Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Ponpes Banyuanyar Kukuhkan Ratusan Hafidz Al-Qur’an

Ponpes Banyuanyar Kukuhkan Ratusan Hafidz Al-Qur’an

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan, Jatimone.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Banyuanyar kukuhkan ratusan hafidz Al-Qur’an, Ahad, 07 Januari 2024.

Pengukuhan yang dikemas dengan Wisuda Tahfidz Ke-9 ini diikuti oleh 214 santri laki-laki dan perempuan di dua tingkatan satuan pendidikan yang ada dibawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Banyuanyar. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Program Tahfidz.

Rincian dari jumlah itu; 114 santri kategori hafidz 10 juz, 61 santri kategori hafidz 20 juz, dan 39 santri kategori hafidz 30 juz.

Mahmud Ayatullah, Direktur Markas Dirosah Qur’aniyah (MDS) Pondok Pesantren Banyuanyar menyampaikan, santri hafidz yang dikukuhkan sudah melewati banyak tahapan.

“Santri yang diwisuda ini sudah melewati banyak tahapan. Dilatih, diuji dan banyak proses lainnya. Termasuk diuji kefasihan, agar tidak hanya hafal, tapi juga fasih dan menjiwai nilai-nilai qurani,” katanya, saat memberikan sambutan.

Lanjut Mahmud Ayatullah, Al-Qur’an harus dijaga dan dipelihara. Baik secara tulisan dan hafalan. Menghafal Al-Qur’an, berarti menjalankan apa yang diajarkan Rasulullah.

“Menjadi Hafidz Al-Qur’an itu mulia. Kemuliaan itu akan sempurna, bilamana menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai atau ajaran yang terkandung di dalamnya. Baik nilai-nilai yang tersurat maupun tersirat,” jelas Ustadz Mahmud, begitu disapa.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah SMA Tahfidz Darul Ulum, Hofif menuturkan, santri yang hafal 30 juz berpeluang untuk mendapatkan beasiswa penuh jika ingin kuliah di STIBA.

“Wisuda ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar para santri. Sehingga, santri yang diwisuda, termotivasi untuk terus belajar,” katanya.

Dia berharap, para wali santri yang hadir dalam acara tersebut tidak hanya menyaksikan dan merasa puas dengan pencapaian itu. Sebab, wisuda bukan akhir dari proses belajar.

Menurutnya, tidak ada batas waktu untuk belajar. Sebab sebagai seorang muslim, dianjurkan belajar sejak lahir sampai akhir hidupnya. Oleh karena itu, tambahnya, para wali santri sebisa mungkin untuk turut mendorong putra putrinya untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Dalam kesempatan lain Mohammad Rofiuddin turut  menjelaskan, pendidikan anak jadi tanggungjawab guru dan orangtuanya.

“Oleh karena itu, sinergitas keduanya sangat penting. Di pesantren, jadi tanggungjawab Kiai dan para asatidz. Sementara kalau di rumah, jadi tanggungjawab orangtua,” katanya.

Di pesantren, ujarnya, para santri belajar dari apa yang dicontohkan oleh kiai dan para ustadz. Baik secara spritual, intelektual, dan sosial. Sementara di rumahnya, akan belajar, dan bila perlu menjadi tauladan bagi keluarga dan lingkungannya.

Profesor Ahmad Zahro mengaku bangga bisa hadir dalam acara tersebut. Dia menambahkan, banyak pesantren di Madura yang mencetak para penghafal Al-Qur’an.

“Hari ini, Darul Ulum menambah jumlah penghafal Al-Qur’an dengan jumlah sampai ratusan,” katanya.

Dia menegaskan, menghafal itu mudah dan gampang. Namun yang paling sulit adalah menjaga hafalan itu sendiri.

Prof Ahmad, sapaan akrabnya berharap, para santri hafidz Al-Qur’an yang diwisuda tersebut mampu menjaga hafalannya dan mengamalkan ajaran-ajaran Al-Qur’an ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang tak kalah penting, semoga para orangtua dari penghafal Al-Qur’an ini dapat barokah dunia akhirat,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Pengasuh Ponpes Banyuanyar, Kiai Hasbullah Samsul Arifin. Kiai Sholihuddin Al-Ayyubi, Dewan Pengasuh sekaligus Ketua Sekolah Tinggi Islam Banyuanyar (STIBA) Pamekasan. Profesor Ahmad Zahro. Kiai Faiq Abdul Ghafur, Pengasuh Ponpes Al-Mujtama’ Plakpak.

