Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » DISDIKBUD PAMEKASAN PERKUAT PERAN GPK SEBAGAI KEBIJAKAN DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH INKLUSIF DAN RAMAH ANAK

DISDIKBUD PAMEKASAN PERKUAT PERAN GPK SEBAGAI KEBIJAKAN DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH INKLUSIF DAN RAMAH ANAK

  • account_circle jatimone
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan memperkuat peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam penerapan pendidikan inklusif di sekolah reguler.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga memperoleh pembelajaran yang adaptif, bermutu, aman, dan bebas dari diskriminasi.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Pamekasan, Ridwan, mengatakan penguatan pendidikan inklusif tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 21 Tahun 2025 tentang Pendidikan Inklusif.

Hal itu disampaikan Ridwan dalam kegiatan Perencanaan Pembelajaran Inklusif di Pamekasan, Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi landasan bagi satuan pendidikan dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik, termasuk penyandang disabilitas.

“Ada lima pilar utama yang diamanatkan kepada para GPK untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah,” kata Ridwan.

Kelima pilar tersebut meliputi integrasi perencanaan pembelajaran, penguasaan pendekatan dan metode pembelajaran adaptif, pemenuhan hak akses pendidikan bermutu, pembangunan budaya sekolah bebas diskriminasi, serta penguatan pendidikan karakter dan lingkungan ramah anak.

Ridwan menjelaskan, GPK juga dibekali kemampuan teknis untuk menyusun perencanaan pembelajaran secara terstruktur. Salah satunya dengan mengintegrasikan Program Pembelajaran Individual (PPI)ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas reguler.

“Tujuannya agar proses pendampingan terhadap siswa berkebutuhan khusus dapat terukur dengan jelas tanpa mengganggu ritme dan dinamika belajar peserta didik lainnya,” ujarnya.

Selain perencanaan pembelajaran, GPK dituntut menguasai berbagai pendekatan pembelajaran adaptif. Hal itu penting karena setiap anak penyandang disabilitas memiliki karakteristik, kebutuhan, serta hambatan belajar yang berbeda.

Beberapa metode yang dapat diterapkan di antaranya Universal Design for Learning (UDL), pembelajaran multisensori, serta peer tutoring atau pembelajaran sebaya.

“Melalui UDL, kurikulum dirancang lebih fleksibel dan dapat diakses oleh berbagai gaya belajar. Sementara metode multisensori memanfaatkan aspek visual, auditori, dan kinestetik untuk membantu siswa memahami materi,” jelas Ridwan.

Sedangkan melalui pembelajaran sebaya, siswa reguler dilibatkan untuk saling mendampingi dan belajar bersama sehingga interaksi antarsiswa dapat terbangun secara positif.

Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

Disdikbud Pamekasan juga menekankan pentingnya pemenuhan hak pendidikan bagi anak penyandang disabilitas. GPK memiliki peran untuk memastikan siswa memperoleh akses terhadap sarana dan prasarana, media pembelajaran, serta materi ajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Para GPK juga diamanatkan menjadi jembatan edukasi dan katalisator sosial di lingkungan sekolah,” katanya.

Peran tersebut, lanjut Ridwan, tidak hanya dilakukan terhadap siswa berkebutuhan khusus. GPK juga perlu memberikan pemahaman kepada guru kelas, siswa lain, hingga orang tua mengenai pentingnya menghargai perbedaan.

Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari pencegahan diskriminasi dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

“Perbedaan fisik, emosional maupun intelektual merupakan bagian dari keberagaman yang harus dihargai,” tegasnya.

Dorong Sekolah Ramah Anak

Penguatan pendidikan inklusif juga diarahkan untuk membangun lingkungan sekolah yang ramah anak. Nilai-nilai seperti empati, toleransi, kemandirian, dan gotong royong diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pendampingan siswa.

“Penguatan karakter menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan ramah anak. Para penyandang disabilitas harus merasa diterima dan didorong untuk memaksimalkan potensi dirinya,” ujar Ridwan.

Menurutnya, penerapan pendidikan inklusif berdasarkan Perbup Nomor 21 Tahun 2025 juga diharapkan memberikan dampak terhadap tata kelola sekolah.

Setidaknya terdapat tiga aspek yang menjadi perhatian, yakni tata kelola kelas, kualitas pembelajaran, dan budaya sekolah.

Dalam tata kelola kelas, kolaborasi antara guru kelas reguler dan GPK diharapkan semakin sistematis melalui penyusunan dan pelaksanaan PPI.

Sementara dari sisi pembelajaran, sekolah didorong meningkatkan penggunaan media pembelajaran adaptif serta menerapkan evaluasi berdasarkan perkembangan dan kemampuan individu siswa.

“Sedangkan dari sisi budaya sekolah, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan inklusif yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, aman, dan berperspektif hak asasi manusia,” pungkas Ridwan. [MY]

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pertanian Pamekasan Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimon.com – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan melalui Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) gencar melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di berbagai titik penampungan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak disembelih (02/06/2025). Kabid Keswan Dinas Pertanian Pamekasan, Budi Suharsono, menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar […]

  • Mengusung Tema ‘Women’s Integrity, PC PMII Pamekasan Gelar Miss Kopri 2024

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 235
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan sukses menggelar ajang penghargaan tahunan, PMII Award 2024, pada tanggal 29 September 2024. Salah satu rangkaian menarik dalam acara ini adalah ajang pencarian bakat Miss Kopri yang diselenggarakan pada tanggal 2 Oktober 2024 di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati. Sebanyak 41 peserta dari berbagai […]

  • Jalin Kedekatan di Bulan Suci, Polres Pamekasan Adakan Tarawih Keliling dan Tadarus di Masjid

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Personel Polres Pamekasan melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling dan tadarus di berbagai masjid di wilayah hukum Polres Pamekasan. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian, dan upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Selain beribadah bersama, juga menjadi ajang bagi […]

  • Lulus Kuliah jadi Panitia KPU, Gempur: Sejarah Buruk Pemilwa IAIN Madura

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle jatimone
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatim One – Gerakan Mahasiswa Pemandu Revolusi (Gempur) IAIN MADURA yang dikomandoi oleh Khoirul Anam mengancam akan menggelar Audiensi besar di ruang sidang Rektorat IAIN Madura dalam waktu dekat. Sabtu, 25/12/21. Menurut Herul petuah sapaan akrabnya, mengaku bahwa Rizal, selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, dinilai sangat […]

  • Wabup Pamekasan Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, H. Sukriyanto, meninjau secara langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah desa pada Selasa, 9 Desember 2025. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengawal program prioritas Presiden Prabowo di tingkat daerah. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan. Pertama, Wabup meninjau pembangunan KDKMP […]

  • Peduli dan Lindungi Pekerja, Bank bjb Dukung Program Perlindungan Pekerja Rentan BPJS Ketenagakerjaan 6 Tahun Berturut-turut

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 197
    • 0Komentar

      BANDUNG – bank bjb senantiasa peduli dan ikut mendukung BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi para pekerja rentan. Penyerahan simbolis perlindungan tersebut dilakukan antara bank bjb dengan BPJS Ketenagakerjaan dilaksanakan pada Jumat 23 Desember 2022 di Menara bank bjb, Jalan Naripan No. 12-14, Kota Bandung. Dalam acara tersebut dilakukan serah terima antara Direktur Utama bank bjb […]

expand_less
Exit mobile version