Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Dugaan Rangkap Jabatan Guru di Pamekasan, Kemenag: Sudah Dipanggil dan Buat Pernyataan Resmi

Dugaan Rangkap Jabatan Guru di Pamekasan, Kemenag: Sudah Dipanggil dan Buat Pernyataan Resmi

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Dugaan rangkap jabatan dua guru di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan mencuat ke publik. Keduanya disebut masih aktif mengajar dan sempat menerima tunjangan profesi guru, meski memegang jabatan penting di salah satu partai politik.

Dua guru dimaksud yakni Mohammad Alim, Kepala Sekolah MTs Multazam Pademawu, dan Ahmad Jaelani, guru MIS Miftahul Ulum Karanganyar, Proppo, Pamekasan. Berdasarkan data yang dihimpun, keduanya telah aktif dalam kepengurusan partai yang sama selama tiga periode dengan posisi bergantian sebagai ketua dan sekretaris umum:

  1. 2015–2020: Ketua Ahmad Jaelani, Sekretaris Umum Mohammad Alim
  2. 2020–2025: Ketua Abdullah, Sekretaris Umum Mohammad Alim
  3. 2025–2030: Ketua Mohammad Alim, Sekretaris Umum Ahmad Jaelani

Informasi yang diperoleh menyebut, Mohammad Alim sempat dipanggil secara kedinasan oleh pihak Kemenag Pamekasan terkait status penerima tunjangan profesi guru (sertifikasi). Berdasarkan hasil konfirmasi wartawan jatimone melalui konfirmasi resmi via pesan singkat kepada Kepala Kemenag Pamekasan, H. Mawardi, pihaknya membenarkan bahwa yang bersangkutan telah dimintai klarifikasi dan membuat surat pernyataan resmi.

“Sudah kita panggil secara kedinasan. Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan tidak mengajukan tunjangan sertifikasi lagi. Surat pernyataannya sudah kami terima,” ujar H. Mawardi, kepada wartawan jatimone.com, Jumat (17/10).

“InsyaAllah berikutnya yang bersangkutan tidak menerima tunjangan sertifikasi lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, Mohammad Alim juga membenarkan bahwa dirinya telah membuat surat pernyataan resmi di Kemenag setelah dilantik sebagai ketua partai.

“Sudah ada pemanggilan dan sudah bikin pernyataan di Kemenag bahwa sejak pelantikan pengurus partai pada 6 September, saya tidak menerima tunjangan sertifikasi,” ujarnya, Selasa (7/10).

Meski demikian, Alim menegaskan bahwa dirinya dan Ahmad Jaelani masih aktif mengajar seperti biasa.

“Kami tetap aktif mengajar karena pekerjaan utama kami memang sebagai guru,” tambahnya.

Sementara itu, pemerhati kebijakan publik Risma Aulia menilai, posisi guru bersertifikasi yang juga aktif di partai politik perlu mendapat perhatian serius dari sisi etika dan regulasi.

“Guru sertifikasi menerima tunjangan profesi dari negara. Jika terlibat dalam politik praktis, tentu menimbulkan pertanyaan dari sisi etika dan aturan hukum,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenag Pamekasan belum menyampaikan hasil evaluasi lanjutan terhadap status kepegawaian kedua guru tersebut.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang layanan jasa keuangan dalam rangka elektronifikasi pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi penerimaan daerah, Jumat (25/10/2024). Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya dan dilakukan oleh SEVP Korporasi, Sindikasi, dan […]

  • Jurnalis Perempuan di Sidoarjo Diintimidasi Saat Liputan Sampah di Krian, KJJT Kecam Tindakan Represif

    Jurnalis Perempuan di Sidoarjo Diintimidasi Saat Liputan Sampah di Krian, KJJT Kecam Tindakan Represif

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sidoarjo – jatimone.com – Kasus intimidasi terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa Aminatus Sakdiyah, seorang jurnalis perempuan dari media daring Wartawati, sekaligus anggota Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) wilayah Sidoarjo. Ia mendapat perlakuan intimidatif saat melakukan peliputan persoalan sampah di kawasan Krian, Sidoarjo, Jumat (17/5/2025). Peristiwa berawal saat Aminatus mendatangi lokasi tumpukan sampah di […]

  • Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Isu razia besar-besaran dan penyitaan kendaraan dengan STNK mati selama dua tahun yang ramai beredar di media sosial dinyatakan tidak benar. Polres Pamekasan membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penyitaan kendaraan hanya karena STNK mati dua tahun. Melalui Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra […]

  • Warga Palengaan Laok Pamekasan Galang Dana untuk Perbaikan Jalan Kabupaten

    Warga Palengaan Laok Pamekasan Galang Dana untuk Perbaikan Jalan Kabupaten

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Masyarakat Desa Palengaan Laok, muak dengan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Frustasi dengan kondisi jalan yang kian parah, minimnya perhatian pemerintah, dan tingginya angka kecelakaan, mereka pun bersatu padu dalam Komunitas Watoah Ajem untuk menggalang dana guna memperbaiki jalan Kabupaten mereka sendiri di Perempatan lampu mirah perpustakaan umum […]

  • PWI Pamekasan Luncurkan Media Pengaduan 

    PWI Pamekasan Luncurkan Media Pengaduan 

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan meluncurkan media pengaduan bernama Media Call Center (MCC) di momen Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Ronggosukowati, Rabu (7/2/2024). Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menerangkan, bahwa lahirnya MCC ini setidaknya diorientasikan untuk tiga hal esensial. Pertama, untuk mengantisipasi potensi praktik penyimpangan kerja pers oleh oknum wartawan dan […]

  • Ketua DPRD Pamekasan Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasean

    Ketua DPRD Pamekasan Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasean

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, meninjau langsung rumah warga yang rusak akibat fenomena tanah bergerak di Dusun Paseset, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, pada Minggu (18/1/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 10 rumah warga mengalami kerusakan berat. Kerusakan meliputi retaknya dinding dan lantai rumah, serta amblesnya fondasi […]

expand_less