Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » DISDIKBUD PAMEKASAN PERKUAT PERAN GPK SEBAGAI KEBIJAKAN DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH INKLUSIF DAN RAMAH ANAK

DISDIKBUD PAMEKASAN PERKUAT PERAN GPK SEBAGAI KEBIJAKAN DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH INKLUSIF DAN RAMAH ANAK

  • account_circle jatimone
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan memperkuat peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam penerapan pendidikan inklusif di sekolah reguler.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak berkebutuhan khusus (ABK) tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga memperoleh pembelajaran yang adaptif, bermutu, aman, dan bebas dari diskriminasi.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Pamekasan, Ridwan, mengatakan penguatan pendidikan inklusif tersebut mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 21 Tahun 2025 tentang Pendidikan Inklusif.

Hal itu disampaikan Ridwan dalam kegiatan Perencanaan Pembelajaran Inklusif di Pamekasan, Sabtu (26/9/2026).

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi landasan bagi satuan pendidikan dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik, termasuk penyandang disabilitas.

“Ada lima pilar utama yang diamanatkan kepada para GPK untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah,” kata Ridwan.

Kelima pilar tersebut meliputi integrasi perencanaan pembelajaran, penguasaan pendekatan dan metode pembelajaran adaptif, pemenuhan hak akses pendidikan bermutu, pembangunan budaya sekolah bebas diskriminasi, serta penguatan pendidikan karakter dan lingkungan ramah anak.

Ridwan menjelaskan, GPK juga dibekali kemampuan teknis untuk menyusun perencanaan pembelajaran secara terstruktur. Salah satunya dengan mengintegrasikan Program Pembelajaran Individual (PPI)ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas reguler.

“Tujuannya agar proses pendampingan terhadap siswa berkebutuhan khusus dapat terukur dengan jelas tanpa mengganggu ritme dan dinamika belajar peserta didik lainnya,” ujarnya.

Selain perencanaan pembelajaran, GPK dituntut menguasai berbagai pendekatan pembelajaran adaptif. Hal itu penting karena setiap anak penyandang disabilitas memiliki karakteristik, kebutuhan, serta hambatan belajar yang berbeda.

Beberapa metode yang dapat diterapkan di antaranya Universal Design for Learning (UDL), pembelajaran multisensori, serta peer tutoring atau pembelajaran sebaya.

“Melalui UDL, kurikulum dirancang lebih fleksibel dan dapat diakses oleh berbagai gaya belajar. Sementara metode multisensori memanfaatkan aspek visual, auditori, dan kinestetik untuk membantu siswa memahami materi,” jelas Ridwan.

Sedangkan melalui pembelajaran sebaya, siswa reguler dilibatkan untuk saling mendampingi dan belajar bersama sehingga interaksi antarsiswa dapat terbangun secara positif.

Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

Disdikbud Pamekasan juga menekankan pentingnya pemenuhan hak pendidikan bagi anak penyandang disabilitas. GPK memiliki peran untuk memastikan siswa memperoleh akses terhadap sarana dan prasarana, media pembelajaran, serta materi ajar yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Para GPK juga diamanatkan menjadi jembatan edukasi dan katalisator sosial di lingkungan sekolah,” katanya.

Peran tersebut, lanjut Ridwan, tidak hanya dilakukan terhadap siswa berkebutuhan khusus. GPK juga perlu memberikan pemahaman kepada guru kelas, siswa lain, hingga orang tua mengenai pentingnya menghargai perbedaan.

Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari pencegahan diskriminasi dan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

“Perbedaan fisik, emosional maupun intelektual merupakan bagian dari keberagaman yang harus dihargai,” tegasnya.

Dorong Sekolah Ramah Anak

Penguatan pendidikan inklusif juga diarahkan untuk membangun lingkungan sekolah yang ramah anak. Nilai-nilai seperti empati, toleransi, kemandirian, dan gotong royong diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pendampingan siswa.

“Penguatan karakter menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan ramah anak. Para penyandang disabilitas harus merasa diterima dan didorong untuk memaksimalkan potensi dirinya,” ujar Ridwan.

Menurutnya, penerapan pendidikan inklusif berdasarkan Perbup Nomor 21 Tahun 2025 juga diharapkan memberikan dampak terhadap tata kelola sekolah.

Setidaknya terdapat tiga aspek yang menjadi perhatian, yakni tata kelola kelas, kualitas pembelajaran, dan budaya sekolah.

