Breaking News
light_mode
Beranda » Jatim Hikmah » SANG PENDIRI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA

SANG PENDIRI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
  • visibility 355
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata didirikan oleh RKH Abdul Majid yang tak lain merupakan putra RKH Abdul Hamid bin RKH Itsbat, Banyuanyar pada tahun 1943 M / 1363 H. Kepemimpinan RKH Abd Majid berlangsung selama 14 tahun terhitung sejak tahun 1943 M hingga 1957 M.

 

Pada masa kepemimpinan beliau pembelajaran di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata bersifat pengajian kitab dengan sistem sorogan. Pada saat itu belum berdiri pendidikan formal dengan jumlah santri mencapai 700 santri. Beliau Wafat pada  tanggal 6 Syawal 1364 H/ 1957 M.

Setelah wafatnya RKH Abd Majid, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata mengalami kekosongan kepemimpinan selama dua tahun (1957–1959 M). Hal ini disebabkan karena putra beliau, RKH Abd Qadir masih belajar di Mekah. Sedangkan menantunya, RKH Ahmad Mahfudz Zayyadi (Ayah RKH Abd Hamid, Pengasuh keempat) sudah menetap di Pondok Pesantren Nurul Abror Alasbuluh Wongsorejo Banyuwangi. Bahkan, kekosongan yang cukup lama ini menyebabkan lokasi pesantren banyak ditumbuhi rumput hingga setinggi lutut.

Untuk mengisi kekosongan itu, RKH Abd. Hamid Bakir (Putera RKH Abd Majid, pengasuh PP Banyuanyar) pulang-pergi Banyuanyar-Bata-Bata untuk memberikan pembinaan pada dua pesantren sekaligus.

 

Tepat pada tahun 1959 M, RKH Abd Qadir pulang dari Mekkah untuk melanjutkan kepemimpinan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Akan tetapi kepemimipinan beliau tidak berlangsung lama karena pada tahun yang sama, tepatnya pada tangga l5 Agustus 1959 beliau berpulang ke rahmatullah. Hal ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan yang kedua kalinya bagi Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

 

Kemudian, untuk melanjutkan kepemimpinan  pesantren, keluarga besar pesantren meminta kesediaan RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi yang selama 12 tahun bermukim di Pondok Pesantren Nurul Abror Banyuwangi untuk pulang ke Bata-Bata dan bersedia menjadi pengasuh. Akhirnya, beliau berkenan untuk memimpin Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Kepemimpinan RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi berlangsung selama + 26 tahun (1959-1986 M). Beliau wafat pada hari Rabu tanggal 12 Ramadlan 1407 H/1986 M.

 

Akhirnya sejak 1987 kepemimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata dilanjutkan oleh RKH. Abd. Hamid Ahmad Mahfudz Zayyadi. Sebelum menjadi pengasuh, beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan selama 7 tahun dan melanjutkan ke Mekkah selama 12 tahun dibawah asuhan para ulama besar diantaranya: Sayyid Muhammad Amin Kuthbi, Sayyid Alawi al-Maliki, Sayyid Muhammad Hasan al-Yamani, Sayyid Hasan al-Masysyath, Syeikh Yasin bin Isa al-Padangi, Syeikh Abdullah al-Lahji dan Syeikh Ismail bin Zain al-Yamani serta Syeikh Abdul Hamid al-Kaf.

 

Lahirnya Lembaga Pendidikan Formal

 

Selama kepemimpinan RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata mengalami perkembangan cukup pesat, utamanya dalam pola pengelolaan dan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dengan sistem klasikal (kelas). Pada Tahun 1959 M, beliau mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Namun, pada mulanya pendidikan formal yang didirikan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata adalah sejenis lembaga pendidikan yang mengkhususkan kegiatan belajar mengajarnya pada pembelajaran diniyah hingga akhirnya dikenal dengan Madrasah B.

