Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ilustrasi Pendidikan

Sumenep, JatimOne _ Peran pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya keberadaan dunia pendidikan belum bisa mengimbangi dunia industri.

Afifi Rahmat pagiat pendidikan dari Lembaga Study Umat dan Bangsa (El-Stub)  mengatakan, dunia pendidikan dan dunia indrustri belum seimbang. Sehingga keluaran dari dunia pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

“Amatan kami antara pendidikan dan dunia usaha di Sumenep belum sejalan. Sehingga pendidikan belum bisa memenuhi kebutuhan dunia industri. Mestinya antara pendidikan dan dunia usaha sejalan,” katanya.

Menurutnya, salah satu faktor tidak seimbangnya antara keduanya dikarenakan banyaknya pengusaha yang memakai lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Sementara kebutuhan industri sudah lebih dari itu.

Akibatnya, saat melakukan pelatihan maupun magang selalu tidak lulus. Karena mereka terbiasa saat melaksanakan tugasnya memakai sitem manual, sedangkan di dunia industri menggunakan sistem modern sesuai perkembangan dunia teknologi. Sehingga banyak yang tidak lulus dan menyebabkan meningkatnya pengangguran.

Saat ini jumlah pengangguran sekitar 19.961berstatus sebagai dari jumlah penduduk sekitar 1 juta 72 ribu penduduk di lingkungan kabipaten di ujung timur pulau madura. Namun kondisi tersebut bisa ditekan dengan adanya rekrutmen seribu pengusaha muda meskipun dampaknya tidak begitu signifikan.

Dikatakan, mestinya kondisi seperti itu mendapat perhatian serus dari pemerintah. Salah satunya dengan cara memaksimalkan pelatihan. Baik itu dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) maupun Badan Latihan Kerja (BLK).

“Selama ini pelatihan kerja, utamanya yang difasilitasi pemerintah kurang maksimal. Sehingga output yang dikeluarkan kualitasnya masih dipertanyakan,” tegasnya.

Afifi berharap kedepan pelatihan kerja lebih dimaksimalkan. Karena dalam dunia industri yang lebih diutamakan adalah skill. Sementara skill tidak melihat latar pendidikan. Artinya kedepan tidak hanya lulusan perguruan tinggi (PT) yang diperhatikan.

Apalagi di Kabupaten Sumenep kedepan akan banyak investor yang akan beroperasi. Sehingga menjadi tantangan untuk meningkatkan skill masyarakat, utamanya bagi para pemuda.

“Jangan hanya yang sarjana didahulukan, tapi skill pemudanya terus ditingkatkan. Sehingga mempunyai daya saing yang tinggi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A Shadik mengatakan, kedepan terus berupaya agar output pendidikan semakin baik.

“Kami pastikan kedepan kualitas pendidikan semakin bagus. Kami akan berupaya untuk mencari trobosan baru. Doakan saja agar cita-cita itu berjalan lancar,” tegasnya. (di/red.NM)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif, Untuk Lebih Memudahkan Nasabah

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 168
    • 0Komentar

      Bandung –  PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) atau bank bjb memiliki berbagai keunggulan di sektor infrastruktur teknologi informasi (TI). Saat ini bank bjb terus mengembangkan produk-produk digital yang dapat memanjakan nasabah melalui layanan-layanan “fintech like”, sehingga nasabah dapat mengaksesnya tanpa harus datang ke bank, dimana saja, kapan saja dapat […]

  • Pemkab Pamekasan Salurkan BLT untuk 22.950 Buruh Tani dan Pabrik Rokok

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 291
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 22.950 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten pada tahun anggaran 2025. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman Hidayat, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) […]

  • Amalan Malam Takbiran Idul Fitri Dan Lafal Takbirannya

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Jatimone.com, Takbir yang berkumandang di malam 1 Syawal merupakan penanda berakhirnya bulan suci Ramadhan. Terdapat sejumlah ibadah sunnah yang dianjurkan pada momen ini.   Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak membaca takbir. Untuk itu, bacaan takbiran Idul Fitri yang benar perlu diketahui muslim.   Takbir Idul Fitri dapat mulai dilafalkan sejak masuk malam 1 […]

  • Tiga Lokasi Masuk Inventarisasi Calon Kantor Baru DPRD Pamekasan, Keputusan Final Tunggu Studi Kelayakan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Tiga lokasi yang diproyeksikan sebagai calon Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan yang baru hingga saat ini belum ditentukan. Keputusan final masih menunggu hasil studi kelayakan (feasibility study). Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan DPRKP Pamekasan, A. Musthofa Anshory, menyampaikan bahwa hasil rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) […]

  • Pemkab Pamekasan Luncurkan Aplikasi Sip Pak Kades untuk Permudah Layanan Adminduk di Tingkat Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 406
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur resmi meluncurkan aplikasi Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kantor Desa (Sip Pak Kades), dalam acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Larangan, Kamis (5/12/2024). Peresmian program ini dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pamekasan, Achmad Faisol, dan dihadiri oleh camat se‑Pamekasan, kepala desa se‑Kecamatan […]

  • BUMN PT PLN Peduli Bersama Klepean Centre For Humanity Gelar Pelatihan Pendampingan NIB Bagi Pelaku UMKM

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – BUMN PT PLN Peduli bekerjasama dengan Perkumpulan Klepean Centre For Humanity, menggelar Pelatihan UMKM di Hotel Berlian, Kabupaten Pamekasan. Acara ini dihadiri oleh warga pekaku UMKM dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini bertema “Strategi Pemasaran Online dan Pendampingan Pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha) Bagi UMKM”. Abd. Mannan, salah satu narasumber […]

expand_less
Exit mobile version