Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Demo Bea Cukai Gagal, Himpunan Petani Tembakau Madura Diduga Korbankan Korlap Aksi

Demo Bea Cukai Gagal, Himpunan Petani Tembakau Madura Diduga Korbankan Korlap Aksi

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran ke Kantor Bea Cukai Madura yang digagas oleh Himpunan Petani Tembakau Madura (HPTM) dikabarkan batal terlaksana pada Rabu (8/10/2025). Aksi yang sedianya digelar pukul 10.00 WIB itu berubah menjadi audiensi pada pukul 14.00 WIB di Kantor Bea Cukai Madura.

Usai audiensi, salah satu koordinator lapangan aksi, Zaini Werwer, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Bea Cukai Madura yang dinilai telah banyak membantu pengusaha rokok lokal, khususnya skala kecil dan menengah di wilayah Pamekasan dan sekitarnya.

“Selama ini banyak yang menilai Bea Cukai hanya menindak, padahal faktanya mereka juga banyak membantu. Mulai dari pembinaan, edukasi cukai, hingga pendampingan legalitas bagi pabrik rokok kecil. Itu perlu diakui,” ujar Zaini Werwer, Kamis (9/10/2025).

Menurut Zaini, selama dua tahun terakhir, berbagai program pendampingan, sosialisasi, hingga fasilitasi perizinan yang dilakukan Bea Cukai Madura telah memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan industri rokok lokal di Madura.

Ia menilai, hubungan harmonis antara Bea Cukai dan pelaku usaha rokok harus terus dijaga melalui pendekatan persuasif, bukan represif.

“Kalau pendekatannya humanis, hasilnya jauh lebih baik. Banyak pengusaha kecil sekarang sudah memiliki izin dan bisa berproduksi secara legal. Itu berkat komunikasi yang baik antara Bea Cukai dan pengusaha,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zaini mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu negatif terkait Bea Cukai. Ia menegaskan bahwa pembangunan industri rokok Madura membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita harus jujur, kemajuan pengusaha lokal juga karena ada peran pemerintah, termasuk Bea Cukai. Kalau hanya mengandalkan demo dan tekanan, justru bisa mematikan usaha kecil,” tegasnya.

Namun, di balik batalnya aksi tersebut, muncul isu internal yang memanas di tubuh HPTM. Zaini mengaku kecewa karena sejumlah pihak diduga “mengorbankan” sebagian korlap aksi yang selama ini vokal memperjuangkan nasib petani tembakau.

“Bukan gagal, tapi dibatalkan secara sepihak oleh oknum dari internal HPTM. Kami sudah selidiki dan alhamdulillah dalangnya sudah diketahui. Kami merasa dipermainkan, citra kami dirusak, dan petani kehilangan arah perjuangan,” ungkap mantan aktivis GMNI itu.

Zaini menyebut pembatalan aksi diduga terkait adanya perbedaan kepentingan dan komunikasi yang tidak sejalan di internal organisasi.

“Kami sudah siap turun, tapi tiba-tiba dibatalkan. Katanya ada tekanan dan negosiasi di balik layar,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menilai, kegagalan aksi tersebut menjadi bukti melemahnya solidaritas antar kelompok perjuangan rakyat kecil.

“Ketika saya yang selama ini jadi suara petani justru disingkirkan, berarti perjuangan mulai kehilangan arah. Jangan sampai kepentingan pribadi menenggelamkan suara rakyat,” ucapnya.

Meski demikian, Zaini menegaskan perjuangan membela petani tembakau tidak berhenti di sini. Ia memastikan aksi lanjutan akan disusun kembali dengan barisan yang lebih solid tanpa campur tangan pihak luar yang dinilai tidak konsisten.

“Perjuangan ini akan kami lanjutkan bersama petani sejati, bukan dengan mereka yang hanya mencari kepentingan pribadi,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Kerja untuk Tekan Angka Pengangguran

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) menggelar pelatihan keterampilan kerja guna menekan angka pengangguran di wilayah setempat. “Pada tahun anggaran 2025 ini, kami mengalokasikan tiga paket pelatihan kerja yang dapat diikuti oleh masyarakat,” kata Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Diskop UKM-Naker […]

  • Bupati dan Kapolres Sampang Sambangi Tokoh Ketapang, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Sampang – jatimone.com – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kapolres Sampang AKBP Hartono melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada tokoh masyarakat di Kecamatan Ketapang pada Kamis (1/5/2026) sore. Kegiatan silaturahmi dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) ini merupakan rutinitas yang terus dilakukan AKBP Hartono sejak menjabat sebagai Kapolres Sampang. […]

  • Tes Soal Ujian Akhir Semester 2 PPKn Kelas 9 Tingkatan SMP Swasta

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 252
    • 0Komentar

    1  Ideologi  terbuka, mengandung makna bahwa nilai-nilai ideologi……!!! A. Terbuka terhadap pemikiran dan perkembangan baru di masyarakat B. Tidak dapat dikompromikan dengan kemauan masyarakat C. Terbuka terhadap pengaruh yang datangnya dari Negara lain D. Tidak dapat dipaksakan oleh Negara lain Jawaban : D   2. Perubahan ketiga UUD 1945 terjadi pada tanggal…… A. 19 Agustus […]

  • Perempuan Lansia Ditemukan Meninggal di Sungai Pademawu, Diduga Hanyut

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 158
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Sesosok mayat perempuan lansia ditemukan mengapung di sungai Dusun Malangan Tengah, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Korban diketahui bernama Suhriyah (80), warga Kelurahan Parteker, Kecamatan Pamekasan. Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, jenazah berhasil dievakuasi oleh petugas […]

  • DPRD Pamekasan Sahkan RPJMD 2025–2029, Diminta Selaras dengan Visi-Misi Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 263
    • 0Komentar

    PAMEKASAN –jatimone.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan menggelar sidang paripurna pembahasan dan persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029, Jumat (22/8/2025) di ruang Sidang Paripurna DPRD Pamekasan. Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan bahwa pihak legislatif berkomitmen mengawal RPJMD agar benar-benar menjadi pedoman strategis pembangunan daerah, bukan sekadar dokumen teknokratis tanpa […]

  • Paket Sembako YCK: Meringankan Beban, Menguatkan Harapan

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 290
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Yayasan Cahaya Kasih (YCK) kembali menunjukkan komitmennya dalam gerakan sosial kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada kaum dhuafa di Desa Jalmak dan Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (18/4/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua YCK, Siti Marhamah atau yang akrab disapa Bunda Nawang, bersama […]

expand_less
Exit mobile version