Guru PJOK SMKN 1 Proppo Pamekasan Jadi Wasit Handball di 33rd SEA Games Thailand 2025
- account_circle Fiki
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- visibility 236
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pamekasan — jatimone.com – Mohammad Nur Hidayat atau yang akrab disapa Inong, Guru PJOK di SMKN 1 Proppo Pamekasan, resmi dipercaya menjadi wasit cabang olahraga handball indoor pada 33rd SEA Games 2025 di Thailand. Ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 6–18 Desember 2025.
Pemuda asal Dusun Birnyi, Desa Artodung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan tersebut terpilih setelah dinilai berprestasi dan berpengalaman memimpin berbagai pertandingan tingkat nasional maupun internasional.
Lahir di Sampang pada 28 Maret 1996, kini Inong berusia 29 tahun. Selain mengajar, ia telah meniti karier sebagai wasit sejak 2016 ketika memperoleh Lisensi C, kemudian naik ke Lisensi B pada 2017. Rekam jejaknya mencakup tugas sebagai wasit di berbagai event bergengsi seperti PON Papua, PON Aceh, babak kualifikasi PON, serta eksibisi PON.
Namanya semakin dikenal pada PON XXI Aceh 2024, ketika ia dinobatkan sebagai salah satu wasit terbaik. Selain itu, ia juga pernah menjadi National Technical Official (NTO) pada Asian Youth Women Handball 2017 dan Asean University Games 2024.
Inong mengaku tidak menyangka akan dipilih untuk bertugas di SEA Games 2025.
“Saya sangat bangga dipercaya memimpin pertandingan handball di ajang sebesar SEA Games ini. Tidak pernah terlintas sebelumnya mendapat amanah sebesar ini. Dengan komitmen, latihan, dan penguatan Rule of The Games, saya bertekad menjalankan tugas ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Indonesia mengirim tiga perwakilan untuk cabang handball indoor, yaitu dua wasit termasuk dirinya, serta satu Technical Officer yang berasal dari Sumatera Selatan.
Menurut Inong, menjadi wasit handball merupakan tantangan sekaligus seni tersendiri.
“Handball adalah olahraga full body contact yang seru dan dinamis. Peran wasit sangat penting dalam menjaga jalannya pertandingan, menegakkan aturan, serta memastikan pertandingan berlangsung adil,” jelasnya.
Sebagai putra daerah, ia berharap pencapaiannya dapat memberi motivasi bagi para wasit dan atlet muda di Pamekasan dan Jawa Timur.
“Semoga ini bisa menjadi pemantik semangat bagi wasit-wasit lain untuk berani bersaing dan tampil di ajang besar, bukan hanya nasional tetapi juga internasional,” tegasnya.
Ia juga berharap prestasi ini dapat membuka mata pemerintah dan berbagai pihak untuk memberi perhatian lebih kepada potensi generasi muda di bidang olahraga.
“Mudah-mudahan semakin banyak pemuda daerah yang mendapat ruang untuk berkembang dan bisa tampil di panggung nasional maupun internasional,” pungkasnya.
- Penulis: Fiki
- Editor: Rosi
