Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Pembekalan Praktikum “Kajian Sosial Keagamaan” Jurusan Perbandingan Agama, Sungguh Luar Biasa

Pembekalan Praktikum “Kajian Sosial Keagamaan” Jurusan Perbandingan Agama, Sungguh Luar Biasa

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kajian Sosial Keagamaan

Malang _ Fakultas Ushuluddin menyelenggarakan pengkajian sosial keagamaan dengan memberikan pembekalan terhadap mahasiswa kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Malang (Gus Ach Dhofir Zuhry selaku Ketua Sekolah Tinggi Filsafat dan Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Malang). (18/10/)

Menjadi kebiasaan Gus Dhofir sebelum memulai acara dengan bertawassul dan bermunajat dengan kalimat “Aku Beragama Dengan Agama Cinta”

Beliau sampaikan bahwa kalau kita beragama dengan cinta, maka tidak ada bentuk kebencian, tuduhan dan penistaan terhadap Agama. faktanya Agama selalu dijadikan kendaraan bagi elit kapitalis.

Dalam penyampaiannya Gus Dhofir juga mengutip dari Jean Jacques Rousseau (seorang filosof dari Perancis) Agama adalah kontrak sosial. Ya, karena Agama tidak bisa lepas dari antropologi budaya, saling berkorelasi satu sama lain.

Beliau juga menyampaikan Didalam Agama itu ada dua. Pertama adalah liturgi, niscaya bagi umat beragama untuk melakukan kegiatan-kegiatan peribadatan keagamaan. kedua sakramen, peribadatan yang suci untuk mendekatkan diri pada Tuhannya, sebagai jalan penempuh spiritual.

Dengan mencontohkan Agama Islam adalah Kontinuasi dari Agama monotheis atau Abrahamistik, yaitu yang mewariskan kepercayaan pada satu Tuhan. Dan sekaligus Islam merupakan diskontinuasi dari Agama yang Paganistik (penyembah berhala) baik berhala Arca maupun berhala selangkangan, internet dan juga berhala-berhala yang serupa.

Gus millenial ini menambahkan dengan sepenggal sejarah Maulid Nabi. Mudhaffarrudin Gabburi ia adalah seorang yang menginisiasi Maulid Nabi. Pada mulanya ia terinspirasi dari kaum Kristiani yang pada saat itu Islam sedang mengalami kekalahan dalam perang.
Meskipun yang sesungguhnya tidak pernah ada perang yang otentik atas nama Agama. meflud kanderi; yaitu memperingati kelahiran Yesus. Peringatan Maulid Nabi murni diadopsi oleh orang Kristen. Singkat cerita, dari sinilah orang Islam terinspirasi memulai memperingati maulid Nabi yang notabene adalah tradisi umat Kristen.
Pada saat itu mereka memenangkan peperangan. Kemudian dari sanalah Mudhaffarudin Gabburi berinisiasi untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan tujuan agar orang Islam mampu memenangkan peperangan. Terbukti kemenangan ditangan orang Islam setelah melakukan perayaan Maulid Nabi.

Ia juga menjelaskan apa itu Gereja? Dalam kepercayaan orang Kristen, Gereja itu orang yang menyatu dengan Tuhan, jadi Gereja itu bukan gedungnya melainkan orang yang telah sampai kemudian menyatu spiritualitasnya dengan Tuhan.

Sayyed Husaen Naser (cendekiawan Muslim); kalau Agama tidak benar maka pembawa Agama tidak benar, dan kalau pembawa Agama tidak benar maka Tuhan juga tidak benar. Lalu semuanya menjadi muspra, non sense tanpa terkecuali itu Agama Islam, Kristen, Yahudi, Hindu Budha
kebenaran dalam Agama bukan legitimasi dari perang, sehingga banyak persoalan yang Agama tidak menyelesaikan secara keseluruhan. Sebagai contoh ada seseorang bayi yang nangis ketika bersama rombongan (sekitar 200 orang) yang sedang bersembunyi dari perang. Nah, kalau bayi ini dibiarkan menangis maka rombongan tadi semuanya akan mati karena ketahuan oleh musuh. Pilihannya hanya dua, bunuh bayinya atau mati bersama karena tidak tega membunuh bayi tersebut. Disanalah Agama tidak bisa memilih antara keduanya yang sama-sama tidak dibenarkan dalam Agama.

