Breaking News
light_mode
Beranda » TNI dan POLRI » Respons Cepat, Polres Pamekasan Amankan Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan dalam 24 Jam

Respons Cepat, Polres Pamekasan Amankan Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan dalam 24 Jam

  • account_circle Jun
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Satreskrim Polres Pamekasan berhasil mengamankan 1 (satu) orang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan inisial MYAP (27) warga Jl. Gatot Koco Kel. Kolpajung, Kab. Pamekasan.

Pelaku diamankan di Jl. Stadion, Kel. Lawangan Daya, Kab. Pamekasan pada hari minggu (16/11/2026) sekitar pukul 20.51 Wib.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi menjelaskan, kejadian tersebut bermula dengan adanya unggahan video yang viral di media sosial, yang mana seorang perempuan di temukan di Desa Lesong Daya, Kec. Batumarmar, Kab. Pamekasan oleh warga.

“Dalam unggahan video tersebut berbahasa madura,” pola bedeh se kenal kejadian di lesong lakenah oreng kowel , ariah e buang bik lakenah ka jureng (mungkin ada yang kenal, kejadian di Lesong. Suaminya orang Kowel, ini dibuang oleh suaminya ke jurang”, ucap Kasihumas Polres Pamekasan.

Dengan adanya video viral dan informasi dari masyarakat, Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan benar tidaknya video yang viral tersebut berlokasikan di Desa Lesong, setelah dilakukan pengecekan ternyata benar.

“Korban inisial R (26) warga Camplong Kec. Sampang, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan pada hari Minggu tanggal 16 November 2025 sekitar pukul 17.44 wib, dengan Laporan Polisi Nomor:LP/B/424/I/XI/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JATIM,”, ujar AKP Jupriadi.

Kronologis kejadiannya pada hari Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 17.00 wib, saat R Hendak berangkat ke Surabaya dengan menaiki Bus AKAS, sesampainya di pasar Camplong bus yang dinaiki oleh korban diberhentikan oleh pelaku.

Korban dipaksa turun dari bus dan dibawa oleh pelaku menggunakan sepeda motor ke daerah perbukitan Desa Lesong Daya, lalu korban diturunkan dari sepeda motor dan pelaku langsung merampas tas korban, terang Kasihumas Polres Pamekasan.

Korban berusaha mempertahankan tasnya, namun pelaku memukul dan menendang Korban berulang kali, hingga pelaku mendapatkan tas milik korban R.

Tidak hanya itu pelaku juga hendak mengambil kalung milik korban namun tidak berhasil, pelaku juga mendorong korban dan hampir jatuh ke jurang. Kemudian korban berteriak minta tolong dan akhirnya ada warga yang menolong korban.

“Korban mengalami luka lebam dibagian pinggang sebelah kanan, di lengan atas sebelah kanan, dibagian kaki sebelah kanan dan dibagian paha sebelah kiri”, ujarnya.

Dengan adanya laporan tersebut, Team Resmob Polres Pamekasan langsung bergerak cepat dan kurang dari 24 jam berhasil mengamankan pelaku inisial MYAP (27).

Dari tangan pelaku petugas mengamnkan, 1 (satu) unit Handphone merk OPPO A5i warna merah nebula, 1 (satu) unit sepeda motor honda PCX warna putih Nopol M 3891 CI, 1 (satu) buah tas slempang warna cream yang berisi uang tunai sebesar Rp. 200.000,-(dua ratus ribu rupiah), KTP milik korban R, 1 (satu) buah sarung motif Kotak berwarna Biru putih dengan terdapat darah dan 1 (satu) buah kalung emas berwarna kuning dengan berat 2,980 Gram.

“Status korban dengan Pelaku Adalah istri siri”, tambahnya.

Pelaku terancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana hukuman penjara maksimal 9 tahun.

  • Penulis: Jun
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

    Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Di sebuah sudut Pamekasan, seorang perempuan renta bernama Nenek Halima hanya bisa terbaring sakit. Ia bukan tidak ingin berobat, tetapi hak dasarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah dirampas. Betapa kejam nasib, Nenek Halima yang masih hidup dicatat seolah sudah meninggal dunia. Namanya diubah, identitasnya dimanipulasi, bahkan akta kematian atas dirinya telah diterbitkan oleh oknum yang […]

  • 4 Partai Antar Pasangan Ra. Bakir-Taufadi Mendaftar Ke KPU Pamekasan

    4 Partai Antar Pasangan Ra. Bakir-Taufadi Mendaftar Ke KPU Pamekasan

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 193
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Empat Partai Pengusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Ra. Bakir – Taufadi (BERBAKTI) mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum setempat, Kamis 29 Agustus 2024. Pasangan BERBAKTI menjadi pendaftar terakhir dengan menaiki becak menuju KPU Pamekasan, sebelum berangkat ke KPU, BERBAKTI,  deklarasi paslon bersama 4 partai pengusung; dua partai perlemen, […]

  • Jelang Ramadhan, Pemkab Pamekasan Gerak Cepat Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok

    Jelang Ramadhan, Pemkab Pamekasan Gerak Cepat Kendalikan Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Melalui High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (18/2/2025), Pemkab memetakan sejumlah langkah konkret untuk mengantisipasi gejolak […]

  • Pemkab Pamekasan Genjot Daya Saing Batik Lokal, Dorong Kesejahteraan Pembatik

    Pemkab Pamekasan Genjot Daya Saing Batik Lokal, Dorong Kesejahteraan Pembatik

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mendorong peningkatan daya saing batik lokal guna memperkuat posisi Batik Pamekasan di pasar lokal maupun nasional. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pembatik di wilayah setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, menyampaikan bahwa penguatan eksistensi Batik Pamekasan merupakan bagian dari strategi peningkatan ekonomi masyarakat. […]

  • Wacana Pilkada Dipilih DPRD Dinilai Ancam Supremasi Sipil dan Cederai Demokrasi

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD Dinilai Ancam Supremasi Sipil dan Cederai Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang mengemuka di awal pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto menuai beragam respons dari masyarakat. Usulan Pilkada tidak langsung tersebut memantik pro dan kontra di ruang publik, termasuk di Kabupaten Pamekasan. Sejumlah partai politik di parlemen dikabarkan telah menyatakan dukungan terhadap […]

  • Demi Perut, Jurnalis Pamekasan “Saling Bunuh”

    Demi Perut, Jurnalis Pamekasan “Saling Bunuh”

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Oleh : Cak Ma’el Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Pamekasan DUNIA Pers di Kabupaten Pamekasan kembali tercoreng, gara-gara menjadi budak penguasa dan penentang penguasa dengan dasar menjaga independensi kejurnalistikan. Seorang jurnalis menyajikan berita dan informasi yang relevan kepada masyarakat, memungkinkan warga negara untuk memahami isu-isu terkini dan membuat keputusan yang tepat. Kebebasan bersuara […]

expand_less