Breaking News
light_mode
Trending Tags

53 KK Terdampak Longsor di Pasean Terima Bantuan Sembako

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, terdampak bencana longsor dan menerima bantuan makanan dari pemerintah desa bersama DPRD Jawa Timur, Senin (19/1/2026).

Dari jumlah tersebut, 40 KK di Dusun Laok Gunung sempat terisolasi akibat akses jalan tertutup material longsor. Sementara 13 KK di Dusun Paseset Timur terpaksa mengungsi karena rumah mereka mengalami kerusakan berat akibat longsor yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026).

Kepala Desa Sana Daja, Uswatun Hasanah mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada seluruh warga terdampak di tiga dusun, yakni Laok Gunung, Paseset Timur, dan Barat Gunung.

“Kami sudah menyalurkan sembako untuk kebutuhan beberapa hari ke depan kepada warga di tiga dusun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akses menuju Dusun Laok Gunung sempat terganggu karena jalan utama tertutup longsor. Akibatnya, distribusi bantuan harus dilakukan melalui jalur alternatif oleh perangkat desa.

Selain itu, pihaknya juga telah mengecek kondisi 13 KK yang mengungsi. Menurutnya, lokasi rumah warga tersebut sudah tidak aman untuk ditempati.

“Bukan hanya rusak berat, tetapi lokasi tersebut juga sudah berbahaya,” katanya.

Uswatun berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan agar warga terdampak, khususnya yang mengungsi, dapat kembali memperoleh tempat tinggal yang layak.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur mengaku telah meninjau langsung lokasi bencana dan mendengarkan keluhan warga terdampak.

“Kami sudah mendengar langsung cerita para korban di lokasi. Setelah kami cek, mereka sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur segera turun tangan, mengingat sebagian warga tidak lagi memiliki rumah yang layak ditempati.

“Kami telah memberikan bantuan cadangan makanan kepada korban. Kami juga meminta pemerintah segera mengambil langkah penanganan,” katanya.

Selain penanganan darurat, Ali juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui penghijauan guna mengurangi risiko bencana banjir dan longsor di wilayah Pamekasan.

“Ke depan, penghijauan harus menjadi perhatian bersama agar bencana seperti ini bisa diminimalisir,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi
expand_less
Exit mobile version