Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Program MBG di Pamekasan Kacau! Sekolah Terima Bantuan Ganda, Sistem Diduga Amburadul

Program MBG di Pamekasan Kacau! Sekolah Terima Bantuan Ganda, Sistem Diduga Amburadul

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali menuai sorotan tajam. Dugaan amburadulnya sistem pendistribusian mencuat setelah ditemukan sejumlah sekolah menerima bantuan ganda dari dua Satuan Pelaksana Pemberi Gizi (SPPG) sekaligus. Ironisnya, tumpang tindih itu justru terjadi di wilayah perkotaan yang semestinya paling mudah dikontrol.

SMK Negeri 3 Pamekasan menjadi salah satu sekolah yang menerima dua kali penyaluran, masing-masing dari Yayasan Ibnu Bachir Klampar Proppo dan Yayasan Garuda Jaya Abadi.

Tak berhenti di situ, SMP Negeri 6 Pamekasan yang seharusnya dikelola oleh Yayasan Iltizam Nyalabu Daya, juga justru mendapat distribusi dari Yayasan Ibnu Bachir Klampar. Kasus serupa juga ditemukan di SD Negeri Gladak Anyar 4, TK Kosgoro, SMP Muhammadiyah, dan MI Islamiyah Sumur Pote Gladak Anyar — yang seharusnya berada di bawah tanggung jawab Yayasan Fatimah Maju Bersama Bugih 4, namun ikut disalurkan oleh yayasan yang sama.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya tumpang tindih wilayah kerja dan koordinasi lemah antar-SPPG, yang berpotensi menimbulkan kericuhan dalam pelaksanaan program gizi yang dananya tidak kecil tersebut.

Koordinator SPPG Kecamatan Kota, Rifki Heri Wifianto, mengaku heran karena pemerataan seharusnya sudah mulai diberlakukan per 10 November 2025, berdasarkan hasil rapat besar di Aula Kodim 0826 Pamekasan pada 23 November 2025.

“Sudah disepakati dan ditandatangani bersama. Pemerataan mulai berlaku 10 November 2025. Tapi faktanya di lapangan, masih saja ada dapur yang ‘menyerobot’ wilayah orang lain,” tegas Rifki dengan nada kecewa.

Ia mengaku sejak awal sudah memperingatkan pihak Koordinator Wilayah bahwa situasi ini bisa meledak menjadi polemik.

“Saya sudah laporkan jauh-jauh hari. Katanya mau ditindaklanjuti dan disampaikan ke pusat. Tapi sampai sekarang, belum ada kejelasan apa pun,” tambahnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Pamekasan, Sri Indrawati, mengakui kebingungan di lapangan akibat tumpang tindih penyaluran tersebut.

“Kami ditangguhkan dulu. Menunggu masing-masing dapur menyelesaikan masalah dengan baik,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Ibnu Bachir Klampar, Jakfar, dengan tegas membantah tudingan bahwa pihaknya melanggar petunjuk teknis (juknis). Ia bahkan menolak hasil kesepakatan rapat di Aula Kodim karena menilai keputusan tersebut tidak adil.

“Kami tidak melanggar juknis. Dapur kami berjalan lancar, kondusif, dan penerima juga tidak ada yang keberatan. Kenapa harus diberhentikan?” tegasnya kepada JatimOne.com melalui sambungan WhatsApp.

Jakfar menambahkan bahwa pihaknya memiliki MoU resmi dengan pihak penerima sejak sebelum pemetaan wilayah dilakukan.

“Secara radius kami tidak melanggar juknis, MoU kami juga masih aktif. Jadi kami merasa tidak bersalah. Justru kami heran kenapa dapur yang sudah jalan malah mau diambil alih,” ujarnya.

Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk memastikan anak sekolah di Pamekasan mendapat asupan gizi seimbang. Namun carut-marut di lapangan kini menimbulkan tanda tanya besar: apakah distribusinya diawasi dengan baik, atau justru terjadi “perebutan wilayah” antar-pelaksana di balik program bernilai miliaran rupiah ini? Warga dan pemerhati pendidikan mendesak Dinas Pendidikan Pamekasan serta Satgas MBG segera turun tangan sebelum polemik ini makin membusuk.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pamekasan Pertimbangkan Ulang Pengadaan Mobil Dinas di Tengah Krisis Anggaran

    DPRD Pamekasan Pertimbangkan Ulang Pengadaan Mobil Dinas di Tengah Krisis Anggaran

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,7 miliar untuk pengadaan mobil dinas (mobdin) bagi empat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yakni ketua dan tiga wakil ketua. Pengadaan tersebut telah disepakati dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang dibahas pada tahun 2024. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan […]

  • Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang layanan jasa keuangan dalam rangka elektronifikasi pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi penerimaan daerah, Jumat (25/10/2024). Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya dan dilakukan oleh SEVP Korporasi, Sindikasi, dan […]

  • PMII Pamekasan Tegas Tolak Usulan Polri di Bawah Kemendagri: Ancaman Serius Bagi Demokrasi

    PMII Pamekasan Tegas Tolak Usulan Polri di Bawah Kemendagri: Ancaman Serius Bagi Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan secara tegas menolak usulan menempatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau bahkan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ketua PC PMII Pamekasan, Homaidi, menyatakan bahwa usulan tersebut merupakan ancaman serius bagi demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia. Sabtu (30/11/24). […]

  • Program 100 Hari Dinilai Sukses, LP3M Puji Langkah Berani Bupati Pamekasan

    Program 100 Hari Dinilai Sukses, LP3M Puji Langkah Berani Bupati Pamekasan

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Madura (LP3M) menyampaikan hasil kajiannya terhadap program 100 hari kerja Bupati (Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si.) dan Wakil Bupati (H. Sukriyanto) Pamekasan. Dalam laporan yang dipimpin langsung oleh Ketua LP3M, Drs. Suroso, M.M., M.B.A., program tersebut dinilai sangat berhasil dan berdampak langsung pada masyarakat. “Program 100 […]

  • Oknum PNS Pamekasan Diduga Berhubungan Gelap

    Oknum PNS Pamekasan Diduga Berhubungan Gelap

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Seorang oknum PNS di Kabupaten Pamekasan, Madura, berinisial HM, menjadi perbicangan hangat setelah terungkap skandal perselingkuhannya dengan seorang pria berinisial I. HM yang merupakan seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) ini bahkan telah mengakui perselingkuhannya tersebut. Kasus ini mencuat setelah foto-foto mesra HM dan R tersebar di media sosial. HM kemudian dipanggil oleh […]

  • Come la frontiera americana ispira giochi e serie moderne

    Come la frontiera americana ispira giochi e serie moderne

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 182
    • 0Komentar

    La frontiera americana rappresenta da secoli un simbolo potente di libertà, avventura e conflitto tra civiltà e natura selvaggia. Questo archetipico confine ha plasmato non solo la storia degli Stati Uniti, ma anche la narrativa globale, influenzando profondamente il modo in cui culture diverse si relazionano con il concetto di frontiera. In Italia, dove i […]

expand_less