 

Mengingat perkembangan zaman yang semakin maju, para pengelola lembaga yang tercatat sebagai lembaga formal mengusahakan akan formalisasi MI Mambaul Ulum Bata-Bata. Usaha itupun berhasil dengan dikeluarkannya surat edaran keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Kelembagaan Agama Islam dan Departemen Agama Republik Indoesia dengan nomor piagam  Madrasah : Lm/3/4047/1978 tertanggal 21 Maret 1978. Maka Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Ulum Bata-Bata resmi sebagai salah satu penyelenggara pendidikan formal.

 

Setelah berdirinya MI Mambaul Ulum Bata-Bata di lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi berinisiatif mendirikan lembaga formal sebagai lanjutan jenjang dari MI Mambaul Ulum Bata-Bata, agar siswa lulusan dari jenjang dasar tersebut dapat melanjutkan pendidikan formalnya ke jenjang yang lebih tinggi. Akhirnya pada tahun 1970 Madrasah Tsanawiyah berdiri.

 

Sejalan dengan perkembangan zaman yang pada awalnya MTs Mambaul Ulum Bata-Bata hanya menyelenggarakan pendidikan diniyah saja, namun pada akhirnya MTs Mambaul Ulum Bata-Bata secara resmi terdaftar sebagai madrasah yang berhak menurut hukum untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran pada tanggal 15 Februari 1985 dengan nomor SK. L.m./3/892/B/1985. Hal tersebut  dibuktikan dengan keluarnya piagam madrasah yang dikeluarkan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Timur.

 

Lambat laun, perkembangan yang berarti mulai tampak setelah berdirinya MTs Mambaul Ulum Bata-Bata yang secara hukum telah menjadi lembaga formal. Hal tersebut semakin tampak ketika MTs Mambaul Ulum Bata-Bata mengikuti program jenjang akreditasi dengan mendapatkan status diakui pada tanggal 25 Januari 1995

 

Tidak berhenti disitu, perkembangan pendidikan formal di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata yang dikenal dengan singkatan MUBA ini berlanjut pada jenjang yang lebih tinggi yakni Madrasah Aliyah sebagai jenjang lanjutan bagi siswa yang lulus dari tingkat MTs, sehingga para santri yang selesai mengenyam pedidikan di tingkat menengah pertama dapat melanjutkan pendidikan di tingkat menengah atas. Atas dasar itu pada tahun 1977 MA Mambaul Ulum Bata-Bata resmi berdiri secara formal yang diprakarsai oleh RKH. Abd. Hamid, yang merupakan putra sulung dari RKH. Ahmad Mahfud Zayyadi.

 

Seperti halnya dua lembaga pendidikan formal yang berdiri sebelumnya, kegiatan belajar mengajar di MA Mambaul Ulum Bata-Bata pada awal berdirinya hanya bersifat pembelajaran diniyah (Madrasah B). Namun lambat laun kurikulum pendidikan ini senantiasa dikembangkan dengan memasukkan pelajaran umum di dalamnya.

 

Pada tanggal 01 Juli 2011 resmi dibuka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mambaul Ulum Bata-Bata dengan 3 spektrum/program keahlian, yaitu Spektrum Tekhnik Otomotif Kendaraan Ringan, Spektrum Tekhnik Otomotif Sepeda Motor dan Spektrum Tekhnik Elektronika  Audio Video. Pemilihan spektrum/program keahlian di SMK Mambaul Ulum Bata-Bata didasarkan pada hasil polling jurusan yang dilakukan pada tanggal 27 Mei 2011 dengan respondent siswa kelas IX MTs Mambaul Ulum Bata-Bata yang berjumlah 720 peserta didik.

 

Polling yang dilakukan untuk mengetahui peminat siswa lulusan MTs itu sendiri. Pollig itu menghasilkan kesimpulan:  17% memilih Spektrum Tekhnik Otomotif Kendaraan Ringan, 15% memilih Spektrum Tekhnik Otomotif Sepeda Motor dan 13% memilih Spektrum Tekhnik Elektronika Audio Video. Sedang sisanya ada yang memilih Spektrum TKJ (9%), Analisis Kesehatan (11%), Farmasi (10%), Akomodasi Perhotelan (4%) dan Tekhnik Pengelasan ( 5%), Tata Boga/Jasa Boga (8%), dan Tata Busana Batik (8%).

