Ketua DPRD Pamekasan Kemerdekaan Harus Dirasakan Lewat Kesejahteraan Masyarakat
- account_circle jatimone
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PAMEKASAN, JatimOne.com – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui upacara dan pengibaran bendera. Kemerdekaan harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penguatan ekonomi, ketahanan pangan, serta perlindungan sosial.
Hal itu disampaikan Ali Masykur seusai mengikuti agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran DPRD bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan secara virtual di Ruang Paripurna DPRD Pamekasan, Jalan Kabupaten 107.
Menurut Ali, pidato kenegaraan menjadi momentum untuk mencermati arah pembangunan nasional sekaligus menyelaraskannya dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
“Mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI merupakan kewajiban kita bersama sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah. Ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pembangunan nasional dengan kebutuhan masyarakat di daerah,” kata Ali Masykur.
Ketahanan Pangan Harus Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Dalam kesempatan tersebut, Ali turut menyoroti sektor ketahanan pangan. Ia mengapresiasi perkembangan produksi dan ketersediaan pangan di Pamekasan, khususnya komoditas padi dan jagung, yang disebut menunjukkan tren positif dalam satu tahun terakhir.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga produktivitas pertanian. Pendampingan serta pengawalan aparat TNI dan Polri di lapangan juga dinilai ikut mendukung upaya penguatan ketahanan pangan.
Meski demikian, Ali mengingatkan bahwa keberhasilan sektor pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi. Pemerintah juga harus memastikan petani memperoleh manfaat ekonomi dari kebijakan tersebut.
“Ketahanan pangan tidak cukup hanya berbicara soal produksi, tapi petani juga harus mendapatkan manfaat ekonomi sehingga ketahanan pangan berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Karena itu, penguatan sektor pertanian perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Kemerdekaan Harus Membebaskan Masyarakat dari Kemiskinan
Bendahara DPC PPP Pamekasan tersebut juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperluas makna kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kemerdekaan harus tercermin melalui kondisi masyarakat yang terbebas dari kemiskinan, merasa aman, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kejahatan.
“Semoga HUT ke-81 RI ini menjadi momentum merdeka yang semestinya merdeka, bebas dari kemiskinan, terbebas dari keterpurukan keamanan, serta terlindungi dari kejahatan seksual maupun bentuk kejahatan lainnya. Kemerdekaan ekonomi adalah fondasi utamanya,” tegasnya.
Ia menilai, penguatan ekonomi menjadi fondasi penting agar kemerdekaan tidak sekadar menjadi simbol, melainkan diwujudkan melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat.
KDKMP Diminta Tidak Berhenti pada Pembangunan Gedung
Selain ketahanan pangan, Ali Masykur menyoroti pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia mengingatkan agar program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan gedung maupun pembentukan struktur kepengurusan.
Menurutnya, koperasi harus segera memiliki aktivitas usaha yang jelas, dikelola secara profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Jangan sampai bangunannya sudah ada, tetapi aktivitas ekonominya belum berjalan. Kita perlu memastikan kapan mulai beroperasi dan siapa yang mengelolanya,” ujarnya.
Ali juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam pengelolaan koperasi. Pengelola, baik dari unsur masyarakat maupun pemerintah daerah, harus memiliki kapasitas yang memadai agar operasional koperasi berjalan sesuai tujuan.
“Yang paling penting adalah bagaimana koperasi ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya menjadi program yang secara administratif sudah selesai,” imbuhnya.
Koperasi Berpotensi Perkuat Ekonomi Desa
Ali Masykur menilai KDKMP berpeluang menjadi bagian dari ekosistem program pemerintah dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kelompok penerima manfaat program sosial.
Ia menyebut Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial pemerintah lainnya berpotensi dikaitkan dengan aktivitas ekonomi koperasi, sepanjang pelaksanaannya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Jika dikelola secara baik dan profesional, kami meyakini aktivitas ekonomi melalui KDKMP berpotensi menciptakan dampak lanjutan bagi masyarakat desa, termasuk memperkuat kegiatan ekonomi lokal,” tegasnya.
Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Ali mengajak pemerintah, masyarakat, dan insan pers ikut mengawasi pelaksanaannya.
“Cita-cita besar Presiden harus diimbangi dengan kesatuan niat, tekad, dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran birokrasi sampai perangkat pemerintahan paling bawah,” pungkasnya. (Moh/AH)

Saat ini belum ada komentar