Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

Pendidikan Belum Mampu Imbangi Dunia Industri

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ilustrasi Pendidikan

Sumenep, JatimOne _ Peran pendidikan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya keberadaan dunia pendidikan belum bisa mengimbangi dunia industri.

Afifi Rahmat pagiat pendidikan dari Lembaga Study Umat dan Bangsa (El-Stub)  mengatakan, dunia pendidikan dan dunia indrustri belum seimbang. Sehingga keluaran dari dunia pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

“Amatan kami antara pendidikan dan dunia usaha di Sumenep belum sejalan. Sehingga pendidikan belum bisa memenuhi kebutuhan dunia industri. Mestinya antara pendidikan dan dunia usaha sejalan,” katanya.

Menurutnya, salah satu faktor tidak seimbangnya antara keduanya dikarenakan banyaknya pengusaha yang memakai lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Sementara kebutuhan industri sudah lebih dari itu.

Akibatnya, saat melakukan pelatihan maupun magang selalu tidak lulus. Karena mereka terbiasa saat melaksanakan tugasnya memakai sitem manual, sedangkan di dunia industri menggunakan sistem modern sesuai perkembangan dunia teknologi. Sehingga banyak yang tidak lulus dan menyebabkan meningkatnya pengangguran.

Saat ini jumlah pengangguran sekitar 19.961berstatus sebagai dari jumlah penduduk sekitar 1 juta 72 ribu penduduk di lingkungan kabipaten di ujung timur pulau madura. Namun kondisi tersebut bisa ditekan dengan adanya rekrutmen seribu pengusaha muda meskipun dampaknya tidak begitu signifikan.

Dikatakan, mestinya kondisi seperti itu mendapat perhatian serus dari pemerintah. Salah satunya dengan cara memaksimalkan pelatihan. Baik itu dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) maupun Badan Latihan Kerja (BLK).

“Selama ini pelatihan kerja, utamanya yang difasilitasi pemerintah kurang maksimal. Sehingga output yang dikeluarkan kualitasnya masih dipertanyakan,” tegasnya.

Afifi berharap kedepan pelatihan kerja lebih dimaksimalkan. Karena dalam dunia industri yang lebih diutamakan adalah skill. Sementara skill tidak melihat latar pendidikan. Artinya kedepan tidak hanya lulusan perguruan tinggi (PT) yang diperhatikan.

Apalagi di Kabupaten Sumenep kedepan akan banyak investor yang akan beroperasi. Sehingga menjadi tantangan untuk meningkatkan skill masyarakat, utamanya bagi para pemuda.

“Jangan hanya yang sarjana didahulukan, tapi skill pemudanya terus ditingkatkan. Sehingga mempunyai daya saing yang tinggi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep A Shadik mengatakan, kedepan terus berupaya agar output pendidikan semakin baik.

“Kami pastikan kedepan kualitas pendidikan semakin bagus. Kami akan berupaya untuk mencari trobosan baru. Doakan saja agar cita-cita itu berjalan lancar,” tegasnya. (di/red.NM)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei UMKM untuk Program Workshop Marketing Mix oleh Mahasiswa KKN UPN Jatim

    Survei UMKM untuk Program Workshop Marketing Mix oleh Mahasiswa KKN UPN Jatim

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Dokumentasi survei UMKM Roselia Mandiri Surabaya, Mahasiswa KKN Tematik MBKM kelompok 71 melakukan survei kepada 19 pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) di Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Survei dilakukan selama 3 hari (18, 19 dan 20 April 2022) dengan sistem pembagian tim dalam kelompok KKN 71. Hari pertama survei dilakukan sebanyak 4 […]

  • Pemkab Pamekasan Masih Menunggak Iuran BPJS Kesehatan Rp41 Miliar

    Pemkab Pamekasan Masih Menunggak Iuran BPJS Kesehatan Rp41 Miliar

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum melunasi tunggakan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp41 miliar yang merupakan akumulasi selama enam bulan di tahun 2024. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Nuzuludin Hasan, mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan kelonggaran waktu kepada Pemkab Pamekasan untuk menyelesaikan pembayaran tersebut hingga triwulan pertama tahun 2025. Namun demikian, sesuai perjanjian […]

  • Mencegah Dengan Mengenali Kolesterol Pada Tubuh

    Mencegah Dengan Mengenali Kolesterol Pada Tubuh

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 195
    • 0Komentar

    SNNet – Sebelum mengetahui manfaat daun kelor untuk menurunkan kadar kolestrol, kita perlu ketahui apa sih kolesterol itu? Kolesterol adalah lemak yang berada dalam aliran darah atau sel tubuh. Kolesterol dibagi menjadi 2, yaitu : Kolestrol baik (HDL) yang berguna untuk cadangan metablisme tubuh dan Kolesterol jahat (LDL) yang menyebabkan munculnya beberapa penyakit Kadar kolesterol […]

  • Pentingnya Pendidikan untuk Semua Kalangan

    Pentingnya Pendidikan untuk Semua Kalangan

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Siswa SD-SMP-SMA JatimOne_ Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti bahwa setiap manusia berhak mendapat dan berharap untuk selalu berkembang dalam pendidikan. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Pendidikan pertama kali […]

  • DBHCHT Pamekasan 2025 Diproyeksikan Naik, Capai Rp112,9 Miliar

    DBHCHT Pamekasan 2025 Diproyeksikan Naik, Capai Rp112,9 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dipastikan akan menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Bachtiar Effendi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, total DBHCHT yang diterima […]

  • Pemkab Pamekasan Gelar Apel Trantibun dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

    Pemkab Pamekasan Gelar Apel Trantibun dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Rosi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – JatimOne.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar apel ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibun) serta apel kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Monumen Arek Lancor itu diikuti oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, unsur TNI-Polri, Satpol PP, personel Damkar, Tagana, Badan Penanggulangan Bencana […]

expand_less