Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Keluarga Korban Pembunuhan di Pamekasan Gugat Rasa Keadilan, Tuntutan Jaksa Dinilai Terlalu Ringan

Keluarga Korban Pembunuhan di Pamekasan Gugat Rasa Keadilan, Tuntutan Jaksa Dinilai Terlalu Ringan

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan — Jatimone.com — Keluarga korban pembunuhan di Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, kembali menyuarakan kegelisahan dan tuntutan keadilan atas perkara yang merenggut nyawa M, yang tewas di teras rumahnya sendiri. Orang tua korban, Muniram, menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum mencerminkan rasa keadilan yang sepadan dengan peristiwa tragis tersebut. Senin (02/02/2026).

Muniram, yang juga menjadi saksi mata dalam peristiwa berdarah itu, menyebut anaknya tewas akibat aksi kekerasan yang dilakukan oleh tiga orang terdakwa berinisial S, R, dan A. Menurutnya, kejadian tersebut bukan sekadar insiden spontan, melainkan tindakan yang patut diduga dilakukan dengan kesadaran penuh hingga berujung hilangnya nyawa manusia.

“Saya sebagai orang tua korban merasa tuntutan yang dibacakan jaksa belum sebanding dengan perbuatan yang menghilangkan nyawa anak saya di teras rumah,” ujar Muniram dengan nada getir.

Diketahui, JPU Erwan Susiyanto menuntut terdakwa S dengan pidana penjara 14 tahun, R 10 tahun penjara, dan A 5 tahun penjara. Tuntutan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari pihak keluarga korban, yang menilai hukuman tersebut terlalu ringan jika dibandingkan dengan dampak dan luka yang ditinggalkan.

“Anak saya dibunuh di rumahnya sendiri, di hadapan keluarga. Teras rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru menjadi lokasi nyawa anak saya direnggut,” tegas Muniram. Ia juga menilai bahwa rangkaian peristiwa tersebut mengarah pada dugaan adanya unsur perencanaan, bukan murni kejadian spontan. Minggu (01/02/2026).

Muniram berharap majelis hakim dapat menggali lebih dalam rasa keadilan substantif, bukan sekadar formalitas hukum. Ia meminta agar putusan yang dijatuhkan benar-benar mencerminkan keadilan bagi korban dan keluarganya.

“Saya hanya berharap hukum benar-benar berpihak pada keadilan, bukan sekadar angka tuntutan,” pungkasnya.

Kasus pembunuhan di Ambender ini sebelumnya menyita perhatian publik karena korban tewas di teras rumahnya sendiri dan peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh keluarga, termasuk orang tua korban. Hingga kini, keluarga korban masih menaruh harapan besar pada proses hukum yang dinilai tegas dan berkeadilan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan melalui Kepala Seksi Intelijen, Ardian Junaedi, memberikan penjelasan terkait pertimbangan jaksa dalam menyusun tuntutan. Ia menyebut, berdasarkan berkas perkara dan fakta persidangan, ketiga terdakwa telah didakwa dengan Pasal 340 KUHP.

Menurut Ardian, terdakwa S dinilai sebagai pelaku utama pembacokan, sementara R disebut hanya memegang tangan korban, dan A tidak terlibat langsung dalam aksi kekerasan tersebut.

“Korban sempat melakukan perlawanan dengan mencoba membacok lebih dahulu, namun serangan itu dapat dihindari. Dalam situasi tersebut, terdakwa S melakukan pembacokan hingga korban terjatuh dan terungkup di teras rumah,” jelas Ardian. Senin (02/02/2026).

Ia menambahkan, meskipun korban sempat berusaha kembali mengambil senjata tajam, upaya tersebut terhenti karena tangan korban dipegang oleh terdakwa R. Adapun terdakwa A disebut berupaya melerai dan tidak turut melakukan pembacokan, sehingga menjadi pertimbangan jaksa dalam memberikan tuntutan yang lebih ringan.

Ardian juga memaparkan kronologi awal kejadian yang bermula saat terdakwa S berboncengan dengan ayahnya dan dihadang oleh korban. Peristiwa tersebut kemudian berlanjut hingga S kembali mendatangi rumah korban bersama R dan A dengan maksud meminta klarifikasi.

“Fakta persidangan menyebutkan bahwa terdakwa S datang tanpa niat awal untuk membunuh. Peristiwa tersebut berkembang secara spontan akibat rangkaian kejadian sebelumnya,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Gelar Festival Tari Unggulan Peringati Hari Jadi ke-494

    Pemkab Pamekasan Gelar Festival Tari Unggulan Peringati Hari Jadi ke-494

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar Festival Tari Unggulan di Lapangan Nagara Bhakti, Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (29/10/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-494 yang dilaksanakan selama dua hari, yakni 29 dan 30 Oktober 2024. Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi, menyampaikan bahwa […]

  • Harga Bahan Pokok di Pamekasan Stabil Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H

    Harga Bahan Pokok di Pamekasan Stabil Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 189
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terpantau stabil selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Pemerintah daerah menyebut kondisi ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama aktif lintas sektor, termasuk aparat keamanan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Basri Yulianto, menjelaskan bahwa stabilitas harga […]

  • Cara Menulis Judul Yang Simpel dan Menarik Dalam Berita

    Cara Menulis Judul Yang Simpel dan Menarik Dalam Berita

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jatimone.co. Judul adalah identitas berita. Tanpa judul, berita sehebatapes pun tidak ada artinya. Judul berita sangat mendasar dilihatdari dues sisi kepentingan.   Pertama, bagi berita itu sendiri.Tanpa judul, ia adalah sesuatu yang anonim, tak dikenal,abstrak, sehingga tak akan bicara apes-apes. la tak mampumemberi pesan, padahal salah satu inti komunikasi adalah pesan.   Kedua, bagi khalayak […]

  • UPNVJT Luncurkan KKN Tematik, Mahasiswa Gandeng KIM Kelurahan Nyamplungan

    UPNVJT Luncurkan KKN Tematik, Mahasiswa Gandeng KIM Kelurahan Nyamplungan

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Surabaya – Menjelang kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT MBKM) yang akan dimulai pada tanggal 21 Maret 2022 sampai dengan 31 Juni 2022. Mahasiswa Kelompok 68 dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dibawah bimbingan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Roziana Febrianita, S.Sos., M.A, dan Ketua Kelompok 68 Muhammad Chasan Amrulloh melaksanakan survey pertama untuk mematangkan […]

  • Indahnya Air Terjuan Taroan Sampang

    Indahnya Air Terjuan Taroan Sampang

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Air Terjun Taroan Sampang, JatimOne _ Banyaknya wisata alam di pulau madura sampai-sampai asing dengan air terjun ini,pastinya dengan suasana yang akan membuat kita nyaman dan tenang jika berada di tempat wisata alam pulau madura bahkan bisa membuat kita terpengap saat pertama kali melihatnya. Suasana jatuhan air terjun yang langsung mengalir ke laut menjadi objek […]

  • Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

    Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 301
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) menggelar pelatihan keterampilan kerja guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat. “Pada tahun anggaran 2025 ini, kami mengalokasikan tiga paket pelatihan kerja yang dapat diikuti oleh masyarakat,” kata Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Diskop UKM-Naker […]

expand_less