Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pembangunan Dinilai Tak Merata, Aktivis dan Warga Pamekasan Gelar Aksi di Kantor Bupati

Pembangunan Dinilai Tak Merata, Aktivis dan Warga Pamekasan Gelar Aksi di Kantor Bupati

  • account_circle Jun
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com – Sejumlah aktivis, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Pamekasan (AMP3) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Jalan Kabupaten No. 107, Senin (29/12/2025).

Dalam aksi tersebut, massa menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah Pamekasan. Mereka menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum adil dan merata dalam merealisasikan pembangunan, khususnya perbaikan jalan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Koordinator aksi sekaligus orator, Ahmadi Ghafur, menyampaikan bahwa banyak pembangunan jalan di sejumlah desa justru dilakukan melalui swadaya masyarakat. Sementara itu, menurutnya, akses jalan menuju kediaman Bupati dan keluarga justru dibiayai melalui anggaran pemerintah daerah.

“Bupati Pamekasan kami nilai tumpang tindih dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur. Di banyak daerah, rakyat membangun jalan dari hasil patungan dan meminta sumbangan. Namun jalan menuju rumah Bupati dan rumah istrinya justru menggunakan dana APBD,” tegas Ahmadi dalam orasinya.

Aksi tersebut ditemui langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, didampingi Wakil Bupati serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menanggapi tuntutan massa, Bupati KH. Kholilurrahman menjelaskan bahwa sejumlah pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Waru Barat, Sana Laok, Dempoh Timur, dan beberapa kawasan Pantura lainnya, telah masuk dalam tahap perencanaan untuk tahun anggaran 2026.

“Tidak mungkin kami laksanakan tahun ini karena waktunya sangat mepet. Setiap program harus mengikuti mekanisme mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga survei. Insyaallah akan kami upayakan mulai bulan April 2026,” ujar Bupati.

Sementara itu, orator dari kalangan masyarakat, Zaim, turut menyampaikan kritik terhadap sikap Wakil Bupati Pamekasan yang dinilai kurang mencerminkan empati kepada rakyat. Ia menyinggung aksi “saweran” kepada seorang figur publik bernama Valen yang sempat viral di media sosial.

“Kalau memang puluhan juta itu bisa disawer, lebih baik digunakan untuk membangun jalan rakyat,” ujar Zaim.

Menanggapi tudingan tersebut, Wakil Bupati Pamekasan Hj. Sukri memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa kepergiannya ke Jakarta merupakan tugas resmi atas perintah Bupati untuk mengurus persoalan BPJS ke pusat. Terkait uang saweran, ia menegaskan bahwa dana tersebut bukan berasal dari APBD.

“Saya bersumpah uang itu bukan uang rakyat dan bukan dana APBD. Itu uang dari pengusaha lokal yang dititipkan kepada saya,” tegasnya.

Ahmadi Ghafur menegaskan, AMP3 akan terus mengawal persoalan tersebut dan tidak menutup kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

“Kami akan terus mengawal janji-janji politik Bupati. Jika tuntutan kami tidak diakomodasi, aksi lanjutan pasti akan dilakukan,” ujarnya.

Dalam aksinya, AMP3 menyampaikan enam tuntutan, yakni:

  1. Mendesak Pemkab Pamekasan segera melakukan perbaikan dan pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan rusak dan akses air bersih.
  2. Menuntut peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan publik tanpa diskriminasi.
  3. Meminta pemerintah daerah menyusun kebijakan konkret untuk mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi desa–kota serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat kecil.
  4. Mendesak Wakil Bupati memberikan klarifikasi terbuka kepada publik atas sikap yang dinilai tidak mencerminkan empati rakyat.
  5. Menuntut seluruh pejabat daerah mengedepankan etika, kesederhanaan, dan keberpihakan kepada rakyat.
  6. Menuntut penghapusan anggaran seremonial, perjalanan dinas yang tidak produktif, serta belanja yang tidak prioritas dalam APBD 2026 untuk dialihkan ke pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal.

Aksi demonstrasi sempat memanas dan hampir ricuh akibat adanya dugaan provokator yang berupaya menarik mundur massa. Aksi juga diwarnai pembakaran ban bekas sebagai bentuk kekecewaan terhadap jawaban pemerintah yang dinilai bertele-tele.

Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah aparat keamanan melakukan pengamanan di sekitar lokasi aksi.

  • Penulis: Jun
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Gus Miftah Bagi-bagi Uang di Pamekasan, BAWASLU: Ada Dugaan Politik Uang

    Viral Gus Miftah Bagi-bagi Uang di Pamekasan, BAWASLU: Ada Dugaan Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 191
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Aksi bagi-bagi uang oleh Gus Miftah yang videonya viral di jagad maya dalam sepekan terakhir ini rupanya ditanggapi serius oleh Badan Pengawas Pamilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, pasalnya ada dugaan bahwa aksi bagi-bagi uang tersebut merupakan tendensi politis Dalam video itu, Tampak Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah membagikan sejumlah uang kepada ratusan […]

  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Pamekasan, Tiga Tersangka Diamankan

    Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Pamekasan, Tiga Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Tim gabungan Polres Pamekasan dan Polsek Proppo melakukan penggerebekan di rumah yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Desa Panagguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dua dari tiga tersangka […]

  • Simulasi Pengamanan TPS, Polres Pamekasan Matangkan Persiapan Pemilu 2024

    Simulasi Pengamanan TPS, Polres Pamekasan Matangkan Persiapan Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pamekasan, jatimone.com  – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Polres Pamekasan menggelar simulasi pengamanan di TPS, masa pungut dan hitung suara di halaman Mapolres Pamekasan pada Rabu (07/02/2024). Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, didampingi PJU Polres Pamekasan, Para Kapolsek Jajaran Polres Pamekasan, dan Personel Polres Pamekasan yang […]

  • Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Gili Noko Gersik, JatimOne _ Gili Noko di Pulau Bawean, Gersik jadi pilihan traveler yang ingin santai ria di Jawa Timur. Seperti ini indahnya. Ombak pagi itu sangat tenang tanpa ada gelombang sedikit pun. Angin pun nampak berembus cukup pelan, tapi masih cukup menyejukkan. Gili Noko itu adalah sebuah pulau yang berbeda. Yang satu bernama […]

  • Diduga Melanggar Netralitas 5 Kades Pamekasan Dipanggil Oleh Bawaslu

    Diduga Melanggar Netralitas 5 Kades Pamekasan Dipanggil Oleh Bawaslu

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melayangkan surat panggilan kepada lima Kepala Desa (Kades), masing-masing Kades Sana Dajah, Sana Tengah, Dempo Timur, Ponjanan Timur, dan Kades Bicorong, mereka diduga melanggar netralitas. Kelima Kades tersebut terlihat memberikan dukungan kepada salah satu Bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, saat […]

  • Pemkab Pamekasan Bantu 510 Buruh Tani Tembakau Dapatkan Jaminan Keselamatan Kerja

    Pemkab Pamekasan Bantu 510 Buruh Tani Tembakau Dapatkan Jaminan Keselamatan Kerja

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 346
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, memberikan bantuan jaminan perlindungan keselamatan kerja kepada sebanyak 510 buruh tani tembakau di wilayah setempat. Program ini merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025. “Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemkab Pamekasan terhadap perlindungan buruh tani tembakau, dengan sumber […]

expand_less