Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dunia pers di Kabupaten Pamekasan kembali diguncang oleh dinamika internal yang memantik pertanyaan serius tentang integritas dan independensi profesi jurnalis.

Sorotan tertuju pada oknum ketua organisasi pers di Kabupaten Pamekasan Madura, yang secara terbuka mengkritik karya tulis rekan seprofesinya sendiri berjudul ‘Di Balik Kemeriahan Acara Sultan Madura, Ada Jeritan Pedagang.’

Tulisan tersebut, yang ditulis oleh Halik jurnalis media daring lokal mengangkat suara pedagang kecil yang merasa terpinggirkan dalam hiruk-pikuk acara kemeriahan Sultan Madura.

Di tengah euforia pesta, Halik memilih berdiri di sisi yang sunyi menyuarakan jeritan mereka yang tak terdengar.

Namun, alih-alih mendapat dukungan dari sesama insan pers, Halik justru dihadapkan pada serangan balik dari oknum ketua organisasi pers yang seharusnya menjadi penjaga marwah profesi.

Ironisnya, sosok oknum yang di gambarkan mirip seperti cerita ‘Sengkuni’ yang pernah ‘makan bangku’ kuliah itu justru terlihat menggadaikan independensinya demi kenyamanan relasi dan kepentingan tertentu.

Perbedaan sudut pandang ini memicu saling sindir melalui rilis resmi organisasi yang dipimpinnya, memperlihatkan betapa rapuhnya solidaritas profesi ketika idealisme mulai dikompromikan.

Halik dan rekan-rekannya tetap teguh, menjadikan tulisannya sebagai perlawanan sunyi yang bermartabat sebuah sikap yang langka di tengah derasnya arus pragmatisme.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, jurnalis seharusnya menjadi penjaga nurani publik, bukan sekadar pengikut arus kekuasaan dan penjaga isi perut pribadi,” pungkas Ade. Minggu (24/08/2025).

Namun, di Pamekasan, kebebasan pers tampaknya mulai terbelenggu oleh kepentingan yang tak kasat mata yang bersembunyi di balik simbol dan seremoni.

Ade, sapaan akrab sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur yang mengikuti perkembangan kasus ini, menyatakan, “Siapa yang paling dirugikan? Pastinya Masyarakat. Bahkan Sultan pun ikut merugi, karena oknum di sekelilingnya gagal, janjinya menjaga suasana tetap kondusif, malah menambah gaduh.” cetusnya.

Di era digital, satu tulisan bisa menjadi bara yang menyulut kesadaran publik. Meski Halik bersama rekan-rekannya mendapat tekanan dan perundungan dari pihak-pihak yang berlindung di balik ‘Ketiak Sultan’ mereka tetap berdiri tegak, menjaga akurasi dan keberimbangan informasi.

Menulis bukan sekadar menyusun kata, tapi mengukur keberanian dan integritas. Lebih lanjut Ade, menjaga independensi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral. Sebab ketika isi perut menjadi alasan untuk membungkam nurani, profesi jurnalis tak lagi menjadi penjaga kebenaran. Melainkan sekadar pelayan kepentingan.

Ade juga menyampaikan kepada masyarakat luas, “dibalik profesi kami, masih ada rekan kami yang punya hati nurani. Untuk menyuarakan kebenaran,” Tutupnya.

(Rosi/F)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Madura Sambut Baik Rencana Evaluasi Cukai Rokok oleh Menkeu Purbaya

    Tokoh Madura Sambut Baik Rencana Evaluasi Cukai Rokok oleh Menkeu Purbaya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewo untuk mengevaluasi tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) mendapat sambutan positif dari tokoh Madura, Firman Syah Ali atau yang akrab disapa Gus Firman, Senin (22/9/2025). “Kami menyambut baik arah kebijakan Menkeu Purbaya yang akan mengevaluasi tarif CHT. Ini langkah awal yang sangat bijak, terutama bagi […]

  • Wabup Pamekasan Sukriyanto Sidak Pasar Kolpajung, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

    Wabup Pamekasan Sukriyanto Sidak Pasar Kolpajung, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rosi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Siaranmadura – Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Kolpajung, Senin (16/3/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan tersebut, Sukriyanto meninjau langsung sejumlah lapak pedagang serta memantau harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Dari hasil pemantauan di lapangan, […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Artodung Galis Launching Tanam Bibit Melon

    Perkuat Ketahanan Pangan, Desa Artodung Galis Launching Tanam Bibit Melon

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa, Pemerintah Desa Artodung Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan resmi meluncurkan kegiatan Launching Tanam Bibit Melon, Jum’at (15/8/25). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ARMADA. Kegiatan launching ditandai dengan penanaman bibit […]

  • Penyerobotan Tanah Milik Leluhur di Dusun Soloh Laok

    Penyerobotan Tanah Milik Leluhur di Dusun Soloh Laok

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penyerobotan tanah milik leluhur di Dusun Soloh Laok Desa Murtajih Kec. Pademawu Kab. Pamekasan, Jum’at (28/6/24) Moh. Safii, terkejut saat mendengar kabar bahwa tanah warisan keluarganya di Soloh Laok, Murtajih, telah diakuisisi oleh orang lain. Padahal, tanah tersebut sudah dimiliki oleh keluarga Moh. Safii selama puluhan tahun, sejak tahun 1976 dan […]

  • Bupati Pamekasan Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Kinerja di Tengah Keterbatasan Anggaran 2026

    Bupati Pamekasan Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Kinerja di Tengah Keterbatasan Anggaran 2026

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman meminta seluruh perangkat daerah tetap menjalankan program kerja secara maksimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran pada tahun 2026. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kinerja pemerintahan. Pesan itu disampaikan Bupati saat Dialog Bupati dan Wakil Bupati bersama Kepala Perangkat Daerah dengan Kepala Desa dan Lurah […]

  • Rosyid Fansori di Kehendaki Kades Pantura Mecalonkan Bupati Pamekasan 2024 Mendatang

    Rosyid Fansori di Kehendaki Kades Pantura Mecalonkan Bupati Pamekasan 2024 Mendatang

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 199
    • 0Komentar

    PAMEKASAN — Kades pantura kehendaki Rosyid Fansori untuk menjadi Bupati Pamekasan 2024, dan masyarakat daerah utara sangat menginginkan ada keterwakilan.   Hal itu terpantau dan terbukti dari banyaknya perbincangan di berbagai sumber-sumber warga kelompok pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagian besar Kepala Desa Pantura (Pantai Utara) serta politisi yang selama ini telah bergulir sebagai […]

expand_less