Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » BLT Rp900 Ribu Diduga Dipotong Rp400 Ribu, Pemuda Sokobanah Laok Desak APH Usut PJ Desa

BLT Rp900 Ribu Diduga Dipotong Rp400 Ribu, Pemuda Sokobanah Laok Desak APH Usut PJ Desa

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMPANG – Jatimone.com – Dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahun Anggaran 2025 mencuat di Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kasus tersebut kini menjadi sorotan sejumlah pemuda desa yang mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan.

Informasi mengenai dugaan pemotongan tersebut terungkap setelah pada awal tahun 2026 sejumlah warga menerima bantuan BLT yang disalurkan melalui PJ Kepala Desa Sokobanah Laok. Namun, beberapa penerima mengaku tidak menerima bantuan secara utuh sesuai nominal yang seharusnya diterima.

Salah satu penerima bantuan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sebelum bantuan diberikan, penerima terlebih dahulu diminta untuk berfoto sebagai bentuk dokumentasi penyaluran bantuan.

Menurutnya, dalam dokumentasi tersebut terlihat nominal bantuan sebesar Rp900 ribu. Namun setelah proses dokumentasi selesai, sebagian uang tersebut diminta kembali.

“Ya, saya menerima bantuan berupa uang lalu difoto dua kali. Waktu foto uang yang diberikan Rp900 ribu, tapi setelah selesai difoto uang itu diminta lagi. Akhirnya saya hanya menerima Rp250 ribu dua kali, jadi total Rp500 ribu,” ungkapnya.

Dugaan praktik pemotongan bantuan tersebut langsung mendapat perhatian dari sejumlah pemuda Desa Sokobanah Laok. Salah satunya adalah Hendra, seorang aktivis lapangan yang mengecam keras dugaan tindakan tersebut.

Menurutnya, bantuan dengan nominal Rp900 ribu seharusnya diterima secara penuh oleh masyarakat yang berhak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga kurang mampu.

“Kami sangat menyayangkan jika benar terjadi pemotongan bantuan tersebut. Seharusnya masyarakat menerima Rp900 ribu secara utuh, tetapi justru dipangkas hingga Rp400 ribu. Jika dugaan ini benar, maka sudah masuk dalam indikasi praktik tindak pidana korupsi yang harus didalami oleh aparat penegak hukum,” ujarnya.

Hendra yang juga merupakan mantan presiden mahasiswa menambahkan bahwa persoalan bantuan sosial di desa sering kali tidak tepat sasaran.

Ia menilai penyaluran bantuan BLT seharusnya mengacu pada ketentuan yang telah diatur dalam Undang-Undang Desa serta peraturan dari Kementerian Desa mengenai kriteria penerima bantuan.

“Belum lagi persoalan bantuan yang sering tidak tepat sasaran. Padahal dalam aturan sudah jelas disebutkan bahwa penerima bantuan adalah masyarakat dengan kategori tertentu, salah satunya keluarga miskin ekstrem,” imbuhnya.

Para pemuda Desa Sokobanah Laok berharap bantuan pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar sampai kepada penerima yang berhak tanpa adanya pemotongan.

Mereka juga menegaskan bahwa apabila dugaan praktik pemotongan bantuan tersebut terbukti, maka persoalan ini akan dibawa ke ranah hukum agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarakan HPSN SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Launcing Buku

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Gresik, Jatimone.com – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Wringinanom memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan melauncing buku dengan judul “SAMPAHKU, TANGGUNG JAWABKU”. Buku tersebut hasil dari karya siswa dan siswi kelas 4–6. Wali murid juga ikut serta dalam acara Launcing, Rabu (21/2/24) Acara ini mendapat dukungan dari berbagai Kalangan antara lain Dinas Lingkungan Hidup […]

  • Kapolres Pamekasan Turun Langsung Bagikan Brosur Ops patuh Semeru 2024

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 197
    • 0Komentar

    PAMEKASAN -jatimone.com – Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan didampingi Para PJU Polres Pamekasan membagikan Brosur Ops Patuh Semeru 2024 kepada pengendara yang melintas di depan Mapolres Pamekasan, Senin (15/7/2024). Pembagian brosur operasi itu dilakukan agar masyarakat mengetahui adanya Operasi Patuh Semeru 20244. Operasi tersebut berlangsung selama 14 hari ke depan mulai 15 Juli – […]

  • Setahun Kepemimpinan Kholilurrahman–Sukriyanto, DPRD Pamekasan Beri Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone.com – Satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, KH Kholilurrahman–Sukriyanto, mendapat apresiasi dari DPRD Pamekasan. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak secara nasional hingga ke daerah, keduanya dinilai mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam, menilai efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional turut […]

  • KPU Pamekasan Pastikan Pemilih di Lokasi Khusus Bisa Mencoblos

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Dalam rangka mensukseskan Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Selasa (30/01/2024). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan mengungkapkan terdapat 28 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang merupakan lokasi khusus untuk Pemilihan Umum yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari […]

  • Pengacara Kades Kalimo’ok Laporkan Murhamin atas Dugaan Korupsi Tanah Negara ke Kejati Jatim, Pola Lama Berulang dengan Objek Baru

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Sumenep, Jawa Timur — Jatimone.com – Kuasa hukum Kepala Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, secara resmi melaporkan Murhamin, mantan Kepala Desa Kalimo’ok, ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur atas dugaan tindak pidana korupsi berupa penguasaan dan pengalihan tanah negara atau tanah kas desa (TKD) secara melawan hukum dengan nilai kerugian negara ditaksir mencapai miliaran rupiah. […]

  • Wabup Pamekasan Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, H. Sukriyanto, meninjau secara langsung progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah desa pada Selasa, 9 Desember 2025. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengawal program prioritas Presiden Prabowo di tingkat daerah. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan. Pertama, Wabup meninjau pembangunan KDKMP […]

expand_less
Exit mobile version