Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pengurus Ansor Jawa Tengah Minta Polri Awasi Ustadz Abdul Somad

Pengurus Ansor Jawa Tengah Minta Polri Awasi Ustadz Abdul Somad

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 10 Sep 2018
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ustad Abdul Somad

SNNet _ Pengurus Wilayah Pemuda Ansor Jawa Tengah menganggap berlebihan status Ustaz Abdul Somad (UAS) di media sosial soal intimidasi dan ancaman yang berimbas pada batalnya kunjungan dirinya ke beberapa daerah di Jawa Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pengurus Wilayah Pemuda Ansor Jawa Tengah, yang mengirimkan surat pernyataan kepada Polri terkait rencana kegiatan Abdul Somad di Jawa Tengah.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly menegaskan apa yang dilakukan pihaknya hingga ke jajaran tingkat cabang di daerah lebih pada langkah antisipasi dan meminta pengawasan oleh Polri.

Aly menganggap ceramah yang dilontarkan Abdul Somad banyak “ditunggangi” oleh organisasi terlarang Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI).

Terlebih dalam pola lama pergerakannya, kata Solahudin, HTI menggunakan kajian agama dan mencatut nama-nama Ulama untuk menarik massa demi kepentingan politiknya.

“Kami tidak menolak. Beberapa waktu lalu UAS di Semarang juga kami berdiam. Hanya saja, jangan sampai UAS didomplengi oleh HTI, karena pola lama mereka mencatut ulama dan kiai yang punya massa banyak. HTI sangat berbahaya karena inginnya memecah belah bangsa, mereka minoritas tapi seakan memegang kebenaran agama,” ujar Aly, Senin (3/9).

Aly meminta kepada Polri, dalam hal ini Polda Jawa Tengah, agar jeli dan detail memastikan hanya ada bendera Indonesia dan lagu Indonesia Raya yang mewarnai kegiatan Abdul Somad.

“Jangan sampai ada atribut-atribut selain bendera merah putih Indonesia dan lagu Indonesia Raya. Atribut seperti bendera, yel-yel dan kampanye biasanya yang digunakan HTI,” tambah Aly.

Menanggapi kegaduhan di media sosial soal pro-kontra tentang ceramah Abdul Somad, pihak Ansor justru meminta UAS memberikan klarifikasi. Karena menurutnya apa yang ditolak oleh netizen tentang Somad terlihat jelas dari jejak digital Somad sendiri.

“Kalau di sini ramai warga netizen menolak UAS, itu ya karena ucapan-ucapan UAS di medsos sendiri. Jadi UAS harus menanggapinya dengan memberikan klarifikasi”, kata Aly.

Abdul Somad sebelumnya mengaku mendapatkan ancaman dan intimidasi dari berbagai pihak sehingga ia memutuskan untuk membatalkan beberapa acara dakwahnya. Hal ini ia sampaikan melalui akun Instagram dan Facebooknya.

Abdul Somad mengaku tidak mau membuat beban panitia dan memengaruhi kondisi psikologis jemaah dan dirinya sendiri. Abdul Somad memilih membatalkan rencana dakwah di beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Sumber: CNNindonesia 

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

    Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Ilustrasi Pendidikan Sumenep, JatimOne _ Peran pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya keberadaan dunia pendidikan belum bisa mengimbangi dunia industri. Afifi Rahmat pagiat pendidikan dari Lembaga Study Umat dan Bangsa (El-Stub)  mengatakan, dunia pendidikan dan dunia indrustri belum seimbang. Sehingga keluaran dari dunia pendidikan tidak sesuai dengan […]

  • Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    Pemkab Pamekasan dan Bank Jatim Teken MoU Elektronifikasi Keuangan Daerah dan Optimalisasi Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang layanan jasa keuangan dalam rangka elektronifikasi pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi penerimaan daerah, Jumat (25/10/2024). Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya dan dilakukan oleh SEVP Korporasi, Sindikasi, dan […]

  • FPRB Gandeng TNI Polri dan Pemkab Bersihkan Sungai Perkotaan

    FPRB Gandeng TNI Polri dan Pemkab Bersihkan Sungai Perkotaan

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pamekasan melakukan gerakan bersih sungai dengan segenap elemen masyarakat untuk mencegah bencana banjir dan risikonya di wilayah perkotaan bumi gerbang salam. Gerakan bersih sungai diikuti berbagai elemen yang terdiri Pemerintah kabupaten Pamekasan, Kodim 0826/Pamekasan bersama Polres Pamekasan, FPRB gayeng bersihkan rumpun bambu dan sampah sungai. Mereka […]

  • Kasat Lantas Pamekasan Tanggapi Persoalan Pedagang Yang Memanfaatkan Jalan

    Kasat Lantas Pamekasan Tanggapi Persoalan Pedagang Yang Memanfaatkan Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kasat Lantas Pamekasansaat diwawancarai Jatimtarget.comTanggapan Kasatlantas berkaitan dengan pedagang buah dan lainnya yang memanfaatkan jalan sementara ini tidak dapat menindak karena belum ada aturan yang melarang dan tidak mempunyai kewenangan. (05/04/18) Berikut tanggapan Kasatlantas (Yudhiyono, SH) “Kewenangan kepolisian Lalu Lintas hanya sebatas koordinasi dengan Forum Lalu Lintas utamanya Dishub dan Satpol P.P fokusnya menangani troubel […]

  • KOPRI PC PMII Pamekasan Kecam Keras Tindakan Kekerasan Berbasis Gender terhadap Een Jumiati

    KOPRI PC PMII Pamekasan Kecam Keras Tindakan Kekerasan Berbasis Gender terhadap Een Jumiati

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Korps Putri (KOPRI) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus kekerasan berbasis gender yang mengakibatkan meninggalnya saudari Een Jumiati. Kejadian ini merupakan cerminan nyata dari masih maraknya permasalahan kekerasan terhadap perempuan di tengah masyarakat kita. Ketua KOPRI PC PMII Pamekasan, Maftuhah, menyatakan, “Kami sangat […]

  • Aksi Ditunda, Ach. Zuhairi Tegaskan Pemakzulan Bupati Pamekasan Harus Dilanjutkan

    Aksi Ditunda, Ach. Zuhairi Tegaskan Pemakzulan Bupati Pamekasan Harus Dilanjutkan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Taufiq
    • visibility 223
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Rencana aksi demonstrasi di Kantor DPRD Pamekasan pada Kamis (30/4/2026) pagi ditunda. Penundaan dilakukan setelah perwakilan massa, termasuk Ach. Zuhairi, melakukan audiensi dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) terkait tuntutan yang akan disampaikan kepada Komisi I DPRD Pamekasan, Kamis (30/04/26). Aksi tersebut sejatinya digelar untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat mengenai usulan pemakzulan Bupati Pamekasan […]

expand_less