Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Puluhan Warga Pamekasan Geruduk Ruang Kerja Bupati Kholilurrahman

Puluhan Warga Pamekasan Geruduk Ruang Kerja Bupati Kholilurrahman

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Puluhan warga Pamekasan geruduk ruang kerja Bupati, Seketaris Derah (Sekda) dan Wakil Bupati Kabupaten Pamekasan, sekaligus pertanyakan istri kedua (nang ning nung), di Pemkab Pamekasan, dan Anggaran Pokir DPRD, serta aliran dana hibah sebesar 4 miliar ke Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja, Rabu (03/09/25).

Abdussalam atau Dus Marhaen sapaannya, Koordinator aksi mempertanyakan jabatan nang ning nung di instansi Pemerintah Kabupaten Pamekasan, sebagai Ketua PKK Pemerintah atau sebagai Ketua PKK swasta.

Sebab terindikasi banyak kegiatan yang telah direncanakan oleh SKPD di gagalkan secara sepihak oleh nang ning nung tanpa memberitahukan terlebih dahulu, bahkan banyak program strategis yang telah direncanakan demi kemajuan Kota Gerbang Salam gagal.

Dus Marhaen, terus berteriak kepada Bupati Pamekasan untuk menemui para pendemo terkait jabatan nang ning nung di instansi, ia meminta kejelasan kepada Bupati, atau sekda serta Wakil Bupati, Namun hingga beberapa jam korlap berkoar-koar tetap tidak ditemui oleh pemangku kebijakan di Kota Gerbang Salam.

Dus Marhaen, meminta kepada Bupati untuk menjelaskan pekerjaan jalan dan jembatan yang menuju rumah Bupati dan istri keduanya (nang ning nung).

Kenapa kalau ke rumahnya orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan dianggarkan dan dikerjakan, sedangkan jalan pelosok di Desa-Desa di suruh swadaya,

“Masyarakat disuruh sumbangan dan gotong royong memperbaiki jalan, sementara jalan ke rumah istri kedua bupati diperbaiki pakai untuk rakyat,”

Dia bilang, masyarakat sangat membutuhkan uluran tangan sang penguasa dalam kebijakan yang memihak kepada rakyat kecil dari pembangunan gedung pendidikan, infrastruktur, perbaikan jalan, jembatan, saluran air, air bersih, tebing longsor dan banyak hal lainnya.

Dengan begitu, rakyat benar-benar merasa diperhatikan. Lebih sejahtera dan lebih makmur dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk mencari nafkah anak dan keluarga, ucap mantan aktivis GMNI itu.

Disusul oleh Abu Yazid (Abuya, youtuber/tiktoker) yang juga menjadi orator pada aksi turun jalan di depan kantor Bupati.

Bagaimana kabar tentang anggaran dana Hibah yang digelontorkan ke Diskop UMKM dan Ketenagakerjaan Kabupaten Pamekasan sebesar 4 Miliar Rupiah itu? hingga saat ini tetap menjadi perbincangan di kalangan aktivis karena tidak transparansi ke publik terkait dengan dana tersebut.

Abuya terus menyampaikan aspirasi kepada Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan terkait aliran dana tersebut.

“Kalau tidak ada kejelasan berarti bisa diindikasikan dana itu ditilep atau dihambur-hamburkan tidak jelas dan tidak ada manfaatnya terhadap masyarakat Kota Gerbang Salam nihil, ujar mantan Aktivis PMII itu.

Rahem juga sebagai korlap aksi dengan lantang mempertanyakan terkait dengan Dana Pokir (pokok pikiran) Dewan dan Dana Hibah ratusan miliar rupiah digelontorkan oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Dana Pokir, terindikasi diperjual belikan ke oknum anggota dewan dan oknum pengusaha lokal (banyak uangnya) di Kota Gerbang Salam,

Menurutnya, transaksional dana pokir dan dana hibah sudah menjadi rahasia umum di masyarakat, banyak oknum anggota dewan yang bermain (di jual belikan) kepada oknum-oknum di Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan pengusaha, bahkan oknum LSM dan Oknum wartawan.

