Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Sistem Paruh Dua ‘Agedhu’, Warisan Budaya Ternak Sapi Warga Pademawu Timur

Sistem Paruh Dua ‘Agedhu’, Warisan Budaya Ternak Sapi Warga Pademawu Timur

  • account_circle Ahbib
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Tradisi bagi hasil ternak sapi dengan sistem paruh dua atau agedhu masih bertahan di Desa Pademawu Timur, Dusun Sawahan, Pamekasan. Sistem ini bukan sekadar pola kerja sama ekonomi rakyat, melainkan juga bagian dari warisan budaya masyarakat Madura. Kondisi itu terpantau pada Jumat (19/09/2025).

Menurut tokoh masyarakat setempat, Fatillah, masyarakat Madura menyebut sistem ini dengan istilah paronan atau agedhu. Prinsipnya sederhana, keuntungan dari ternak sapi dibagi dua antara pemilik dan perawat.

“Kesepakatan biasanya dilakukan secara kekeluargaan tanpa aturan tertulis, tetapi sudah berjalan turun-temurun puluhan tahun,” jelasnya.

Dalam praktiknya, agedhu banyak diterapkan pada sapi jantan Madura. Misnadi, salah satu peternak berpengalaman, mengatakan masa pemeliharaan umumnya minimal satu tahun, meski dalam kondisi tertentu bisa lebih singkat. Ia mencontohkan kasus seekor sapi yang dibeli Rp12 juta, lalu enam bulan kemudian dijual Rp16 juta.

“Selisih empat juta itu dibagi dua, masing-masing dua juta. Selain itu, pemilik biasanya juga memberi biaya jamu bulanan antara Rp25 ribu sampai Rp50 ribu,” terangnya. Menurutnya, sapi jantan kerap dianggap sebagai usaha sampingan oleh masyarakat.

Sementara itu, pada sapi betina, sistem agedhu berfokus pada hasil reproduksi. Fatillah menjelaskan, anak sapi yang lahir akan dibagi dua antara pemilik dan perawat, sedangkan biaya inseminasi buatan biasanya ditanggung pemilik. “Kalau lahir dua anak, biasanya satu untuk pemilik dan satu untuk perawat,” katanya.

Pengalaman serupa diungkapkan Mohammad Said, peternak yang sudah puluhan tahun menjalankan sistem ini bersama keluarga dekat. Ia menilai, agedhu bukan hanya soal untung, melainkan soal kebersamaan. “Saya sudah terbiasa memakai sistem ini. Walau hasilnya tidak selalu besar, yang penting ada rasa percaya,” ujarnya.

Seiring waktu, tren beternak sapi di Pademawu Timur mengalami pergeseran. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak memelihara sapi Madura, kini sebagian beralih ke sapi silangan seperti Limousin. Misnadi menyebut perbedaan utamanya terletak pada masa pemeliharaan.

“Kalau sapi Madura cukup enam bulan sampai setahun, sedangkan Limousin bisa dua sampai empat tahun. Memang lebih lama, tapi pertumbuhannya lebih cepat dan bobotnya lebih besar,” ungkapnya. Meski demikian, kesepakatan bagi hasil tetap sama, yakni dibagi dua saat penjualan.

Bagi masyarakat Dusun Sawahan, sistem agedhu tidak hanya dipandang dari sisi ekonomi. Tradisi ini tetap dipertahankan karena mengandung nilai adat, kebersamaan, sekaligus memberi peluang bagi warga yang tidak punya modal untuk ikut beternak.

“Ini sudah jadi semacam tabungan keluarga,” tutur Fatillah.

Di tengah perubahan zaman dan tren beternak modern, agedhu masih menjadi identitas ekonomi rakyat Madura sekaligus simbol solidaritas sosial yang terus dijaga.

  • Penulis: Ahbib
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Kedekatan di Bulan Suci, Polres Pamekasan Adakan Tarawih Keliling dan Tadarus di Masjid

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Personel Polres Pamekasan melaksanakan kegiatan Tarawih Keliling dan tadarus di berbagai masjid di wilayah hukum Polres Pamekasan. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian, dan upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Selain beribadah bersama, juga menjadi ajang bagi […]

  • Pengembalian Formulir Pendaftaran Ke Partai Demokrat, Bukti Keseriusan Rudy Maju Calon Bupati Pamekasan

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Rudy Susanto, Kasi Penyidikan Kantor Syahbandar Utama Surabaya, resmi mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Demokrat, Kota Pamekasan, Rabu (1/5/24). Rudy, bersama timnya mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati Pamekasan menuju Pilkada 2024. Minggu (28/4/24). “Saya sudah kembalikan formulir pendaftaran tanggal 28 april 2024 secara resmi sebagai bakal calon Bupati Pamekasan […]

  • Mau Beli Skincare Resmi, Gampang, Hubungi Distributor AKJ Glow Skin Pamekasan

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jatimone, Kecantikan – Bagi Para Cewek atau cowok yang sudah sering memakai skincare apapun itu merek dan produknya, waspada terhadap produk-produk ilegal maskipun seringkali diobral di medsos dengan harga banting.    Sudah banyak kasus di pemberitaan terkait produk ilegal yang sampai memakan korban dan berujung pada masalah bahkan penyitaan produk oleh aparat penegak hukum.    Terkadang […]

  • GERAKPEDE Meminta Bawaslu Pamekasan Untuk Tegas Dalam Menangani Pelanggaran Pemilu.

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Puluhan masyarakat dari Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi (GERAKPEDE) Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi ke Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Pamekasan. Masyarakat yang mengatasnamakan gerakpede Jawa Timur tersebut mengadvokasi terkait kinerja dan kebijakan dari Bawaslu Pamekasan yang diduga menyalahi aturan dan tidak sesuai undang-undang. Mereka menganggap bahwa Bawaslu Pamekasan tidak bersungguh-sungguh dalam menangani berbagai […]

  • Kelompok 65 KKNT MBKM Gelar Pelatihan dan Pendampingan Kerajinan Tangan

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Foto bersama mahasiswa KKNT MBKM Kelompok 65 dan seluruh peserta pelatihan dan pendampingan Dalam menjalankan progam kerja yang telah disiapkan, Mahasiswa KKN Tematik MBKM kelompok 65 gelar pelatihan dan pendampingan untuk ibu-ibu di Kelurahan Sukolilo Baru. Pada Sabtu, 11 Juni 2022 tepatnya pukul 09.00 yang berlokasi di angkringan matahari, mahasiswa KKNT MBKM mengadakan pelatihan dan […]

  • Pemkab Pamekasan Gelar Pelatihan Konten Kreatif untuk Perkuat Informasi Publik OPD

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar pelatihan pembuatan konten kreatif singkat secara daring, Kamis (13/11/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang TIK Diskominfo tersebut diikuti oleh perwakilan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber, yakni konten kreator Raden […]

expand_less
Exit mobile version