Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi Ditunda, Ach. Zuhairi Tegaskan Pemakzulan Bupati Pamekasan Harus Dilanjutkan

  • account_circle Taufiq
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – Jatimone.com – Rencana aksi demonstrasi di Kantor DPRD Pamekasan pada Kamis (30/4/2026) pagi ditunda. Penundaan dilakukan setelah perwakilan massa, termasuk Ach. Zuhairi, melakukan audiensi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) terkait tuntutan yang akan disampaikan kepada Komisi I DPRD Pamekasan, Kamis (30/04/26).

Aksi tersebut sejatinya digelar untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat mengenai usulan pemakzulan Bupati Pamekasan yang telah disampaikan beberapa bulan lalu. Saat ini, proses tersebut tengah berada pada pembahasan Komisi I DPRD.

“Demo ini terkait tindak lanjut pengaduan kami soal pemakzulan bupati yang sudah kami sampaikan sebelumnya dan sekarang ditangani Komisi I,” kata Zuhairi.

Ia menegaskan bahwa tuntutan tersebut tidak bisa ditawar. Menurutnya, pemakzulan harus tetap dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pemakzulan harus dilanjutkan dan harus dimakzulkan, tidak ada kata lain,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap menghormati proses yang sedang berjalan di DPRD. Ia menyebut Komisi I memiliki peran penting sebagai inisiator dalam tahapan tersebut.

“Kita hormati proses di Komisi I, karena komisi ini yang menjadi inisiator, yang mengusulkan dan mengawal pemakzulan. Secara aturan hukum memang harus ada komisi yang menjadi inisiator,” jelasnya.

Zuhairi menambahkan, hasil pembahasan Komisi I nantinya akan disampaikan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme lanjutan, seperti hak interpelasi dan hak menyatakan pendapat.

Terkait penundaan aksi, ia menyebut hal itu dilakukan karena adanya fasilitasi dari pihak Sekwan yang menjanjikan pembahasan lanjutan pada bulan Mei mendatang.

“Demo hari ini kami tunda karena sudah difasilitasi oleh bapak Sekwan dan akan diakomodasi dalam agenda bulan Mei,” ujarnya.

Namun demikian, ia memberikan peringatan keras apabila hingga bulan Mei tidak ada kejelasan dari DPRD.

“Kalau sampai bulan Mei belum ada kejelasan, silakan dicatat, kantor dewan ini akan kami segel,” tegasnya. “Masyarakat akan turun dan mengepung Kantor DPRD Pamekasan.” Tutupnya.

  • Penulis: Taufiq
  • Editor: Rosi
expand_less
Verified by MonsterInsights