Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Rencana Pemblokiran 86.460 Peserta BPJS PBID Jadi ‘Kado Pahit’ Akhir Tahun, Aktivis Pamekasan Gelar Aksi Protes

Rencana Pemblokiran 86.460 Peserta BPJS PBID Jadi ‘Kado Pahit’ Akhir Tahun, Aktivis Pamekasan Gelar Aksi Protes

  • account_circle Jun
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN, JatimOne.com – Puluhan aktivis yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Pamekasan, Selasa (09/12/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. Massa menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah daerah yang akan menghapus 86.460 peserta BPJS Kesehatan jalur Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID).

Dalam orasinya, Dus Salam, salah satu orator aksi, mengecam rencana pemblokiran tersebut.

“Rencana pemblokiran BPJS ini tidak berperikemanusiaan. Secara tidak langsung ini seperti pembunuhan terencana oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa peserta PBJS PBID mayoritas adalah masyarakat kecil yang tidak mampu membiayai pengobatan secara mandiri.

“Mereka yang berobat itu rakyat kecil, orang miskin. Bukannya mencari solusi, pemerintah justru memblokir BPJS dengan alasan tidak logis,” lanjutnya.

Orator lainnya, Samhari yang dikenal sebagai Kak Sam, turut menyoroti kebijakan tersebut.

“Dari empat kabupaten di Madura, hanya Pamekasan yang mengeluarkan rencana pemblokiran BPJS. Bangkalan, Sampang, dan Sumenep tidak pernah melakukan hal seperti ini,” ujarnya.

Aksi yang sempat memanas itu diwarnai dengan perusakan papan nama Kantor DPRD Pamekasan oleh sejumlah massa yang mengaku kecewa dengan sikap pemerintah daerah.

Aksi demonstrasi tersebut kemudian ditemui oleh Plh Sekda Pamekasan Taufikurrachman, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Moh. Khomarul Wahyudi, Anggota Komisi IV Rasyid Fansori dan Mohammad Saedy Romli, serta Kepala Dinas Kesehatan Saifudin.

Plh Sekda Taufikurrachman menjelaskan bahwa rencana penghapusan 86.420 peserta BPJS PBID merupakan konsekuensi dari perubahan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Pemerintah daerah hanya dapat meng-cover peserta pada desil satu hingga desil lima. Yang dihapus adalah peserta di desil enam sampai desil sepuluh, dan pendataan itu berasal dari pusat, bukan dari daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Moh. Khomarul Wahyudi menyebut rencana penghapusan tersebut sebagai “luka bersama” yang tidak boleh diputuskan sepihak.

“Keputusan ini tidak boleh dilakukan sebelah pihak. Pemerintah harus memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan berobat gratis,” tegasnya.

  • Penulis: Jun
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 53 KK Terdampak Longsor di Pasean Terima Bantuan Sembako

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, terdampak bencana longsor dan menerima bantuan makanan dari pemerintah desa bersama DPRD Jawa Timur, Senin (19/1/2026). Dari jumlah tersebut, 40 KK di Dusun Laok Gunung sempat terisolasi akibat akses jalan tertutup material longsor. Sementara 13 KK di Dusun […]

  • Satgas Pangan Polres Pamekasan Rakor dengan Disperindag

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pamekasan, Madura, rapat koordinasi (Rakor) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, Kamis (29/2/2024). Rakor yang digelar di Kantor Disperindag Pamekasan ini dihadiri Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, Kanit Tipidek Reskrim Polres Pamekasan dan Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto. Kasatgas Pangan Polres Pamekasan, AKP […]

  • Ketua DPRD Pamekasan Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasean

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 269
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, meninjau langsung rumah warga yang rusak akibat fenomena tanah bergerak di Dusun Paseset, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, pada Minggu (18/1/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 10 rumah warga mengalami kerusakan berat. Kerusakan meliputi retaknya dinding dan lantai rumah, serta amblesnya fondasi […]

  • PC PMII Pamekasan Gelar Pelantikan Sekaligus Deklarasi Pemilu Damai

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan gelar pelantikan Sekaligus Deklarasi pemilu damai di Gedung Prima Jaya Abadi Kabupaten Pamekasan, Jumat (26/01/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri, Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Jawa Timur Baijuri, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti, Kepala […]

  • H. Her Resmikan Gedung LPI PP Darut Tauhid, Anugerahkan Rp100 Juta untuk Wisudawan Terbaik pada Wisuda Ke-III

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Jun
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, jatimone.com — Momentum bersejarah tercatat di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Pondok Pesantren Darut Tauhid. Gedung baru LPI PP Darut Tauhid resmi diresmikan oleh H. Her (H. Khoirul Umam) bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda Ke-III, Sabtu (1/2/2026). Peresmian gedung tersebut dirangkai dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an kategori 10, 20, dan 30 juz, wisuda kitab berbahasa Arab […]

  • Akankah Kisah Ini Terulang Lagi Dimasa Sekarang

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Presiden Soekarno pernah ‘menyerang’ Ulama besar dimasanya Buya Hamka…” Bersama Mohammad Yamin, Soekarno melalui headline beberapa media cetak asuhan Pramoedya Ananta Toer melakukan pembunuhan karakter atas diri Hamka, namun tak sedikit pun fokus Hamka bergeser dalam menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar… Sebab terlalu kuatnya karakter Hamka, di tahun 1964, Soekarno tak sungkan-sungkan menjebloskan Ulama besar […]

expand_less
Exit mobile version