Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pemkab Pamekasan Tertibkan PKL Arek Lancor, Siapkan Empat Sentra Baru untuk Lokasi Relokasi

Pemkab Pamekasan Tertibkan PKL Arek Lancor, Siapkan Empat Sentra Baru untuk Lokasi Relokasi

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
  • visibility 278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus berkomitmen dalam menata ketertiban kota dengan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di kawasan terlarang, khususnya di sekitar Monumen Arek Lancor. Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Langkah tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Achmad Faisol, bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Faisol menegaskan, penertiban ini bukan bermaksud melarang para pedagang mencari nafkah, melainkan untuk mengatur agar aktivitas jual beli tidak mengganggu kenyamanan umum dan kelancaran lalu lintas di pusat kota.

“Kami memahami bahwa para pedagang mencari rezeki, namun area Monumen Arek Lancor telah ditetapkan sebagai kawasan terlarang bagi PKL. Karena itu, kami telah menyediakan beberapa titik relokasi, salah satunya Food Colony yang kami harap bisa menjadi solusi bersama,” ungkapnya, Senin (20/01/2025).

Food Colony yang terletak di Jalan Kesehatan kini disiapkan sebagai pusat aktivitas baru bagi para PKL. Lokasi ini dirancang dengan konsep tertata dan nyaman, dilengkapi fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang duduk, serta tempat bermain anak. Pemerintah berharap, dengan adanya relokasi ini, para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya tanpa harus melanggar ketentuan yang berlaku.

“Food Colony merupakan tempat yang telah kami siapkan dengan fasilitas yang memadai. Kami ingin para pedagang bisa tetap berjualan secara layak dan masyarakat juga bisa merasa lebih nyaman,” tambahnya.

Tak hanya Food Colony, Pemkab Pamekasan juga telah menyiapkan tiga lokasi lainnya sebagai sentra baru PKL, yakni Sae Rassa di Jalan Dirgahayu, Sae Salera di Jalan Niaga, dan Sentra PKL Eks PJKA di Jalan Trunojoyo. Keempat titik tersebut berada di kawasan strategis yang diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi para pedagang kecil.

“Keempat sentra itu berada di pusat keramaian. Tujuannya adalah agar para PKL tidak kehilangan akses pembeli dan tetap bisa berkembang,” jelas Faisol.

Penertiban dilakukan secara bertahap dan menggunakan pendekatan persuasif. Pemkab tetap membuka ruang dialog dengan para pedagang, serta menyosialisasikan kebijakan ini melalui berbagai pertemuan langsung maupun melalui OPD terkait.

Pemerintah juga melibatkan lintas instansi dalam proses penataan ini, di antaranya Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Penertiban diawali dari kawasan Arek Lancor dan ke depan akan menyasar titik-titik lain yang juga melanggar ketentuan.

Sementara itu, Plt Kepala Dishub Pamekasan, Ajib Abdullah menilai, keberadaan PKL di area Monumen Arek Lancor selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kerawanan lalu lintas. Menurutnya, keberadaan PKL harus ditata dengan baik demi kepentingan bersama.

“Memang pedagang diuntungkan dengan akses ramai di sana, tapi masyarakat secara umum dirugikan. Pemerintah tidak ingin ada yang merasa tersisih, karena itu kami siapkan tempat baru yang lebih layak dan teratur,” tuturnya.

Pemkab Pamekasan berharap, penataan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi pedagang, pembeli, maupun seluruh masyarakat kota. Penataan ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Pamekasan sebagai kota yang tertib, rapi, dan ramah bagi semua pihak.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemacetan Pasar Palengaan Disorot, DPRD Pamekasan Akan Lakukan Sidak

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Kemacetan arus lalu lintas yang terjadi di kawasan Pasar Palengaan selama bulan Ramadan mendapat perhatian serius dari Mahfudh, anggota Komisi II DPRD Pamekasan dari Fraksi Partai Gerindra. Mahfudh menilai, tata kelola Pasar Palengaan hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar pemerintah daerah, mengingat pasar merupakan salah satu penggerak utama […]

  • Gencarkan Digitalisasi untuk UMKM, Mahasiswa KKN Gelar Pendampingan & Pendaftaran Nomor Induk Berusaha di Kelurahan Medokan Semampir

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pendampingan pendaftaran NIB untuk pelaku UMKM di Kelurahan Medokan Semampir Sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemberdayaan UMKM di Kelurahan Medokan Semampir, kelompok 62 KKNT MBKM UPN Veteran Jawa Timur menggelar pendampingan dan pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha). Pendampingan ini dilasanakan di kantor Kelurahan Medokan Semampir yang dilaksanakan selama 2 hari pada Rabu (20/04/2022) dan […]

  • Pemkab Pamekasan Siapkan Efisiensi Anggaran Rp50,4 Miliar Imbas Kebijakan Kemenkeu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatiome.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah menyusun langkah efisiensi anggaran di hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), menyusul kebijakan penghematan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Total efisiensi yang direncanakan mencapai Rp50,4 miliar. Kebijakan efisiensi tersebut mengacu pada instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • 5 Wisata Menggoda Di Situbondo

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 585
    • 0Komentar

    1. Kampung Kerapu Situbondo merupakan salah satu tempat yang berpotensi dalam komoditas budidaya ikan kerapu pada jaring karamba. Dari situ, pemerintah Situbondo ingin menjadikan ikan kerapu sebagai ikon yang dapat menarik wisatawan. Dermaga apung membentuk lingkaran menjadi daya tarik tersendiri. Para pengunjung juga dapat merasakan pemandangan sekitar dermaga dengan berbagai titik pandang sepanjang dermaga. Adanya […]

  • KPU Gelar Sosialisasi Tahapan Calon Anggota Baru

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 234
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Tim seleksi Zona Jawa Timur 1 Wilayah Madura gelar konferensi pres dan sosialisasi tahapan pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di ruang pertemuan KPU Kabupaten Pamekasan, Kamis, (7/3/24).   Ansori, Sekertaris KPU Pamekasan menyampaikan permohonan ma’af karena Ketua dan Komisionir KPU Kabupaten Pamekasan tidak bisa hadir karena sedang melaksanakan rekapitulasi di KPU […]

  • Aksi Tari Rondhing Vilka, Penari Cilik yang Curi Perhatian di Pendopo Pamekasan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Jun
    • visibility 355
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Penampilan Vilka Arkana Arsyka, siswi SDN Potoan Laok 1, Kecamatan Palengaan, berhasil memukau para tamu undangan dalam kegiatan Tarèka Ngèmodhi Ngolang Taon Sè Kapèng 7 Ghâlimpo’ Dhu’remmek yang digelar di Pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan, Senin malam (29/12/2025). Bersama rekan-rekannya dari Sanggar Seni Makan Ati, Vilka tampil penuh semangat membawakan Tari Rondhing. Gerakan […]

expand_less
Exit mobile version