Juga hadir dalam acara tersebut, Ach.Baidowi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketua Pengurus Ponpes Banyuanyar Khalil Asy’ari, Zainuddin Syarif, Duta Pendidikan dan Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Alumni Banyuanyar (Peradaban).

Selain itu, hadir juga Fathor Rohman, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kab. Pamekasan. Saedi Johan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kab. Pamekasan. Tenaga pendidik dan Tenaga kependidikan setempat. Kepala sekolah lintas tingkat satuan pendidikan dibawah naungan Ponpes Banyuanyar. Ketua Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat, Mahfud. Para wali santri serta masyarakat umum di sekitar pesantren.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Tamu Universitas Madura Ungkap Teknologi Reproduksi sebagai Kunci Pelestarian Sapi Madura

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ahbib
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Upaya mempertahankan keaslian sapi Madura kembali menjadi sorotan dalam kuliah tamu bertajuk “Konservasi dan Genetic Improvement Sapi Madura Melalui Teknologi Reproduksi” yang digelar di Aula Laboratorium Bersama Universitas Madura, Kamis (20/11/2025). Puluhan mahasiswa dari berbagai angkatan hadir untuk mengikuti pemaparan ilmiah mengenai strategi penyelamatan populasi dan kualitas genetik sapi Madura di […]

  • KPU Pamekasan Gelar Debat Publik Pemungkas Untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan sukses menggelar debat publik pamungkas untuk Pilkada 2024 pada Jumat malam, 15 November 2024, di Ballroom Hotel Odaita. Acara ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan kepala daerah untuk periode 2024-2029. Debat yang mengangkat tema “Menyelaraskan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Pamekasan dengan pemerintah provinsi […]

  • Polisi Segera Selidiki Dugaan Kasus Pelecehan Wartawan Dan LSM

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 170
    • 0Komentar

    TANGERANG, (MBN) –  Kepolisian Resort Kota Tangerang akan  segera menyelidiki dugaan Kasus Pelecehan Wartawan dan LSM Secara Profesional, hal tersebut dikatakan Kapolresta Tangerang Kombes Pol. ZainDwi Nugroho, kepada Wartawan saat dihubungi, Senin (7/3/2022). Zain mengatakan, sebaagai pelayan masyarakat, tentunya Kepolisian akan menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat, termasuk dari wartawan dan LSM, dalam melakukan penyelidikan, tentunya […]

  • Keutamaan Malam Pertama di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Bulan Ramadhan 1444 H telah tiba. Seluruh umat muslim akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Selain puasa wajib, kita juga harus menjalankan ibadah-ibadah lain yang akan menambah pahala kita menjadi berlipat-lipat ganda.   Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kemenangan dan keberkahan, kita tidak akan merugi apabila berbuat kebaikan dan taat dalam beribadah. […]

  • Hari Pemungutan Suara 27 November, Pemkab Pamekasan Tetapkan Hari Libur

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menetapkan Rabu, 27 November 2024 sebagai hari libur dalam rangka pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/381/432.031/2024 yang diterbitkan pada 22 November 2024 dan ditandatangani […]

  • Universitas Madura Berduka, Rektor Dr. Faisal Estu Yulianto Tutup Usia

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Kabar duka menyelimuti Universitas Madura (UNIRA) dengan wafatnya Rektor, Dr. Faisal Estu Yulianto, pada hari Minggu (18/2/2024) pukul 20.00 WIB di RSUD Dr. Slamet Martordirdjo (Smart) Pamekasan. (18/02/2024). Dr. Faisal dirawat di RSUD Smart sejak beberapa waktu lalu karena didiagnosis mengidap pneumonia, infeksi saluran pernapasan oleh bakteri yang lebih dikenal dengan sebutan […]

expand_less
Exit mobile version