Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » PKL Eks Arlan Bersatu, Menuntut Hak atas Fasilitas Berjualan yang Adil dan Layak

PKL Eks Arlan Bersatu, Menuntut Hak atas Fasilitas Berjualan yang Adil dan Layak

  • account_circle Cak Mail
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – Jatimone.com Polemik bangunan Food Colony di Kota Gerbang Salam kembali mencuat. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Aliansi Persatuan Pedagang Kaki Lima Eks Arlan menuntut kejelasan nasib mereka.

Pada Selasa (7/10/2025), mereka menggelar audiensi dengan Ketua Dewan, Komisi I, Komisi II DPRD Pamekasan, Bupati, Sekda, Kasatpol PP, Kadishub, serta Kadiskop dan UMKM. Dalam pertemuan itu, para pedagang menegaskan agar mereka tidak dianaktirikan, sebab mereka juga bagian dari masyarakat Pamekasan.

Sejak dipindahkan ke Food Colony, para PKL mengaku tidak pernah menerima bantuan apa pun. Dengan membawa poster bertuliskan “Kami Butuh Tempat Berjualan!” dan “Food Colony Tak Layak, Arek Lancor Solusi Kami!”, mereka menuntut kejelasan nasib setelah bertahun-tahun tidak memiliki lokasi tetap untuk berdagang.

Koordinator audiensi, Cak Gondrong, menilai kebijakan pemerintah belum berpihak pada pedagang kecil.

“Kami juga PKL, kenapa di eks PJKA mendapat bantuan duluan, padahal mereka sudah punya tempat yang layak. Sedangkan kami yang diusir dari Arek Lancor tidak mendapatkan bantuan apa pun,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, para PKL menyampaikan dua tuntutan utama kepada Pemerintah Daerah:

  1. Membongkar bangunan Food Colony yang saat ini mati fungsinya dan tidak produktif.
  2. Mengizinkan PKL kembali berjualan di kawasan Arek Lancor, lokasi yang dinilai lebih strategis dan mendukung aktivitas ekonomi rakyat.

“Kami tidak butuh janji-janji palsu tentang penataan PKL, kami butuh tindakan nyata. Food Colony itu mati suri. Kami malah rugi setiap hari,” ujar Cak Gondrong.

Ia menambahkan, jika dalam setengah bulan tidak ada jawaban pasti dan solusi terbaik, mereka siap turun ke jalandengan massa yang lebih besar.

“Kami kecewa karena tidak bisa berdiskusi langsung dengan Bupati dan Ketua DPRD Pamekasan,” tambahnya.

Meski begitu, para PKL tetap berharap pemerintah memperhatikan nasib mereka.

“Harapan kami, semoga kawasan Food Colony menjadi pusat kehidupan ekonomi malam Pamekasan. PKL, pembeli, dan pelaku UMKM bisa saling menopang,” ucap salah satu perwakilan PKL dengan nada harap.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Wahyu, menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi PKL. Ia menegaskan, pihak legislatif bersama eksekutif akan meninjau ulang kemanfaatan bangunan Food Colony, termasuk mengevaluasi kemungkinan penggunaannya kembali bagi para pedagang.

“Kami bersama Komisi I dan II akan mengkaji ulang bangunan Food Colony apakah perlu dibongkar dan ditata ulang agar menjadi pusat perekonomian rakyat. Jangan sampai bangunan tidak berfungsi itu menghambat para PKL mencari nafkah. Kami berharap pendapatan mereka bisa kembali normal seperti di pusat kota Arek Lancor,” ujar Wahyu.

Wahyu menilai Food Colony jangan sampai menjadi “kuburan ekonomi rakyat kecil”. Ia menegaskan kawasan itu berpotensi besar menjadi sentra kuliner rakyat jika dikelola dengan tepat.

Sebagai wakil rakyat yang dikenal responsif terhadap keluhan masyarakat kecil, Wahyu berkomitmen mengawal proses penataan ulang tersebut.

“Kami ingin Food Colony benar-benar menjadi sumber pendapatan masyarakat lokal, tempat promosi kuliner khas Pamekasan, sekaligus sarana pelestarian budaya kuliner daerah,” tutupnya.

  • Penulis: Cak Mail
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TUNTUNAN SHOLAT IDUL FITRI.

    TUNTUNAN SHOLAT IDUL FITRI.

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 182
    • 0Komentar

    1. Diawali dengan Niat   Shalat id didahului niat yang jika dilafalkan akan berbunyi “ushalli sunnatan li idil fithri rak’ataini”. Ditambah “imaman” kalau menjadi imam, dan “ma’muman” kalau menjadi makmum.     أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى   Artinya: Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.   […]

  • Pj Bupati Pamekasan Hadiri Peresmian RS Bhayangkara, Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan

    Pj Bupati Pamekasan Hadiri Peresmian RS Bhayangkara, Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan, Masrukin, menghadiri peresmian Rumah Sakit Bhayangkara Polres Pamekasan yang berlokasi di Jalan Raya Nyalaran, Kamis (19/12/2024). Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Masrukin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Pamekasan atas kontribusi nyata dalam mendukung pelayanan […]

  • Viral! Foto Bersama Penyelenggara Pemilu dan Caleg DPR RI Dapil Madura, Bawaslu Memberikan Sikap.

    Viral! Foto Bersama Penyelenggara Pemilu dan Caleg DPR RI Dapil Madura, Bawaslu Memberikan Sikap.

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle jatimone
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Sebuah foto yang melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Larangan dan Galis, bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pademawu, dan seorang calon legislatif (caleg) DPR RI dapil Madura dari Partai Gerindra, menjadi viral di berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp. Kontroversi pun muncul terkait netralitas penyelenggara pemilu yang seharusnya dijaga sesuai dengan ketentuan Peraturan […]

  • KJJT Pamekasan Apresiasi Peluncuran MCC oleh PWI

    KJJT Pamekasan Apresiasi Peluncuran MCC oleh PWI

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Ketua Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Pamekasan, Isma’il, mengapresiasi langkah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan yang telah meluncurkan Media Call Center (MCC) di Pendapa Ronggosukowati pada Rabu (7/2/24). Menurut Hairul Anam, Ketua PWI Kabupaten Pamekasan, MCC hadir sebagai wadah bagi masyarakat Pamekasan yang merasa terintimidasi oleh oknum wartawan. “Lahirnya […]

  • Brace Adam Anis Antar Persepam Raih Poin Penuh di Kandang

    Brace Adam Anis Antar Persepam Raih Poin Penuh di Kandang

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 246
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – Persepam Pamekasan sukses mengamankan tiga poin penuh pada laga perdana babak 32 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur setelah menundukkan Macan Baluran PSSS Situbondo dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Minggu (4/1/2026). Tampil di hadapan lebih dari 1.000 suporter, Laskar Ronggosukowati bermain lepas dan penuh […]

  • Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan. Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New […]

expand_less