Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Terdesak Serbuan Toko Online, Pedagang Pasar Sore Pamekasan Waswas Pajak Naik

Terdesak Serbuan Toko Online, Pedagang Pasar Sore Pamekasan Waswas Pajak Naik

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pamekasan – jatimone.com – Pedagang di Pasar Sore Pamekasan mulai merasakan tekanan di tengah maraknya jual beli secara daring. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pasar tradisional ini menghadapi dua persoalan sekaligus: sepinya pembeli dan kabar rencana kenaikan tarif pajak yang membuat mereka semakin waswas.

Ayu, pedagang gorden dan penjahit yang telah lebih dari sepuluh tahun berjualan, menyebut usahanya belum menunjukkan perkembangan berarti sejak relokasi dari Pasar Kolpajung ke Pasar Sore.

“Namanya juga usaha, Mas. Kita tetap nunggu pembeli. Kalau memang nggak ada, ya pulang. Tapi bukan berarti nyerah, karena rezeki itu sudah ada yang ngatur,” ujar Ayu saat ditemui di lapaknya, Sabtu (29/6/2025).

Menurutnya, aktivitas jual beli di lokasi baru masih berlangsung, tetapi belum memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan.

“Alhamdulillah, ada perubahan walau belum terlalu besar. Tapi saya tetap bersyukur bisa terus jualan,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Devi, pedagang sepatu di Pasar Sore. Ia mengaku omzet hariannya tidak menentu dan lebih sering menurun, terutama sejak semakin banyak masyarakat memilih belanja secara online.

“Omset tiap hari naik turun, tapi lebih sering turunnya. Sekarang orang banyak beli sepatu online, jadi pembeli di pasar makin sepi,” katanya.

Devi juga menyoroti isu kenaikan pajak yang kabarnya akan berlaku mulai Oktober mendatang. Ia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut, mengingat kondisi pedagang kecil yang masih berjuang.

“Sekarang pajak masih murah, tapi katanya mau dinaikkan. Kalau bisa jangan dulu dinaikkan, karena usaha aja belum tentu jalan terus,” ujarnya.

Para pedagang berharap pemerintah tidak menambah beban baru di tengah kondisi pasar yang belum pulih sepenuhnya. Mereka meminta agar suara pelaku usaha kecil turut didengar sebelum kebijakan pajak diterapkan.

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SANG PENDIRI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA

    SANG PENDIRI PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM BATA-BATA

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata didirikan oleh RKH Abdul Majid yang tak lain merupakan putra RKH Abdul Hamid bin RKH Itsbat, Banyuanyar pada tahun 1943 M / 1363 H. Kepemimpinan RKH Abd Majid berlangsung selama 14 tahun terhitung sejak tahun 1943 M hingga 1957 M.   Pada masa kepemimpinan beliau pembelajaran di Pondok Pesantren Mambaul […]

  • Menit Terakhir Pendaftaran, Abd Kholis Resmi Maju Calon Ketua KONI Pamekasan

    Menit Terakhir Pendaftaran, Abd Kholis Resmi Maju Calon Ketua KONI Pamekasan

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com — Detik-detik terakhir penutupan pendaftaran calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pamekasan berlangsung penuh antusias. Tepat pukul 15.00 WIB, Sabtu (8/11/2025), Abd Kholis, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) IPSI Pamekasan, resmi menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia dan menjadi peserta terakhir yang mendaftar sebagai calon Ketua KONI Pamekasan periode 2025. Dalam proses […]

  • Kekeringan: Warga Pamekasan Terpaksa Beli Air Penuhi Kebutuhan Hidup

    Kekeringan: Warga Pamekasan Terpaksa Beli Air Penuhi Kebutuhan Hidup

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pamekasan, SNN – Warga Dusun Saasa Desa Tampung Kecamatan Waru rela keluarkan uang hanya untuk membeli air kepada Sopir mobil tangki yang melayani jasa penjualan air. (27/10) Zainuddin kali ini yang pesan air dengan wajah keterpaksaan daripada hari-harinya tidak mandi walaupun pada dasarnya ia juga kesulitan untuk mendapatkan penghasilan. “Saya juga terpaksa mas, daripada saya […]

  • Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Gili Noko Gersik, JatimOne _ Gili Noko di Pulau Bawean, Gersik jadi pilihan traveler yang ingin santai ria di Jawa Timur. Seperti ini indahnya. Ombak pagi itu sangat tenang tanpa ada gelombang sedikit pun. Angin pun nampak berembus cukup pelan, tapi masih cukup menyejukkan. Gili Noko itu adalah sebuah pulau yang berbeda. Yang satu bernama […]

  • SMA/MA/SMK Negeri dan Swasta Gelar Seleksi O2SN Se Pamekasan Tahun 2024

    SMA/MA/SMK Negeri dan Swasta Gelar Seleksi O2SN Se Pamekasan Tahun 2024

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Pamekasan Slamet Gostiantoko dan Musaum, Kasubag Cabdin TU Wilayah Pamekasan, hadiri penutupan Cabor Atletik di Padepokan Kiae Mudrikah Kembang Kuning Larangan Pamekasan. 09/05/2024. Slamet Gostiantoko dan Musaum, selama pelaksanaan O2SN Tingkat SMA/ MA/SMK Negeri dan Swasta, merka selalu memautau semua kegiatan Cabor Atletik dari 21 cabang […]

  • Pembekalan Praktikum “Kajian Sosial Keagamaan” Jurusan Perbandingan Agama, Sungguh Luar Biasa

    Pembekalan Praktikum “Kajian Sosial Keagamaan” Jurusan Perbandingan Agama, Sungguh Luar Biasa

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Malang _ Fakultas Ushuluddin menyelenggarakan pengkajian sosial keagamaan dengan memberikan pembekalan terhadap mahasiswa kegiatan tersebut menghadirkan pemateri dari Malang (Gus Ach Dhofir Zuhry selaku Ketua Sekolah Tinggi Filsafat dan Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Malang). (18/10/) Menjadi kebiasaan Gus Dhofir sebelum memulai acara dengan bertawassul dan bermunajat dengan kalimat “Aku Beragama Dengan Agama Cinta” […]

expand_less