Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » LP3M Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Bupati–Wabup Pamekasan Tunjukkan Sejumlah Perubahan

LP3M Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Bupati–Wabup Pamekasan Tunjukkan Sejumlah Perubahan

  • account_circle Rosi
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – Jatimone.com – Ketua Lembaga Pusat Penelitian dan Pengembangan Madura (LP3M), Suroso, menilai satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan telah menunjukkan sejumlah hasil dan kerja nyata bagi daerah, Jumat (03/04/2026).

Menurut Suroso, berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam setahun terakhir mulai terlihat manfaatnya di tengah masyarakat, terutama dalam penataan kawasan perkotaan, penguatan komunikasi pemerintah, serta dukungan terhadap sektor pendidikan dan ekonomi lokal.

Salah satu capaian yang ia soroti adalah penataan kawasan Arek Lancor. Lokasi yang sebelumnya terkesan semrawut dan dipenuhi pedagang kaki lima (PKL), kini dinilai lebih bersih dan nyaman setelah para PKL dipindahkan ke Food Colony.

“Arek Lancor yang semula seperti pasar dan semrawut kini sudah bersih dan nyaman karena para PKL sudah dipindah ke Food Colony,” ujar Suroso.

Selain itu, kawasan eks Stasiun PJKA yang sebelumnya dikeluhkan warga Kelurahan Patemon karena aktivitas PKL, kini dinilai lebih rapi dan tidak lagi mengganggu ketentraman warga sekitar. Penataan juga terlihat di sepanjang trotoar Jalan Jokotole yang sebelumnya dipenuhi PKL dan mobil pikap penjual buah hingga mengganggu arus lalu lintas.

Suroso juga menyinggung berkurangnya persoalan banjir di Kota Pamekasan. Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya kota ini kerap mengalami banjir parah, namun kondisi tersebut kini sudah jauh membaik.

Di bidang komunikasi pemerintahan, ia menilai program pertemuan rutin antara ulama dan umara sangat positif karena mampu memperlancar komunikasi dan mempererat silaturahmi. Begitu juga dengan program Tera’ Bulan yang dinilainya efektif sebagai ruang komunikasi antara Bupati dan Wakil Bupati dengan tokoh desa, kelurahan, dan masyarakat.

Selain itu, Suroso menilai komunikasi pemerintah daerah dengan pimpinan perguruan tinggi di Pamekasan juga berjalan sangat baik. Menurutnya, hal ini penting karena Pamekasan dikenal sebagai kota pendidikan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga menunjukkan dukungan terhadap keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal itu dibuktikan dengan pengajuan surat oleh Bupati Pamekasan ke Kementerian Koperasi RI pada 9 Oktober 2025 terkait pilot project KDKMP di Pamekasan.

Dukungan terhadap pengembangan industri rokok lokal juga disebut menjadi langkah positif pemerintah daerah karena sektor tersebut dinilai masih memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat.

Meski demikian, Suroso menilai masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi pada tahun kedua kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan. Salah satunya adalah keterbatasan anggaran daerah yang membuat tidak semua janji politik dapat langsung direalisasikan.

Ia menyebut, kondisi tersebut sering kali tidak mudah dijelaskan kepada masyarakat dan para pendukung yang menginginkan seluruh janji politik segera diwujudkan. Di sisi lain, pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat juga menjadi kendala tersendiri bagi daerah.

Tantangan lainnya adalah karakter masyarakat Pamekasan yang dikenal kritis dan terbiasa menyampaikan pandangan secara tajam. Karena itu, menurut Suroso, pemerintah daerah perlu menyikapi kritik dengan bijak, rasional, dan realistis.

Ia juga menyoroti dampak keterbatasan anggaran terhadap motivasi kerja aparatur pemerintahan, mulai dari organisasi perangkat daerah, camat, lurah, hingga kepala desa. Dalam kondisi seperti itu, Bupati dan Wakil Bupati dinilai perlu terus memberikan dorongan agar jajaran pemerintahan tetap berinovasi dan mampu menghasilkan kinerja yang baik.

Suroso berharap, pada tahun kedua kepemimpinan, pemerintah daerah dapat terus menjaga semangat kerja sama, komunikasi, dan inovasi agar pembangunan di Kabupaten Pamekasan tetap berjalan meski dengan keterbatasan anggaran.

