun 2025 yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat dalam […]

expand_less
Exit mobile version