Maka dari itu, tidak benar perang atas nama Agama, yang ada adalah perang ekspansi ekonomi, ekspansi kekuasaan ekspansi politik, (Bisa Anda cek dalam bukunya Karen Amstrong – Perang Suci) lalu kemudian Agama dituntut untuk melegitimasi perang yang sebenarnya adalah perang kekuasaan. Penyampaian Gus Dhofir

Penulis: Andi
Editor: Tim SNNet

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KJJT Pamekasan Bagikan 40 Bungkus Beras

    KJJT Pamekasan Bagikan 40 Bungkus Beras

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Pamekasan kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan bagi-bagi Beras kepada keluarga pra sejahtera dibeberapa lokasi Kabupaten Pamekasan. Ismail atau Cak Mail sapaannya, Ketua KJJT Wilayah Pamekasan mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari rentetan Safari Ramadan. Dia mengungkapkan, ada 40 bungkus beras berisi 3 kilogram yang dibagikan. […]

  • DPRD Pamekasan Setujui Dana Cadangan Pilkada 2029, Ingatkan Prioritas Program Daerah

    DPRD Pamekasan Setujui Dana Cadangan Pilkada 2029, Ingatkan Prioritas Program Daerah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menyetujui rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk mengalokasikan dana cadangan guna pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan berlangsung pada 2029 mendatang. Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menyampaikan bahwa pembentukan dana cadangan tersebut dinilai penting mengingat besarnya kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan pilkada. Dengan adanya dana […]

  • Field Trip TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan ke Dinas Perikanan Pamekasan

    Field Trip TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan ke Dinas Perikanan Pamekasan

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – TK Pertiwi Dharma Wanita Palengaan melaksanakan Field Trip ke Balai Benih Ikan (BBI) ke Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan pada Selasa, 30/01/2024. Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dalam mengenal beternak dan merawat ikan serta memahami manfaat makan ikan. Rombongan terdiri dari tiga mini bus anak didik TK Pertiwi, didampingi Camat […]

  • Rokok Ilegal Merek SAE Premium Bold Beredar Masif dan Bebas

    Rokok Ilegal Merek SAE Premium Bold Beredar Masif dan Bebas

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Fq
    • visibility 839
    • 0Komentar

    Peredaran rokok bodong alias ilegal di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, semakin meresahkan. Salah satu merek yang disinyalir beredar masif dan bebas adalah “SAE Premium Bold”. Pamekasan (17/09/25). Berdasarkan informasi yang dihimpun, rokok ilegal merek SAE Premium Bold ini diduga milik Haji Rudi Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Abd. Umar aktivis Pamekasan mengatakan, Saya […]

  • Kemendesa PDT Dorong Gerakan Mandiri Pangan Lewat Penerapan Desa Inklusif

    Kemendesa PDT Dorong Gerakan Mandiri Pangan Lewat Penerapan Desa Inklusif

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Bandung Barat – jatimone.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDT) mendorong penguatan Gerakan Mandiri Pangan Desa (GEMA PANGAN) melalui penerapan konsep Desa Inklusif. Upaya ini ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Desa Inklusif di Kantor Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (26/8/2025). Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan […]

  • Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

    Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Setelah beberapa hari ditandai dengan hiruk pikuk bank, anjloknya saham, dan intervensi pemerintah yang luar biasa, suasana di Wall Street menjadi lebih ceria pada hari Selasa. Mengapa? Langkah- langkah darurat pemerintah yaitu mendukung simpanan dan menyiapkan fasilitas pinjaman untuk bank yang membutuhkan uang tunai dan telah berhasil, setidaknya untuk saat ini. Tidak ada bank yang […]

expand_less