Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pemkab Pamekasan Berikan Jamsostek kepada 500 Nelayan

Pemkab Pamekasan Berikan Jamsostek kepada 500 Nelayan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, memberikan bantuan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) kepada 500 nelayan sebagai upaya perlindungan bagi pekerja rentan yang belum mengikuti program keselamatan kerja.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Pamekasan kepada para nelayan, sekaligus untuk membantu mereka meningkatkan kesejahteraan,” kata Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto di Pamekasan, Kamis.

Bantuan Jamsostek ini diberikan dengan mengikutsertakan para nelayan ke dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Dua program yang diikuti yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Secara simbolis, bantuan Jamsostek kepada 500 nelayan ini sudah kami serahkan kemarin, bersamaan dengan penyaluran bantuan jeriken BBM bersubsidi,” ujar Sukriyanto.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari anggaran tahun 2024 yang terealisasi pada tahun anggaran 2025. Jumlah nelayan di Kabupaten Pamekasan saat ini sebanyak 10.512 orang, tersebar di enam kecamatan pesisir, terdiri dari dua kecamatan di wilayah utara dan empat kecamatan di wilayah selatan.

“Tapi dari jumlah sebanyak itu, baru 500 orang yang bisa kami bantu mendapatkan Jamsostek. Ini menyesuaikan kemampuan anggaran daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pamekasan Anita Ardhiana menjelaskan bahwa hingga saat ini tingkat kepesertaan Jamsostek di kabupaten tersebut masih tergolong rendah.

“Jumlah pekerja yang sudah tercakup program Jamsostek baru sekitar 20,9 persen atau 57 ribu orang dari total penduduk pekerja yang mencapai lebih dari 273 ribu jiwa,” katanya.

Peserta program Jamsostek di Pamekasan terdiri dari tiga kategori, yakni pekerja informal atau bukan penerima upah sekitar lima persen atau delapan ribu orang, pekerja penerima upah sebesar 53,9 persen atau 41 ribu orang, dan pekerja konstruksi sebanyak 23,5 persen atau sekitar tujuh ribu orang.

“Karena itu, kami terus mendorong agar masyarakat pekerja yang belum ikut program ini bisa segera mendaftar. Perlindungan ini penting untuk keselamatan kerja mereka,” ujar Anita.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ponpes Banyuanyar Kukuhkan Ratusan Hafidz Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Banyuanyar kukuhkan ratusan hafidz Al-Qur’an, Ahad, 07 Januari 2024. Pengukuhan yang dikemas dengan Wisuda Tahfidz Ke-9 ini diikuti oleh 214 santri laki-laki dan perempuan di dua tingkatan satuan pendidikan yang ada dibawah naungan Lembaga Pendidikan Islam Banyuanyar. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Program […]

  • Buah Durian Lokal “Si Boneng” Songgon Banyuwangi Dinilai Unik Tanpa Biji

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Penikmat Durian Si Boneng Banyuwangi, Berbagai macam durian di Banyuwangi kini mulai beragam, salah satunya ada durian lokal yang tidak berbiji dan tebal yang sering di sebut Boneng kini makin diburu dan diminati banyak kalangan, kemarin. (14/03/18) Untuk membeli durian Boneng masyarakat rela pesan dan menunggu dua hingga tiga bulan. Salah satu penjual durian Boneng, […]

  • Oknom Perangkat Desa Nyalabu Laok Terancam Mengembalikan Uang Gaji ke Desa

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Seorang perangkat Desa Nyalabu Laok berinisial HR terancam harus mengembalikan gaji yang diterimanya kepada pemerintah desa, menyusul dugaan rangkap jabatan yang dilakukannya sebagai guru dan perangkat desa secara bersamaan. Inspektorat Kabupaten Pamekasan pun akan memanggil HR beserta Kepala Desa setempat untuk dimintai klarifikasi atas temuan tersebut. Kamis (26/6/25) HR diduga menerima […]

  • Polres Pamekasan Siapkan Personel Gabungan Untuk Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 240
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, melalui Kabagops Polres Pamekasan Kompol H. Bambang Hermanto, S.H memastikan kesiapan personel dalam melakukan pengamanan yang dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Pamekasan. “Untuk itu kami melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam rangka memberikan jaminan keamanan pada pengesahan warga baru PSHT,” ujar […]

  • Paket Sembako YCK: Meringankan Beban, Menguatkan Harapan

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Yayasan Cahaya Kasih (YCK) kembali menunjukkan komitmennya dalam gerakan sosial kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada kaum dhuafa di Desa Jalmak dan Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (18/4/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua YCK, Siti Marhamah atau yang akrab disapa Bunda Nawang, bersama […]

  • Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) menggelar pelatihan keterampilan kerja guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat. “Pada tahun anggaran 2025 ini, kami mengalokasikan tiga paket pelatihan kerja yang dapat diikuti oleh masyarakat,” kata Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Diskop UKM-Naker […]

expand_less
Exit mobile version