Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Desa Kertagena Tengah Kadur, Patobin Achmad Baidowi Bakal Calon Bupati Pamekasan

Desa Kertagena Tengah Kadur, Patobin Achmad Baidowi Bakal Calon Bupati Pamekasan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, Jatimone.com – Wakil Badan Legislasi (Baleg) DPRI RI, Achmad Baidowi, menyambut tamu undangan acara silsturrahmi keluarga besar Bani Brudin dan Rahmina di Desa Kertegena Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, yang merupakan nenek moyangnya.

Pantauan di lapangan, bakal calon Bupati Pamekasan ini menyambut dengan menjabat tangan. Politisi bertempat tinggal di Desa Larangan Badung, Palengaan, itu saling tutur sapa sembari tanya kabar.

Selepas acara seremonial, anggota Fraksi PPP DPR RI ini mengobati rasa rindu sambil mengenang masa kecil bersama kerabatnya, mereka melepas tawa, saling cerita kenangan masa kecil.

Belum cukup mengenang masa kecil bersama kerabatnya, Achmad Baidowi House Tour rumah ‘Patobin’ sembari menceritakan kamar tidur kakek dan nenek moyangnya.

“Rumah Patobin ini masih utuh, masa kacil saya tidur di sini bersama saudara,” cerita Achmad Baidowi sambil menujukkan tempat tidur masa kecil.

Menurut Awiek, dia dipanggil Achmad Baidowi  dirumah Patobinnya sengaja dibiarkan aslinya supaya memori selalu terkenang bagi keluarga besar Bani Brudin dan Rahmina.

“Alhamdulillah saya dan kekuarga masih rutin ke sini (rumah patobin, red), setiap kali berkunjung ke Madura, mampir ke rumah patobin,” tuturnya.

Cerita lebih lanjut, Achmad Baidowi membuka silsilah keluarga besarnya, bahwa garis keturunan dari sisi ibunya bernama Ramna memiliki bapak bernama Mat Rawi cucu dari Brudin dan Rahmina. Pasangan tersebut berasal dari Dusun Ba’Bato Barat, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan. Sementara dari jalur bapaknya, yakni Durahim juga memiliki jalur keturunan dari Kertagenah Tengah, tepatnya Dusun Brekong.

Singkat cerita, kakeknya merantau ke Jawa, karena pada zaman dulu kondisi perekonomiannya dalam kondisi sulit, sehingga kakeknya bekerja di sektor perkebunan kopi.

“Alhamdulillah sampai hari ini rumah Patobin ini masih terkenang, dalam perjalanan hidup, saya kembali ke Madura, mondok dan aktivis di Madura, keluarga orang Madura,” terangnya.

Terakhir, Achmad Baidowi meminta doa dan restu kepada keluarga besar Bani Brudin Rahmina atas ikhitar maju sebagai calon Bupati Pamekasan.

“Alhamdulillah dukungan beliau (sesepuh)  luar biasa, karena memang dibutuhkan untuk membangun Pamekasan, membangun masyarakat sejahtera,”.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Pamekasan, Tiga Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Tim gabungan Polres Pamekasan dan Polsek Proppo melakukan penggerebekan di rumah yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Desa Panagguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Dua dari tiga tersangka […]

  • Targetkan PAD Rp400 Miliar pada 2026, DPRD Dorong Pemkab Pamekasan Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) hingga mencapai Rp400 miliar pada APBD tahun 2026. Target tersebut kini menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara eksekutif dan DPRD. Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur menyampaikan bahwa peningkatan PAD […]

  • Polres Malang Apel Pengamanan Jalandhipuja di Pantai Balekambang, Jelang Hari Nyepi

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 471
    • 0Komentar

    MALANG – Aparat kepolisian dari Resor Malang, Polda Jatim, melakukan pengamanan pelaksanaan Upacara Jalanidhipuja yang dilaksanakan di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Rabu (6/3/2024). Ritual larung sesaji ini menjadi bagian dari persiapan menyambut perayaan hari raya Nyepi tahun baru saka 1946/2024 bagi umat Hindu Dharma se-Malang Raya.   Pengamanan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh […]

  • Pj Bupati Pamekasan Hadiri Peresmian RS Bhayangkara, Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, menghadiri peresmian Rumah Sakit Bhayangkara Polres Pamekasan yang berlokasi di Jalan Raya Nyalaran, Kamis (19/12/2024). Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Masrukin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pamekasan atas kontribusi nyata dalam mendukung pelayanan […]

  • PPP Punya Kader Sendiri Untuk Calon Bupati Pamekasan Mendatang 2024

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC Pamekasan telah menyiapkan empat figur di kontestasi Pilkada 2024. Keempat figur tersebut sengaja disiapkan dari tubuh internal partai atau berasal dari kadernya sendiri. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PPP Pamekasan, RPA Wazirul Jihad. Selasa (19/03/2024).   Ra Wazir sapaan akrabnya mengatakan, dari beberapa Pilkada, dari dulu sejak […]

  • Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Di sebuah sudut Pamekasan, seorang perempuan renta bernama Nenek Halima hanya bisa terbaring sakit. Ia bukan tidak ingin berobat, tetapi hak dasarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah dirampas. Betapa kejam nasib, Nenek Halima yang masih hidup dicatat seolah sudah meninggal dunia. Namanya diubah, identitasnya dimanipulasi, bahkan akta kematian atas dirinya telah diterbitkan oleh oknum yang […]

expand_less
Exit mobile version