Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Gegara Catut Nama KJJT, Oknum Pemilik Kartu Pers Bakal Dipolisikan

Gegara Catut Nama KJJT, Oknum Pemilik Kartu Pers Bakal Dipolisikan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya – jatimone.com – Komunitas media lokal di Kabupaten Sampang, Madura yang mengatasnamakan KOMPAK’S (Komunitas Media Penegak Keadilan’ Sampang) ‘meradang’ bakal dilaporkan polisi.

Nama KOMPAK’S tersiar di Kota Pahlawan Surabaya, komunitas itu dengan sengaja mencatut nama Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) di dalam surat audensi yang ditujukan kepada Polres Sampang.

Tidak hanya KJJT yang dicatut, ada beberapa nama organisasi/perkumpulan pers lainya juga dibubuhkan di dalam isi surat audensi itu.

Terlihat ada nomer surat, sifat penting, perihal permohonan audensi. Setelah rujukan, terbaca isinya menjelaskan pasal demi pasal bak layaknya sang pembuat surat audensi itu adalah seorang ahli hukum. Perkap Polri pun disebut.

Belum sampai disitu, surat itu juga berbunyi, perihal penegakan hukum (keadilan) dan penanganan perkara yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Kinerja kasie propam serta mendalilkan tidak ada transparasi dan keterbukaan publik isi dari surat itu.

KOMPAK’S yang mengaku ada beberapa asosiasi pegiat berita di dalamnya, ada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang namanya cukup tersohor, Aliansi Jurnalis Madura (AJM), Pewarta Online Sampang (POS).

Tujuannya audensi dengan Kapolres dan Kasat Reskrim, Kasie Propam dan Sie Hukum Polres Sampang, Madura. Membahas Dinamika Penegakan Hukum. Akunya.

Cara kerjanya pun hampir sama. Profesional seperti kerja Advokat, menerima kuasa kepada seseorang yang berperkara. Tanda tangan dan title SH dibelakang namanya.

Bergening position, untuk meyakinkan calon pemberi kuasa, dengan menggunakan profesi ganda terkesan mengambil alih organisasi/komunitas pers yang dikendalikan oknum-oknum yang pastinya pemegang atau pemilik kartu pers.

Ada lima (5) oknum, namanya jelas membubuhkan tandatangan di dalam surat itu, ada setampel media masing-masing, jabatan gak tanggung – tanggung kepala biro dari nama media masing-masing.

Yang lebih ironisnya, mengetahui KJJT Pusat geram namanya dicatut tanpa ijin dalam surat audensi KOMPAK’S. Mereka bergegas membuat surat permohonan maaf kemudian di share ke setiap group WhatsApp. Tanpa klarifikasi atau menjelaskan kepada Komunitas Jurnalis Jawa Timur.

Waspada dan lebih hati-hati, itulah kata-kata yang terucap dari Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur, hati-hati bila ada oknum-oknum mengatasnamakan solidaritas seprofesi tapi berujung pemanfaatan.

Tidak salah, sebelumnya Dewan Pers melarang wartawan/jurnalis memiliki profesi ganda. “Disaat sepi job, tidak mendapatkan income jadi profesi, beralih menjadi anggota ormas atau lembaga-lembaga lain, kemudian ada kerjaan yang berbau hukum title SH nya digunakan,” kata Ade.S Maulana dalam rilisnya, pada Selasa (30/07/2024).

Organisasi pers, seolah-olah dibuat untuk kepentingan pribadi atau sengaja dibuat kendaraan yang melebihi kewenangan tugas awak media atau pers itu sendiri. Artinya ini sudah di luar rambu-rambu.

Adanya dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik. Meskipun sama-sama cara kerjanya sebagai kontrol sosial.

“Tapi tolong bedakan, mana organisasi/perkumpulan pers, mana pekerja pers. Setahu saya,” ucap Ade.

Tidak mudah memang menjaga marwah profesi ini, jurnalis/wartawan tugasnya menulis pastinya terikat dengan kode etik jurnalistik UU Nomor 40. Tahun 1999.

“Kami tidak ingin profesi ini terpecah ataupun diacak-acak dan kami lebih menghargai yang beradab, dari pada yang biadap,” ungkapnya.

Ade juga menyampaikan, hari ini KJJT akan berkordinasi dengan pihak Polres Sampang terkait dugaan tindak pidana dalam surat audensi yang mencatut nama Komunitas Jurnalis Jawa Timur.

“Segera akan kami lakukan, demi menjaga marwah organisasi dan profesi,” ucapnya.