Dalam tata kelola kelas, kolaborasi antara guru kelas reguler dan GPK diharapkan semakin sistematis melalui penyusunan dan pelaksanaan PPI.

Sementara dari sisi pembelajaran, sekolah didorong meningkatkan penggunaan media pembelajaran adaptif serta menerapkan evaluasi berdasarkan perkembangan dan kemampuan individu siswa.

“Sedangkan dari sisi budaya sekolah, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan inklusif yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik, aman, dan berperspektif hak asasi manusia,” pungkas Ridwan. [MY]

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Karapan Sapi Hias di Desa Langsar: Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

    Tradisi Karapan Sapi Hias di Desa Langsar: Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Ahbib
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sumenep – Jatimone.com – Sebanyak 40 pasang sapi meramaikan ajang Karapan Sapi Hias atau yang dikenal dengan sebutan Sapi Tangghek di Desa Langsar, Kampung Cemmanis, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025). Acara adat ini digelar sebagai bentuk nadar sekaligus hiburan rakyat, dan telah menjadi momentum tahunan yang melekat dalam budaya masyarakat setempat. Pembukaan resmi dilakukan […]

  • PC PMII Pamekasan Gelar Riset Bantu Petani Tembakau dan Pengusaha Rokok Lokal

    PC PMII Pamekasan Gelar Riset Bantu Petani Tembakau dan Pengusaha Rokok Lokal

    • calendar_month Rabu, 5 Jun 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan menunjukkan komitmennya dalam Mewujudkan Tagline “PMII Kerja PMII Cipta Karya” melalui riset penelitian. Dengan mengusung judul “Peningkatan Produktivitas Petani Tembakau Madura dan Pengusaha Industri Rokok Lokal Kabupaten Pamekasan”, PC PMII Pamekasan siap menyelami permasalahan dan merumuskan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan Petani dan pelaku usaha […]

  • Penjual PSK Online Rp. 1.2 Juta Sekali Main Diciduk Polda Jatim

    Penjual PSK Online Rp. 1.2 Juta Sekali Main Diciduk Polda Jatim

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JatimOne – Maraknya kasus prostitusi online masa kini di Jawa Timur menjerat warga Jombang berinisial SI ditangkap Polda Jatim menjajakan anak buahnya yang masih dibawah umur ini dengan tarifRp 1,2 juta per booking. Tarif tersebut dibagi dua, 50% untuk si PSK dan 50% untuk Tersangka. Kabid Humas Polda Jatim membeberkan cara SI menjajakan kegiatan haram […]

  • KLINIK UTAMA SAM HUSADA: MENGUTAMAKAN KESEHATAN DAN INOVASI DIGITAL

    KLINIK UTAMA SAM HUSADA: MENGUTAMAKAN KESEHATAN DAN INOVASI DIGITAL

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin berkembang, klinik kesehatan juga menghadapi tantangan baru dalam memperluas jangkauan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satu klinik yang berhasil beradaptasi dengan baik dalam menghadapi perubahan ini adalah Klinik Utama Sam Husada. Berlokasi di Jl. Monginsidi No. 5, Pakelan, Kec. Kota Kediri, Jawa Timur, klinik ini menjadi pilihan utama […]

  • Aksi Bela Kalimat Tauhid Sebut Banser Antek-antek Penjajah dan Antek-antek Komunis

    Aksi Bela Kalimat Tauhid Sebut Banser Antek-antek Penjajah dan Antek-antek Komunis

    • calendar_month Jumat, 26 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JatimOne- Ribuan massa aksi bela kalimat tauhid padati jalan depan gedung menkopolhukam dalam aksinya memprotes atas pembakaran bendera kalimat tauhid yang terjadi diGarut Jawa Barat. (26/10) Aksi kali ini menuntut pemerintah mengusut oknum yang di duga menjadi pelaku pembakaran bendera, tidak hanya itu massa meminta bubarkan Banser sama seperti HTI, Orator aksi sebut Banser kali […]

  • Gunung Tertinggi Jawa Timur Menjadi Tempat Wisata

    Gunung Tertinggi Jawa Timur Menjadi Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Gunung Bromo JatimOne _ Gunung Bromo, gunung api berketinggian 2.392 meter ini adalah gunung yang masih aktif dan di kelilingi lautan pasir seluas  sepuluh kilometer persegi.Gunung yang terletak di sebalah utara dari gunung semeru sebagai gunung tertinggi di pulau jawa ini memiliki keaneragaman keindahan yang bisa di nikmati oleh wisatwan. Gunung bromo yang sekarang ini […]

expand_less