Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Survei UMKM untuk Program Workshop Marketing Mix oleh Mahasiswa KKN UPN Jatim

Survei UMKM untuk Program Workshop Marketing Mix oleh Mahasiswa KKN UPN Jatim

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dokumentasi survei UMKM Roselia Mandiri

Surabaya, Mahasiswa KKN Tematik MBKM kelompok 71 melakukan survei kepada 19 pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) di Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Survei dilakukan selama 3 hari (18, 19 dan 20 April 2022) dengan sistem pembagian tim dalam kelompok KKN 71.

Hari pertama survei dilakukan sebanyak 4 pelaku UMKM yaitu ‘Yeni Catering’, ‘Anugrah’ dan ‘Sawo Mandiri’ bergerak dibidang pangan yaitu pecel semanggi dan catering makanan. Ketiganya menghadapi permasalahan dalam hal promosi dan pemasaran, karena selama ini hanya dipasarakan kepada orang terdekat saja. Sedangkan UMKM ‘Roselia Mandiri’ bergerak dalam bidang minuman teh kemasan dari bunga rosela. Pemilik usaha ini yaitu Supiyah dan suaminya. Supiyah memanan bunga rosela sendiri yang ditanam di pekarangan rumahnya. Namun usaha teh rosela sudah terhenti sejak awal pandemi, meski saat ini masih memproduksi untuk dikonsumsi sendiri dan disajikan untuk tamu dan keluarga. Pemasaran menjadi salah satu permasalahan yang menyebabkan usaha ini berhenti, meski Supiyah sudah menjual di Market Place masih belum menjanjikan.

Selanjutnya hari kedua survei dilakukan sebanyak 8 pelaku usaha dengan beragam latar belakang produk. Survei yang dilakukan di UMKM ‘Firuna’ yang menjual pecel semanggi, pemilik usaha ini adalah Sumarni. Produknya sudah dikemas dalam bentuk kotak makan plastik. Sebelum pandemi Sumarni berjualan keliling di daerah Lakrsantri, namun saat ini hanya memproduksi jika ada pesanan saja.

Survei dilanjutkan di kediaman Aminah dengan produk ‘Selendang Semanggi’. Aminah memproduksi pecel semanggi instan yang sudah terbang ke mancanegara. Selain itu Aminah juga membuka catering dan berjualan jamu (sinom dan kencur). Aminah memanfaatkan keterampilan memasaknya diawal pandemi sehingga omsetnya naik saat itu juga. Aminah mengungkapkan “ Awal pandemi justru omsetnya naik, karena orang-orang banyak yang WFH dan suka berbelanja secara online”. Survei dilanjutkan di kedai Mama Lili yang berjualan sosis bakar dan sinom. Pemilik kedai tersebut adalah Sulistianingsih yang membuka kedai kecil disebelah rumahnya.

Survei selanjutnya dilakukan di kediaman Suparti yang menjual produk madu. Namun diawal pandemi Suparti memulai memproduksi sepatu dengan brand lokal miliknya. Suparti mengungkapkan “awal pandemi itu baru memproduksi sepatu bersama tetangga, kami menjualnya secara online di Tokopedia dan Lazada”. Kemudian survei dilakukan di kedai ‘Cincau Green’ yang menjual olahan minuman berbahan cincau perpaduan gula aren. ‘Cincau Green’ ini sudah dikemas sama dengan desain minuman kekinian. Sehingga banyak digemari baik kalangan anak muda dan orang tua. Survei selanjutnya dilakukan UMKM ‘Sri’ yang menjual sinom dan baju, Dua Putri berjualan kerupuk beras dan pentol bakar. Kemudian UMKM ‘Wijaya’ yang menjual olahan minuman sinom. Pemilik usahan ini adalah Fariyanti Wiguna, menurut Fariyati “Perizinan PIRT sangat sulit, salah satunya harus memiliki dapur khusus usaha yang jauh dari kamar dan bangunan tidak boleh terbuat dari kayu”.

Survei ketiga dilakukan mahasiswa KKN Tematik MBKM Kelimpok 71 di empat pelaku UMKM yang dituju. Diawali dengan UMKM ‘Glowing Jaya’ yang menjual kripik pare dan debog (pelepah pisang). Dilanjutkan survei di produk olahan kue milik UMKM ‘Ika’ dan ‘Omah Kripik’ dengan produk kripik kentang. Survei terakhir dilakukan di UMKM ‘The Bonex’ yang menjual produk olahan kulit lumpia dan frozen food. Permasalahan UMKM ini hampir sama mengenai kurangnya SDM dalam hal pemasaran di Market Place.

