Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Demo Bea Cukai Gagal, Himpunan Petani Tembakau Madura Diduga Korbankan Korlap Aksi

Demo Bea Cukai Gagal, Himpunan Petani Tembakau Madura Diduga Korbankan Korlap Aksi

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran ke Kantor Bea Cukai Madura yang digagas oleh Himpunan Petani Tembakau Madura (HPTM) dikabarkan batal terlaksana pada Rabu (8/10/2025). Aksi yang sedianya digelar pukul 10.00 WIB itu berubah menjadi audiensi pada pukul 14.00 WIB di Kantor Bea Cukai Madura.

Usai audiensi, salah satu koordinator lapangan aksi, Zaini Werwer, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bea Cukai Madura yang dinilai telah banyak membantu pengusaha rokok lokal, khususnya skala kecil dan menengah di wilayah Pamekasan dan sekitarnya.

“Selama ini banyak yang menilai Bea Cukai hanya menindak, padahal faktanya mereka juga banyak membantu. Mulai dari pembinaan, edukasi cukai, hingga pendampingan legalitas bagi pabrik rokok kecil. Itu perlu diakui,” ujar Zaini Werwer, Kamis (9/10/2025).

Menurut Zaini, selama dua tahun terakhir, berbagai program pendampingan, sosialisasi, hingga fasilitasi perizinan yang dilakukan Bea Cukai Madura telah memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan industri rokok lokal di Madura.

Ia menilai, hubungan harmonis antara Bea Cukai dan pelaku usaha rokok harus terus dijaga melalui pendekatan persuasif, bukan represif.

“Kalau pendekatannya humanis, hasilnya jauh lebih baik. Banyak pengusaha kecil sekarang sudah memiliki izin dan bisa berproduksi secara legal. Itu berkat komunikasi yang baik antara Bea Cukai dan pengusaha,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zaini mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu negatif terkait Bea Cukai. Ia menegaskan bahwa pembangunan industri rokok Madura membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita harus jujur, kemajuan pengusaha lokal juga karena ada peran pemerintah, termasuk Bea Cukai. Kalau hanya mengandalkan demo dan tekanan, justru bisa mematikan usaha kecil,” tegasnya.

Namun, di balik batalnya aksi tersebut, muncul isu internal yang memanas di tubuh HPTM. Zaini mengaku kecewa karena sejumlah pihak diduga “mengorbankan” sebagian korlap aksi yang selama ini vokal memperjuangkan nasib petani tembakau.

“Bukan gagal, tapi dibatalkan secara sepihak oleh oknum dari internal HPTM. Kami sudah selidiki dan alhamdulillah dalangnya sudah diketahui. Kami merasa dipermainkan, citra kami dirusak, dan petani kehilangan arah perjuangan,” ungkap mantan aktivis GMNI itu.

Zaini menyebut pembatalan aksi diduga terkait adanya perbedaan kepentingan dan komunikasi yang tidak sejalan di internal organisasi.

“Kami sudah siap turun, tapi tiba-tiba dibatalkan. Katanya ada tekanan dan negosiasi di balik layar,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menilai, kegagalan aksi tersebut menjadi bukti melemahnya solidaritas antar kelompok perjuangan rakyat kecil.

“Ketika saya yang selama ini jadi suara petani justru disingkirkan, berarti perjuangan mulai kehilangan arah. Jangan sampai kepentingan pribadi menenggelamkan suara rakyat,” ucapnya.

Meski demikian, Zaini menegaskan perjuangan membela petani tembakau tidak berhenti di sini. Ia memastikan aksi lanjutan akan disusun kembali dengan barisan yang lebih solid tanpa campur tangan pihak luar yang dinilai tidak konsisten.

“Perjuangan ini akan kami lanjutkan bersama petani sejati, bukan dengan mereka yang hanya mencari kepentingan pribadi,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal VISI MISI Ra. Bakir-Taufadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan 2024

    Mengenal VISI MISI Ra. Bakir-Taufadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan 2024

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 516
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan Muhammad Baqir Aminatullah dan Taufadi, yang sering disebut sebagai paslon BERBAKTI, merupakan salah satu dari tiga pasangan yang akan berebut suara rakyat Pamekasan dalam Pilkada Serentak 2024. Paslon BERBAKTI diketahui telah mendaftar ke KPU Pamekasan pada hari terakhir pendaftaran pasangan calon bupati dan […]

  • Polres Pamekasan Bagikan Al-Qur’an Ke Pondok Pesantren, Masjid dan Musholla

    Polres Pamekasan Bagikan Al-Qur’an Ke Pondok Pesantren, Masjid dan Musholla

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kapolsek Larangan Iptu Mohammad Kadarisman memberikan bantuan Al-Qur’an ke beberapa Pondok Pesantren, Masjid dan Musholla di wilayah setempat.   Sasaran bantuan kali ini diantaranya, Masjid Nurul Dusun Lembana Temor, Masjid Babul Jadid Dusun Morbetdih, Musholla Al Hamidin Dusun Kosaba dan Ponpes Darul Karomah Desa Larangan luar […]

  • PMII Pamekasan Serukan Persatuan Bangsa Menjaga Kelancaran Pemilu 2024

    PMII Pamekasan Serukan Persatuan Bangsa Menjaga Kelancaran Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone – Di tengah antusiasme masyarakat melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, Jawa Timur, angkat bicara. Rabu (14/02/2024). PMII Pamekasan menyatakan harapannya agar pesta demokrasi ini berjalan dengan damai dan kondusif. Pada hari ini, 14 Februari 2024, bangsa Indonesia menyelenggarakan pesta demokrasi untuk memilih presiden […]

  • Pemkab Pamekasan Salurkan Bantuan 285 Unit Rumah Tidak Layak Huni Sepanjang 2024

    Pemkab Pamekasan Salurkan Bantuan 285 Unit Rumah Tidak Layak Huni Sepanjang 2024

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) menyalurkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 285 unit selama tahun 2024. Bantuan ini menyasar warga prasejahtera sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak. Kepala DPRKP Pamekasan, […]

  • Buah Durian Lokal “Si Boneng” Songgon Banyuwangi Dinilai Unik Tanpa Biji

    Buah Durian Lokal “Si Boneng” Songgon Banyuwangi Dinilai Unik Tanpa Biji

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Penikmat Durian Si Boneng Banyuwangi, Berbagai macam durian di Banyuwangi kini mulai beragam, salah satunya ada durian lokal yang tidak berbiji dan tebal yang sering di sebut Boneng kini makin diburu dan diminati banyak kalangan, kemarin. (14/03/18) Untuk membeli durian Boneng masyarakat rela pesan dan menunggu dua hingga tiga bulan. Salah satu penjual durian Boneng, […]

  • Pemkab Pamekasan Siapkan Relokasi 11 Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Pasean

    Pemkab Pamekasan Siapkan Relokasi 11 Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Pasean

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan berencana merelokasi 11 rumah warga terdampak tanah bergerak di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Dajah, Kecamatan Pasean. Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, usai meninjau langsung 13 kepala keluarga yang mengungsi di tenda darurat BPBD, Rabu, 21 Januari 2026. Menurut Bupati Kholil, di wilayah tersebut sudah empat kali […]

expand_less