 

Berdasarkan hasil polling tersebut, pada tahun berikutnya, SMK Mambaul Ulum Bata-Bata membuka spektrum baru dengan program keahlian tata boga serta tata busana khusus putri. Mengingat untuk tahun pertama ini SMK Mambaul Ulum Bata-Bata hanya di khususkan bagi peserta didik putra dengan batas maksimal penerimaan peserta didik baru 34 peserta didik setiap spektrum dan 1 kelas tiap spektrum.

 

Selanjutnya, berdasarkan surat tertanggal 13 Februari 2012 yang ditandatanngani oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada saat itu, SMK Mambaul Ulum Bata-Bata resmi mendapatkan Surat Ijin.

 

Semoga bata bata semakin jaya dan berkibar, Semoga lembaga yang dikelola oleh pesantren Mambaul Ulum bata-bata selalu memberikan manfaat bagi umat.

Semoga saya sebagai santri bata-bata diakui sebagai santrinya beliau dan mendapatkan Ilmu yang barokah manfaat, Amiin ya rabbal alamiin 🤲🤲🤲

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DBHCHT Pamekasan 2025 Diproyeksikan Naik, Capai Rp112,9 Miliar

    DBHCHT Pamekasan 2025 Diproyeksikan Naik, Capai Rp112,9 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dipastikan akan menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Bachtiar Effendi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, total DBHCHT yang diterima […]

  • Satgas Pangan Polres Pamekasan Rakor dengan Disperindag

    Satgas Pangan Polres Pamekasan Rakor dengan Disperindag

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pamekasan, Madura, rapat koordinasi (Rakor) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, Kamis (29/2/2024). Rakor yang digelar di Kantor Disperindag Pamekasan ini dihadiri Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, Kanit Tipidek Reskrim Polres Pamekasan dan Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto. Kasatgas Pangan Polres Pamekasan, AKP […]

  • Bupati dan Kapolres Sampang Sambangi Tokoh Ketapang, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

    Bupati dan Kapolres Sampang Sambangi Tokoh Ketapang, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Sampang – jatimone.com – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kapolres Sampang AKBP Hartono melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada tokoh masyarakat di Kecamatan Ketapang pada Kamis (1/5/2026) sore. Kegiatan silaturahmi dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) ini merupakan rutinitas yang terus dilakukan AKBP Hartono sejak menjabat sebagai Kapolres Sampang. […]

  • Semarakan HPSN SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Launcing Buku

    Semarakan HPSN SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Launcing Buku

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Gresik, Jatimone.com – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Wringinanom memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan melauncing buku dengan judul “SAMPAHKU, TANGGUNG JAWABKU”. Buku tersebut hasil dari karya siswa dan siswi kelas 4–6. Wali murid juga ikut serta dalam acara Launcing, Rabu (21/2/24) Acara ini mendapat dukungan dari berbagai Kalangan antara lain Dinas Lingkungan Hidup […]

  • Polres Pamekasan Santuni Keluarga Jurnalis di Hari Pers Nasional

    Polres Pamekasan Santuni Keluarga Jurnalis di Hari Pers Nasional

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024 bertema “Meneguhkan Sinergi Bhayangkara Dengan Insan Pers” sekaligus santunan anak yatim jurnalis Pamekasan. Diketahui, HPN jatuh pada tanggal 9 Februari. Pada peringatan HPN ke-29 tahun 2024 ini, Polres Pamekasan merayakan sebelum tanggal itu merayakannya pada tanggal 6 Februari. Pasalnya, sebagai bentuk sambutan […]

  • Sejumlah Pamen Polda Jatim dan Kapolres Dimutasi

    Sejumlah Pamen Polda Jatim dan Kapolres Dimutasi

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SURABAYA – jatimone.com – Menjelang tahun baru 2025, sejumlah Perwira Polda Jawa Timur ( Jatim) berganti, pergantian pejabat di lingkungan Polda Jatim ini tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) ST/2776/XII/KEP/2024 yang terbit pada tanggal pada 29 Desember 2024. Kabidhumas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto mengatakan mutasi Perwira termasuk sejumlah Kapolres ini adalah bentuk penyegaran di lingkungan […]

expand_less