Pelaksanaan survei dilakukan sebagai bahan evaluasi dan pembuatan materi untuk program workshop “Marketing Mix”. Program ini salah satu kegiatan mahasiswa KKN kelompok 71 sebagai bentuk pengabdian masyarakat di Kelurahan Bringin.

Penulis : Dian Ajeng Safitri

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Salurkan Alat Tangkap Ramah Lingkungan kepada Nelayan

    Pemkab Pamekasan Salurkan Alat Tangkap Ramah Lingkungan kepada Nelayan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 303
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), menyalurkan bantuan alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) di sejumlah kecamatan di wilayah setempat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong praktik penangkapan ikan yang lebih berkelanjutan serta […]

  • TechnoFest 2025 Gaet Antusiasme Pelajar se-Madura, UIM Jadi Pusat Inovasi Digital

    TechnoFest 2025 Gaet Antusiasme Pelajar se-Madura, UIM Jadi Pusat Inovasi Digital

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Universitas Islam Madura (UIM) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia pendidikan dan teknologi dengan sukses menyelenggarakan TechnoFest 2025, yang puncaknya digelar Rabu, 9 Juli 2025, di Aula Sirojuddin kampus tersebut. Puluhan pelajar tingkat SMA/SMK dari seluruh wilayah Madura turut ambil bagian dalam ajang kompetisi Desain Poster Layanan Publik dan Video Kreatif Layanan […]

  • Pria Gladak Anyar Pamekasan Gantung Diri Diduga Depresi Akibat Bertengkar Dengan Istrinya

    Pria Gladak Anyar Pamekasan Gantung Diri Diduga Depresi Akibat Bertengkar Dengan Istrinya

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 208
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Warga berbondong-bondong melihat kejadian yang tragis seorang peria gantung diri di kamar rumahmya Dusun Rongkarong Kelurahan Gladak Anyar Kecamatan Kota Pamekasan Kabupaten Pamekasan.   Korban inisial EP (30) sudah di temukan meninggal dunia saat kerabat dekat mendongkrak pintu kamar rumah yang sedang keadaan gelap semua.   Kejadian dugaan gantung diri di sebuah kamar […]

  • bank bjb Raih Penghargaan Best BPD 2022

    bank bjb Raih Penghargaan Best BPD 2022

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BANDUNG — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb berhasil menyabet penghargaan pada ajang Indonesia Best BPD Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Dalam ajang tersebut, bank bjb meraih penghargaan bertitel Best BPD 2022 with Top Financial Performance and Sustainable Financial Inclusion Initiative (Category […]

  • DEMA UIN Madura Gelar Audiensi dengan Rektorat, Sejumlah Aspirasi Mahasiswa Mengemuka

    DEMA UIN Madura Gelar Audiensi dengan Rektorat, Sejumlah Aspirasi Mahasiswa Mengemuka

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 372
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Madura menggelar audiensi resmi dengan jajaran pimpinan rektorat pada Kamis (26/2/2026). Forum tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan pimpinan kampus guna menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkembang di lingkungan Universitas Islam Negeri Madura. Presiden Mahasiswa UIN Madura periode 2026, Muhammad Gufron, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bentuk […]

  • KKN UPN JAWA TIMUR KELOMPOK 63 SIAP KEMBANGKAN POTENSI WISATA DI KELURAHAN KENDANGSARI

    KKN UPN JAWA TIMUR KELOMPOK 63 SIAP KEMBANGKAN POTENSI WISATA DI KELURAHAN KENDANGSARI

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle jatimone
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jatimone, Surabaya – Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNT-MBKM) merupakan program pelatihan untuk mahasiswa yang berhubungan langsung dengan masyarakat di luar kampus, secara langsung bersama-sama masyarakat mengidentifikasi potensi dan menangani masalah serta kendala sehingga mampu mengembangkan potensi desa yang ada. Pada dasarnya KKNT-MBKM dan KKN Reguler sama hanya saja berbeda pada beberapa […]

expand_less