Dia menegaskan, Dana Pokir Dewan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan di daerah (desa/lurah). Banyak tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebab yang seharusnya dana tersebut digelontorkan kepada daerah pemilihan (Dapil) Anggota Dewan A dan B, di pindah ke oknum yang mempunyai banyak uang, ungkap mantan aktivis GMNI.

Para pendemo tidak mau ditemui oleh Kadis Kominfo, Kasatpol PP, dan Asisten Bupati. Korlap aksi meminta Bupati, Sekda, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan yang menemui dan menjelaskan segalanya.

Wakil ketua DPRD dan Anggotanya menemui pendemo, dan mengatakan semua yang dituduh itu tidak benar, terkait jual beli pokir dan dana Hibah serta di pindah Dapil, Namun tidak sampai tuntas wakil ketua Dewan menjelaskan.

Korlap aksi tidak puas dengan jawab Wakil Ketua Dewan karena jawaban itu tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan dan massa aksi bubar dengan penuh kekecewaan dan berkata akan mengadakan aksi lebih besar lagi dilain waktu.

(Rosi/F)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Pamekasan Aksi Tolak RUU Penyiaran

    Jurnalis Pamekasan Aksi Tolak RUU Penyiaran

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Insan pres Kabupaten Pamekasan lakukan aksi tolak undang-undang penyiaran di depan kantor DPRD Kota Gerbang salam, (Jum’at, 17/5/2024). Penolakan terhadap RUU penyiaran ini bentuk pengkerdilah kepada para jurnalis, sebab akan membunuh kebebasan insan pres. “Penyiaran itu tidak usah di ganti lagi dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.” Khoirul Umam […]

  • Mewarnai Ramadhan, Kelurahan Sememi Gelar Demo Masak Olahan Jamur di Taman Anggrek

    Mewarnai Ramadhan, Kelurahan Sememi Gelar Demo Masak Olahan Jamur di Taman Anggrek

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Foto Kegiatan Demo Masak Oleh Pelaku UMKM Jamur SURABAYA – Sabtu (23/4) Mahasiswa KKN Kelompok 70 UPN “Veteran” Jawa Timur mengadakan kegiatan festival Ramadhan untuk masyarakat bertemakan “Colourful Ramadhan In Sememi”. Kegiatan ini diadakan di Taman Anggrek Kelurahan Sememi. Salah satu tujuan kegiatan ini untuk dapat lebih mempromosikan Wisata Taman Anggrek. Acara ini dihadiri oleh […]

  • Simulasi Pengamanan TPS, Polres Pamekasan Matangkan Persiapan Pemilu 2024

    Simulasi Pengamanan TPS, Polres Pamekasan Matangkan Persiapan Pemilu 2024

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pamekasan, jatimone.com  – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Polres Pamekasan menggelar simulasi pengamanan di TPS, masa pungut dan hitung suara di halaman Mapolres Pamekasan pada Rabu (07/02/2024). Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, didampingi PJU Polres Pamekasan, Para Kapolsek Jajaran Polres Pamekasan, dan Personel Polres Pamekasan yang […]

  • Makanan Bergizi atau Kantong Pejabat Semakin Terisi?

    Makanan Bergizi atau Kantong Pejabat Semakin Terisi?

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya lahir dengan niat mulia: meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Anak-anak sekolah seharusnya mendapatkan makanan pokok, protein, sayur, buah, hingga susu demi tumbuh kembang yang sehat, cerdas, dan produktif. Namun, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Alih-alih mencetak generasi emas, banyak anak justru menjadi korban keracunan akibat makanan […]

  • Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 229
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Isu razia besar-besaran dan penyitaan kendaraan dengan STNK mati selama dua tahun yang ramai beredar di media sosial dinyatakan tidak benar. Polres Pamekasan membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penyitaan kendaraan hanya karena STNK mati dua tahun. Melalui Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra […]

  • Pemkab Pamekasan Luncurkan Program ‘Paduka’ untuk Permudah Layanan Kependudukan

    Pemkab Pamekasan Luncurkan Program ‘Paduka’ untuk Permudah Layanan Kependudukan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 340
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, meluncurkan program Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan atau Paduka sebagai upaya mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan. “Melalui program ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Dispendukcapil di kota Pamekasan. Pencetakan dokumen kependudukan kini sudah bisa dilakukan di kantor kecamatan,” kata Pelaksana Tugas […]

expand_less