Stadion Pamelingan Membludak, LP3M Soroti Fenomena Valen Akbar di Pamekasan
- account_circle Rosi
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 310
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pamekasan – jatimone.com – Ketua Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Madura (LP3M), Suroso, menilai kehadiran Achmad Valen Akbar, juara Dangdut Academy 7 (DA-7), di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan pada 1 Januari 2026, sebagai fenomena sosial yang luar biasa dan sarat makna.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati stadion, sementara arus lalu lintas menuju lokasi acara mengalami kepadatan di sejumlah ruas jalan utama. Memasuki siang hari, kapasitas stadion dilaporkan tidak lagi mampu menampung gelombang massa yang terus berdatangan.
“Pemandangan lautan manusia di Stadion Pamelingan Pamekasan ini sangat mencengangkan. Antusiasmenya hampir menyerupai penyambutan seorang kepala negara. Ini menunjukkan bahwa Achmad Valen Akbar memiliki daya tarik dan magnet sosial yang sangat kuat,” ujar Suroso dalam keterangannya.
Ia menegaskan, kecintaan dan kebanggaan masyarakat Pamekasan secara khusus, serta masyarakat Madura dan Jawa Timur pada umumnya, menjadi bukti bahwa figur muda berprestasi mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.
Lebih lanjut, Suroso menyoroti tingginya solidaritas sosial yang muncul, terutama dari kalangan pengusaha sukses asal Pamekasan. Menurutnya, para pengusaha tersebut secara sukarela memberikan dukungan finansial dengan total nilai mencapai miliaran rupiah demi menyukseskan acara penyambutan Achmad Valen Akbar. Bahkan, sebagian di antaranya dengan penuh keikhlasan memberikan saweran dengan nominal ratusan juta rupiah.
“Ini bukan semata soal hiburan, tetapi ekspresi kebanggaan kolektif dan solidaritas sosial yang tumbuh secara tulus,” katanya.
Suroso kemudian memaparkan sejumlah pelajaran penting dari suksesnya acara tersebut. Pertama, ia menilai Pamekasan merupakan daerah yang kaya akan sumber daya manusia unggul dan berprestasi.
“Pamekasan memang gudangnya orang-orang hebat. Dari daerah ini selalu lahir tokoh-tokoh muda berprestasi di berbagai bidang. Ke depan, magnet dan ketokohan Achmad Valen Akbar diyakini akan melahirkan generasi Valen-Valen baru,” jelasnya.
Kedua, ia menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan semangat solidaritas para pengusaha sukses agar tidak berhenti pada satu momentum, melainkan terus diwujudkan dalam kepedulian sosial, khususnya bagi masyarakat Pamekasan yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Ketiga, solidaritas juga tercermin dari masyarakat umum yang dengan kesadaran dan pengorbanan datang ke stadion dengan biaya sendiri demi memberikan dukungan langsung kepada Achmad Valen Akbar hingga berhasil meraih gelar juara DA-7.
“Solidaritas masyarakat ini merupakan modal sosial yang sangat berharga dan patut dikembangkan dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Keempat, Suroso mendorong Pemerintah Daerah Pamekasan, para tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pimpinan partai politik agar lebih peka dan responsif terhadap dinamika sosial yang berkembang, sehingga setiap kegiatan publik dapat berlangsung secara kondusif, tertib, dan harmonis.
Sebagai penutup, Suroso menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Haji HER beserta seluruh tim yang telah mengoordinasikan dan menyelenggarakan acara penyambutan Achmad Valen Akbar dengan baik.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Haji HER dan seluruh tim atas kerja keras dan dedikasinya sehingga acara ini berjalan sukses, tertib, dan spektakuler,” pungkasnya.
- Penulis: Rosi
- Editor: Fiki
