Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Sistem Paruh Dua ‘Agedhu’, Warisan Budaya Ternak Sapi Warga Pademawu Timur

Sistem Paruh Dua ‘Agedhu’, Warisan Budaya Ternak Sapi Warga Pademawu Timur

  • account_circle Ahbib
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 348
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Tradisi bagi hasil ternak sapi dengan sistem paruh dua atau agedhu masih bertahan di Desa Pademawu Timur, Dusun Sawahan, Pamekasan. Sistem ini bukan sekadar pola kerja sama ekonomi rakyat, melainkan juga bagian dari warisan budaya masyarakat Madura. Kondisi itu terpantau pada Jumat (19/09/2025).

Menurut tokoh masyarakat setempat, Fatillah, masyarakat Madura menyebut sistem ini dengan istilah paronan atau agedhu. Prinsipnya sederhana, keuntungan dari ternak sapi dibagi dua antara pemilik dan perawat.

“Kesepakatan biasanya dilakukan secara kekeluargaan tanpa aturan tertulis, tetapi sudah berjalan turun-temurun puluhan tahun,” jelasnya.

Dalam praktiknya, agedhu banyak diterapkan pada sapi jantan Madura. Misnadi, salah satu peternak berpengalaman, mengatakan masa pemeliharaan umumnya minimal satu tahun, meski dalam kondisi tertentu bisa lebih singkat. Ia mencontohkan kasus seekor sapi yang dibeli Rp12 juta, lalu enam bulan kemudian dijual Rp16 juta.

“Selisih empat juta itu dibagi dua, masing-masing dua juta. Selain itu, pemilik biasanya juga memberi biaya jamu bulanan antara Rp25 ribu sampai Rp50 ribu,” terangnya. Menurutnya, sapi jantan kerap dianggap sebagai usaha sampingan oleh masyarakat.

Sementara itu, pada sapi betina, sistem agedhu berfokus pada hasil reproduksi. Fatillah menjelaskan, anak sapi yang lahir akan dibagi dua antara pemilik dan perawat, sedangkan biaya inseminasi buatan biasanya ditanggung pemilik. “Kalau lahir dua anak, biasanya satu untuk pemilik dan satu untuk perawat,” katanya.

Pengalaman serupa diungkapkan Mohammad Said, peternak yang sudah puluhan tahun menjalankan sistem ini bersama keluarga dekat. Ia menilai, agedhu bukan hanya soal untung, melainkan soal kebersamaan. “Saya sudah terbiasa memakai sistem ini. Walau hasilnya tidak selalu besar, yang penting ada rasa percaya,” ujarnya.

Seiring waktu, tren beternak sapi di Pademawu Timur mengalami pergeseran. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak memelihara sapi Madura, kini sebagian beralih ke sapi silangan seperti Limousin. Misnadi menyebut perbedaan utamanya terletak pada masa pemeliharaan.

“Kalau sapi Madura cukup enam bulan sampai setahun, sedangkan Limousin bisa dua sampai empat tahun. Memang lebih lama, tapi pertumbuhannya lebih cepat dan bobotnya lebih besar,” ungkapnya. Meski demikian, kesepakatan bagi hasil tetap sama, yakni dibagi dua saat penjualan.

Bagi masyarakat Dusun Sawahan, sistem agedhu tidak hanya dipandang dari sisi ekonomi. Tradisi ini tetap dipertahankan karena mengandung nilai adat, kebersamaan, sekaligus memberi peluang bagi warga yang tidak punya modal untuk ikut beternak.

“Ini sudah jadi semacam tabungan keluarga,” tutur Fatillah.

Di tengah perubahan zaman dan tren beternak modern, agedhu masih menjadi identitas ekonomi rakyat Madura sekaligus simbol solidaritas sosial yang terus dijaga.

  • Penulis: Ahbib
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Dekade Odaita Hotel Pamekasan, Rayakan Perjalanan dengan Semangat Tumbuh dan Bersinar

    Satu Dekade Odaita Hotel Pamekasan, Rayakan Perjalanan dengan Semangat Tumbuh dan Bersinar

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rosi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Satu dekade perjalanan menjadi momen istimewa bagi Odaita Hotel & Convention Pamekasan. Hotel yang telah beroperasi sejak melakukan soft opening pada 24 Maret 2016 itu kini genap berusia 10 tahun dan merayakannya dengan penuh rasa syukur. Perayaan ulang tahun ke-10 tersebut mengusung tema “Glow Up & Grow”, yang memiliki makna bersinar […]

  • Kelompok 62 KKNT UPN Veteran Jawa Timur Kolaborasi Dengan Remaja Masjid

    Kelompok 62 KKNT UPN Veteran Jawa Timur Kolaborasi Dengan Remaja Masjid

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 183
    • 0Komentar

        Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Kelompok 62 KKNT UPN Veteran Jawa Timur dan Remaja Masjid Al-Ittihad   Sebagai salah satu bentuk pelayanan terhadap masyarakat di Kelurahan Medokan Semampir, kelompok 62 KKNT MBKM UPN Veteran Jawa Timur bersama remaja masjid Al-Ittihad menggelar festival Ramadan yang dilaksanakan pada Minggu, 17 April 2022 dan 24 April […]

  • friends images

    Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Google Alphabet pada hari Selasa meluncurkan serangkaian alat kecerdasan buatan atau AI untuk gmail, dan perangkat lunak awan nya, membidik Microsoft beberapa hari sebelum saingannya diharapkan membuat pengumuman serupa. Dalam pemutaran ulang chatbot dogfight yang diluncurkan oleh raksasa teknologi bulan lalu, ABC disebut- sebut sebagai” tongkat ajaib” untuk perangkat lunak Google Documents populernya yang dapat […]

  • Hari Pemungutan Suara 27 November, Pemkab Pamekasan Tetapkan Hari Libur

    Hari Pemungutan Suara 27 November, Pemkab Pamekasan Tetapkan Hari Libur

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 225
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menetapkan Rabu, 27 November 2024 sebagai hari libur dalam rangka pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/381/432.031/2024 yang diterbitkan pada 22 November 2024 dan ditandatangani […]

  • Pasir Putih Pantai Terpopuler Di Situbondo Jawa Timur

    Pasir Putih Pantai Terpopuler Di Situbondo Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Pasir Putih Situbondo – Pasir Putih sebuah pantai yang terletak di Selat Madura dengan pasir putih bersih yang membentang di sepanjang bibir pantai. Pantai ini sangat populer bagi masyarakat Jawa Timur hal itu dikarenakan wisata ini menawarkan sejuta panorama yang menakjubkan. Ketika berkunjung ke wisata ini wisatawan akan menjumpai warna warni koral dan ikan lucu […]

  • Kapolres Pamekasan Silaturahmi Ke Ponpes Sabilul Ikhsan

    Kapolres Pamekasan Silaturahmi Ke Ponpes Sabilul Ikhsan

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan didampingi Wakapolres Pamekasan Kompol Andy Purnomo dan Kasat Intelkam Polres Pamekasan AKP Sumarto, sering malakukan silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama dan Pondok Pesantren di wilayah Hukum Polres Pamekasan. Salah satunya ke Ponpes Sabilul Ikhsan yang diasuh oleh KH. Abd Hamid Mannan Munif, BA. di Desa […]

expand_less