Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pimpin Upacara Harjad ke 495 Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Ajak Masyarakat Kenang Sejarah dan Lestarikan Budaya Lokal

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengajak masyarakat kenang sejarah dan lestarikan budaya lokal. Ajakan itu disampaikan saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 495 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati berjalan khidmat, Senin (3/11/2026) pagi.

Dalam momentum sakral itu, dia membuktikan secara langsung ucapannya. Pasalnya, ia berpidato dengan menggunakan Bahasa Madura. “Peringatan Hari Jadi menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah dan melestarikan budaya lokal,” katanya usai acara.

“Pamekasan masuk salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia yang mendapat apresiasi itu. Bahasa Madura adalah bagian dari identitas kita. Jika bahasa ini ditinggalkan, perlahan identitas itu juga akan hilang,” tambahnya.

Menurutnya, mengingat sejarah Pamekasan, bukan sekadar seremonial belaka tanpa tujuan jelas. Karena itu, dia mengajak para pihak untuk mengambil pelajaran atas pelaksanaan tersebut.

“Hari Jadi ini mengingatkan kita agar tidak melupakan sejarah. Di dalamnya ada banyak pelajaran yang bisa menjadi panduan bagi masa depan kita,” tegasnya.

Dia bilang, penggunaan bahasa Madura dalam upacara hari jadi ini lantaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga jati diri masyarakat. Apalagi, Pamekasan saat ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat karena konsisten melestarikan bahasa daerah.

Bahasa dan budaya adalah fondasi peradaban yang harus kita rawat. Kami berharap, ayo kita rawat bersama,” katanya.

Kiai Kholil, sapaan akrabnya mengatakan, masyarakat tidak seharusnya menghilangkan karakter budaya daerahnya di tengah perkembangan zaman. Karena local wisdom itu menjadi salah satu kekuatan daerah.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi
expand_less
Exit mobile version