Sementara saat dikonfirmasi terkait surat audensi KOMPAK’S, Kapolres Sampang melalui selulernya (30/07/2024). Kepada komunitas jurnalis jawa timur membenarkan atas surat itu. Ada empat (4 ) organisasi termasuk KJJT.

“Namun anggota kami tetap melayani segala keluhan atau aduan dari masyarakat,” terangnya.

AKBP Hendro Sukmono juga menyampaikan, pihaknya selalu bersinergi kepada rekan-rekan jurnalis ataupun organisasi pers lainya. Terkait nama adanya dugaan pencatutan nama KJJT.

“Itu sudah bukan kewenangan kami, kami tidak ingin intervensi atau mendukung pihak-pihak tertentu,” kata mantan kasat reskrim Polrestabes Surabaya.

Divisi Humas Komunitas Jurnalis Jawa Timur

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Madura Berduka, Rektor Dr. Faisal Estu Yulianto Tutup Usia

    Universitas Madura Berduka, Rektor Dr. Faisal Estu Yulianto Tutup Usia

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Kabar duka menyelimuti Universitas Madura (UNIRA) dengan wafatnya Rektor, Dr. Faisal Estu Yulianto, pada hari Minggu (18/2/2024) pukul 20.00 WIB di RSUD Dr. Slamet Martordirdjo (Smart) Pamekasan. (18/02/2024). Dr. Faisal dirawat di RSUD Smart sejak beberapa waktu lalu karena didiagnosis mengidap pneumonia, infeksi saluran pernapasan oleh bakteri yang lebih dikenal dengan sebutan […]

  • Rencana Pemblokiran 86.460 Peserta BPJS PBID Jadi ‘Kado Pahit’ Akhir Tahun, Aktivis Pamekasan Gelar Aksi Protes

    Rencana Pemblokiran 86.460 Peserta BPJS PBID Jadi ‘Kado Pahit’ Akhir Tahun, Aktivis Pamekasan Gelar Aksi Protes

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Jun
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Puluhan aktivis yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan, Selasa (09/12/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. Massa menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah daerah yang akan menghapus 86.460 peserta BPJS Kesehatan jalur Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID). Dalam orasinya, Dus Salam, salah satu orator […]

  • Brace Adam Anis Antar Persepam Raih Poin Penuh di Kandang

    Brace Adam Anis Antar Persepam Raih Poin Penuh di Kandang

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Persepam Pamekasan sukses mengamankan tiga poin penuh pada laga perdana babak 32 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur setelah menundukkan Macan Baluran PSSS Situbondo dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (4/1/2026). Tampil di hadapan lebih dari 1.000 suporter, Laskar Ronggosukowati bermain lepas dan penuh […]

  • DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati-Wabup Kholilurrahman–Sukriyanto

    DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati-Wabup Kholilurrahman–Sukriyanto

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 317
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar rapat paripurna terbuka serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030, Dr. KH. Kholilurrahman – Sukriyanto, pada Senin (24/3/2025). Acara yang digelar di Mandhapa Aghung Ronggosukowati itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Elistianto Emil Dardak, jajaran Forum […]

  • Satu Dekade Odaita Hotel Pamekasan, Rayakan Perjalanan dengan Semangat Tumbuh dan Bersinar

    Satu Dekade Odaita Hotel Pamekasan, Rayakan Perjalanan dengan Semangat Tumbuh dan Bersinar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rosi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Satu dekade perjalanan menjadi momen istimewa bagi Odaita Hotel & Convention Pamekasan. Hotel yang telah beroperasi sejak melakukan soft opening pada 24 Maret 2016 itu kini genap berusia 10 tahun dan merayakannya dengan penuh rasa syukur. Perayaan ulang tahun ke-10 tersebut mengusung tema “Glow Up & Grow”, yang memiliki makna bersinar […]

  • Program 100 Hari Dinilai Sukses, LP3M Puji Langkah Berani Bupati Pamekasan

    Program 100 Hari Dinilai Sukses, LP3M Puji Langkah Berani Bupati Pamekasan

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Madura (LP3M) menyampaikan hasil kajiannya terhadap program 100 hari kerja Bupati (Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si.) dan Wakil Bupati (H. Sukriyanto) Pamekasan. Dalam laporan yang dipimpin langsung oleh Ketua LP3M, Drs. Suroso, M.M., M.B.A., program tersebut dinilai sangat berhasil dan berdampak langsung pada masyarakat. “Program 100 […]

expand_less