Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dunia pers di Kabupaten Pamekasan kembali diguncang oleh dinamika internal yang memantik pertanyaan serius tentang integritas dan independensi profesi jurnalis.

Sorotan tertuju pada oknum ketua organisasi pers di Kabupaten Pamekasan Madura, yang secara terbuka mengkritik karya tulis rekan seprofesinya sendiri berjudul ‘Di Balik Kemeriahan Acara Sultan Madura, Ada Jeritan Pedagang.’

Tulisan tersebut, yang ditulis oleh Halik jurnalis media daring lokal mengangkat suara pedagang kecil yang merasa terpinggirkan dalam hiruk-pikuk acara kemeriahan Sultan Madura.

Di tengah euforia pesta, Halik memilih berdiri di sisi yang sunyi menyuarakan jeritan mereka yang tak terdengar.

Namun, alih-alih mendapat dukungan dari sesama insan pers, Halik justru dihadapkan pada serangan balik dari oknum ketua organisasi pers yang seharusnya menjadi penjaga marwah profesi.

Ironisnya, sosok oknum yang di gambarkan mirip seperti cerita ‘Sengkuni’ yang pernah ‘makan bangku’ kuliah itu justru terlihat menggadaikan independensinya demi kenyamanan relasi dan kepentingan tertentu.

Perbedaan sudut pandang ini memicu saling sindir melalui rilis resmi organisasi yang dipimpinnya, memperlihatkan betapa rapuhnya solidaritas profesi ketika idealisme mulai dikompromikan.

Halik dan rekan-rekannya tetap teguh, menjadikan tulisannya sebagai perlawanan sunyi yang bermartabat sebuah sikap yang langka di tengah derasnya arus pragmatisme.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, jurnalis seharusnya menjadi penjaga nurani publik, bukan sekadar pengikut arus kekuasaan dan penjaga isi perut pribadi,” pungkas Ade. Minggu (24/08/2025).

Namun, di Pamekasan, kebebasan pers tampaknya mulai terbelenggu oleh kepentingan yang tak kasat mata yang bersembunyi di balik simbol dan seremoni.

Ade, sapaan akrab sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur yang mengikuti perkembangan kasus ini, menyatakan, “Siapa yang paling dirugikan? Pastinya Masyarakat. Bahkan Sultan pun ikut merugi, karena oknum di sekelilingnya gagal, janjinya menjaga suasana tetap kondusif, malah menambah gaduh.” cetusnya.

Di era digital, satu tulisan bisa menjadi bara yang menyulut kesadaran publik. Meski Halik bersama rekan-rekannya mendapat tekanan dan perundungan dari pihak-pihak yang berlindung di balik ‘Ketiak Sultan’ mereka tetap berdiri tegak, menjaga akurasi dan keberimbangan informasi.

Menulis bukan sekadar menyusun kata, tapi mengukur keberanian dan integritas. Lebih lanjut Ade, menjaga independensi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral. Sebab ketika isi perut menjadi alasan untuk membungkam nurani, profesi jurnalis tak lagi menjadi penjaga kebenaran. Melainkan sekadar pelayan kepentingan.

Ade juga menyampaikan kepada masyarakat luas, “dibalik profesi kami, masih ada rekan kami yang punya hati nurani. Untuk menyuarakan kebenaran,” Tutupnya.

(Rosi/F)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Usulkan Perbaikan 187 Sekolah Rusak ke Kemendikdasmen

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 100
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, mengusulkan perbaikan 187 sekolah rusak kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, mengatakan sebanyak 187 sekolah yang diusulkan untuk diperbaiki tersebut terdiri dari jenjang TK hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). […]

  • Sistem Paruh Dua ‘Agedhu’, Warisan Budaya Ternak Sapi Warga Pademawu Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ahbib
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Tradisi bagi hasil ternak sapi dengan sistem paruh dua atau agedhu masih bertahan di Desa Pademawu Timur, Dusun Sawahan, Pamekasan. Sistem ini bukan sekadar pola kerja sama ekonomi rakyat, melainkan juga bagian dari warisan budaya masyarakat Madura. Kondisi itu terpantau pada Jumat (19/09/2025). Menurut tokoh masyarakat setempat, Fatillah, masyarakat Madura menyebut […]

  • Guru Besar Jurnalisme Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM Yogyakarta Mengisi Seminar di IAIN Madura

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jatimone, Kampus – Porgram Studi Komunikasi Penyiaran Islam (Prodi KPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar acara Seminar Nasional dengan tema “Dakwah, Jurnalisme, dan Era Digital: Elaborasi Komunikasi Selama dan Pasca Pandemi”   Acara yang bertempat di Auditorium IAIN Madura itu Dihadiri oleh Rektor, Dr. Saiful Hadi, Warek dan Para Dekan juga Dosen dan […]

  • Susah Payah Taklukkan Persekam, Persepam Ambil Alih Puncak Klasemen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 215
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com — Persepam Pamekasan sukses mengamankan kemenangan penting atas Persekam Kabupaten Malang pada lanjutan babak 32 besar Grup FF. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamellingan (SGRP), Pamekasan, Selasa (6/1/2025), berakhir dengan skor tipis 1–0 untuk keunggulan tim tuan rumah. Kedua tim datang ke laga ini dengan modal positif. Pada pertandingan sebelumnya, Persepam […]

  • Marak Kasus Dana Hibah, Polda Jatim Harus Segera Tuntaskan

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jatimone, Pamekasan – Menindak lanjuti rilis pemberitaan terkait Pemeriksaan kasus Dana Hibah Tunai Provinsi Jawa Timur di sejumlah Desa di Kabupaten Pamekasan, Madura. Mulai terungkap Siapa oknum Pemain dan Pengendali anggaran bantuan tersebut.   Pihak Media Jatim Aktual terus menggali informasi dan fakta dilapangan terkait Permianan aliran dana bantuan hibah tersebut Maskipun saat ini masih […]

  • Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Nissan meluncurkan Nissan Livina berbasis Xpander beberapa waktu lalu di Indonesia. Di Jepang, aliansi Nissan- Mitsubishi meluncurkan empat mobil jenis Kei auto baru. Beberapa kendaraan di antaranya Nissan Dayz, Nissan Dayz Highway Star, Mitsubishi eK Wagon dan Mitsubishi eKX. Bentuknya sangat mirip dengan Livina dan Xpander. Nah, produksi mobil mini ini, ditangani oleh perusahaan patungan, […]

expand_less
Exit mobile version