Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Bahasa Madura Tak Boleh Hilang, 91 Siswa dari 13 Kecamatan Adu Bakat di FTBI Pamekasan

Bahasa Madura Tak Boleh Hilang, 91 Siswa dari 13 Kecamatan Adu Bakat di FTBI Pamekasan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com – Upaya menjaga bahasa dan sastra Madura agar tetap dekat dengan generasi muda terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.

Salah satunya melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) yang diikuti 91 siswa dari 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Disdikbud Pamekasan selama tiga hari, mulai Senin (28/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026).

Dalam festival itu, para siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menunjukkan kemampuan menggunakan bahasa dan sastra Madura melalui tujuh cabang lomba.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Pamekasan, Ridwan, mengatakan masing-masing kecamatan mengirimkan tujuh siswa untuk mengikuti tujuh cabang lomba yang telah disiapkan.

“Jadi, 13 kecamatan itu ngirim tujuh orang anak untuk ikut tujuh lomba di FTBI ini,” kata Ridwan, Senin (28/9/2026).

Adapun tujuh cabang yang dilombakan meliputi carakan Madura, cerita pendek, baca puisi, mendongeng, menembang, pidato, serta lawak tunggal atau stand up comedy.

Ridwan menegaskan, FTBI tidak hanya ditujukan untuk mencari siswa berprestasi dalam bidang bahasa dan sastra daerah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, serta kepercayaan diri siswa.

“Juga untuk melestarikan bahasa dan sastra daerah melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif. Kami juga ingin memberikan ruang apresiasi dan kompetisi bagi murid dalam mengembangkan potensi bahasa dan sastra daerah,” jelasnya.

Dorong Generasi Muda Cintai Bahasa Madura

Ridwan menyebut, bahasa daerah perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak semakin tergerus perkembangan zaman.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memberikan ruang kepada siswa untuk menggunakan bahasa Madura dalam berbagai kegiatan yang menarik dan sesuai dengan dunia anak.

Menurutnya, pendekatan melalui perlombaan dan seni budaya dapat membuat siswa lebih mudah mengenal sekaligus mencintai bahasa daerahnya.

“Karena dari bahasa daerah itu bisa menciptakan berbagai macam lomba. Juga ada seni budayanya, seperti menembang. Tentu sangat menarik anak SD bisa menembang dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap FTBI tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata. Lebih dari itu, festival tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kebanggaan siswa terhadap bahasa dan budaya Madura.

Sebab, menurut Ridwan, keberlangsungan bahasa daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada bagaimana generasi muda mengenal dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui FTBI, Disdikbud Pamekasan berupaya menjadikan bahasa dan sastra Madura tetap hidup di lingkungan pendidikan.

Para siswa pun diberikan ruang untuk mengenal akar budaya, mengembangkan kreativitas, sekaligus menunjukkan bahwa bahasa Madura dapat dikemas secara menarik di tengah perkembangan zaman. <MY>

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Lepas Jabatan Pj Bupati, Masrukin Fokus Jalankan Tugas sebagai Sekda

    Usai Lepas Jabatan Pj Bupati, Masrukin Fokus Jalankan Tugas sebagai Sekda

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Setelah resmi menyerahkan jabatan Bupati Pamekasan kepada pemimpin definitif, KH. Kholilurrahman, Masrukin kini kembali mengemban tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan. Pria yang sempat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan selama lebih dari dua tahun itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung selama masa kepemimpinannya. […]

  • Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

    Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Ilustrasi Pendidikan Sumenep, JatimOne _ Peran pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya keberadaan dunia pendidikan belum bisa mengimbangi dunia industri. Afifi Rahmat pagiat pendidikan dari Lembaga Study Umat dan Bangsa (El-Stub)  mengatakan, dunia pendidikan dan dunia indrustri belum seimbang. Sehingga keluaran dari dunia pendidikan tidak sesuai dengan […]

  • Kiai Achmad Tijani Ungkap Sosok Achmad Baidowi

    Kiai Achmad Tijani Ungkap Sosok Achmad Baidowi

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlatul Mubtadiin Karang Jati, Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kiai Achmad Tijani, menceritakan sosok Calon Bupati Pamekasan, Achmad Baidowi, mulai dari perilaku di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar hingga menjadi politisi nasional. Achmad Baidowi menurut Kiai Tijani mudah bergaul dengan siapapun, humoris, cerdas, aktif berbagai organisi […]

  • PWI Pamekasan Luncurkan Media Pengaduan 

    PWI Pamekasan Luncurkan Media Pengaduan 

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan meluncurkan media pengaduan bernama Media Call Center (MCC) di momen Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Ronggosukowati, Rabu (7/2/2024). Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menerangkan, bahwa lahirnya MCC ini setidaknya diorientasikan untuk tiga hal esensial. Pertama, untuk mengantisipasi potensi praktik penyimpangan kerja pers oleh oknum wartawan dan […]

  • DPRD Pamekasan Minta Penyempurnaan Raperda RPJMD 2025–2029 Sebelum Disahkan

    DPRD Pamekasan Minta Penyempurnaan Raperda RPJMD 2025–2029 Sebelum Disahkan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – DPRD Kabupaten Pamekasan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Jumat (22/8/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, dan turut dihadiri Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, serta Sekretaris Daerah, Masrukin. Dalam forum tersebut, seluruh fraksi […]

  • Polres Pamekasan Siapkan Personel Gabungan Untuk Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

    Polres Pamekasan Siapkan Personel Gabungan Untuk Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 245
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, melalui Kabagops Polres Pamekasan Kompol H. Bambang Hermanto, S.H memastikan kesiapan personel dalam melakukan pengamanan yang dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Pamekasan. “Untuk itu kami melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam rangka memberikan jaminan keamanan pada pengesahan warga baru PSHT,” ujar […]

expand_less