  • Penulis: Rosi
  • Editor: Fiki

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEMA UIN Madura Gelar Audiensi dengan Rektorat, Sejumlah Aspirasi Mahasiswa Mengemuka

    DEMA UIN Madura Gelar Audiensi dengan Rektorat, Sejumlah Aspirasi Mahasiswa Mengemuka

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Madura menggelar audiensi resmi dengan jajaran pimpinan rektorat pada Kamis (26/2/2026). Forum tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan pimpinan kampus guna menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkembang di lingkungan Universitas Islam Negeri Madura. Presiden Mahasiswa UIN Madura periode 2026, Muhammad Gufron, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bentuk […]

  • Ketua DPRD Pamekasan Tinggalkan Massa Aksi Forum NGO, Bupati Didesak Jawab Tuntutan

    Ketua DPRD Pamekasan Tinggalkan Massa Aksi Forum NGO, Bupati Didesak Jawab Tuntutan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Junaidi
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Pamekasan – Jatimone.com – Aksi unjuk rasa yang digelar Forum NGO di depan Kantor Bupati Pamekasan, Jl. Kabupaten No. 107, Kamis (18/9/2025), diwarnai kekecewaan. Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, disebut meninggalkan lokasi sebelum memberikan penjelasan kepada massa, meski sempat hadir mendampingi Bupati Kholilurrahman. Koordinator lapangan aksi, Abdus Marhain, menilai pemerintah daerah tidak berpihak pada rakyat. […]

  • Empat Tahun Berjuang Melawan Sakit, Bukti Nyata Kelalaian Pemerintah

    Empat Tahun Berjuang Melawan Sakit, Bukti Nyata Kelalaian Pemerintah

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Ahmad Zainundin, warga Dusun Kendal, Desa Banban, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, telah mengalami penderitaan selama empat tahun akibat kelumpuhan yang dialaminya. Kondisi ini bermula dari adanya pembekuan darah di kepalanya yang menyebabkan gangguan pada saraf hingga akhirnya membuatnya tak bisa berjalan. Sayangnya, hingga saat ini, perhatian dari pemerintah nyaris tidak ada, […]

  • Khairul Umam Jabat Plt Ketua DPRD Pamekasan Gantikan Ali Masykur yang Menunaikan Ibadah Haji

    Khairul Umam Jabat Plt Ketua DPRD Pamekasan Gantikan Ali Masykur yang Menunaikan Ibadah Haji

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 327
    • 0Komentar

    PAMEKASAN || JATIMONE.COM – Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Pamekasan menggantikan Ali Masykur yang tengah menjalankan ibadah haji selama 28 hari. Penunjukan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah pimpinan DPRD Pamekasan, sesuai dengan tata tertib lembaga legislatif tersebut. Aturan menyatakan bahwa jika ketua DPRD berhalangan atau mengambil […]

  • Tata Cara Puasa Syawal dan Niatnya Serta Keutamaannya

    Tata Cara Puasa Syawal dan Niatnya Serta Keutamaannya

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Puasa syawal merupakan puasa yang dilakukan pada bulan Syawal, dikerjakan selama 6 hari lamanya. Hukum dari menjalankan puasa ini adalah sunnah, banyak keutamaan yang bisa didapat bila melaksanakan puasa di bulan syawal ini.   Ramadhan yang membekas di hati seorang Muslim akan melahirkan rasa sedih tatkala bulan suci tersebut hendak pamit. Kenikmatan ibadah di bulan […]

  • Ramadhan Telah Tiba 1445 H / 2024 M

    Ramadhan Telah Tiba 1445 H / 2024 M

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bulan ramadhan adalah bulan dimana umat Islam melaksanakan puasa sebagai kewajiban yang kudu dilaksanakan. Idealnya, seorang muslim bahagia dengan kedatangannya. Namun, ada sebagian dari mereka yang merasa terbebani sehingga kedatangannya enggan disambut dengan sorak-sorai.   Selasa 11 Maret 2024 adalah hari pertama pelaksanaan puasa bagi mayoritas umat Islam di Indonesia. Artinya, Senin malam mereka telah […]

expand_less