Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Fraksi DPRD Soroti Penurunan Belanja Daerah di Tengah Kenaikan APBD 2025

Fraksi DPRD Soroti Penurunan Belanja Daerah di Tengah Kenaikan APBD 2025

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pamekasan terkait Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan Bupati dan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2025 digelar pada Kamis (18/9/2025) dan berlangsung penuh kritik terhadap arah kebijakan anggaran daerah.

Dari total 45 anggota DPRD, sebanyak 32 hadir dan 13 tidak menghadiri persidangan. Rapat yang dijadwalkan pukul 12.30 WIB tersebut baru dimulai sekitar pukul 15.28 WIB.

Dalam pembahasan, sejumlah fraksi menyoroti kenaikan APBD 2025 sebesar 3,8 persen dibanding 2024. Kenaikan itu terutama disokong oleh peningkatan transfer pusat hingga 27 persen. Namun, total belanja daerah justru turun 1,4 persen sehingga memicu pertanyaan terkait efektivitas kebijakan fiskal Pemkab.

Fraksi Gelora Perjuangan melalui Nadi Mulyadi menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan pajak dan retribusi yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pajak dan retribusi merupakan pemerasan yang dilegalkan. Apakah Pemkab sudah kehilangan kreativitas?” ungkap Nadi.

Ia juga menyoroti minimnya pemanfaatan potensi lokal. Produk air minum dalam kemasan misalnya, masih didominasi merek luar.

“Mengapa air mineral masih produk luar? Kenapa tidak kita optimalkan Adeni untuk Pamekasan?” ujarnya. Nadi menekankan bahwa inovasi dan akuntabilitas anggaran menjadi kunci pertumbuhan ekonomi, terutama melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Fraksi PBB melalui Ra Maltuf menyoroti penurunan belanja daerah hingga Rp33 miliar, meski defisit berhasil ditekan 77,5 persen.

“Kami berharap tidak terjadi penurunan kualitas pelayanan Pemkab. Kami mendukung UHC, karena jika dihentikan justru akan memperkeruh pelayanan publik di Pamekasan,” ujarnya.

Fraksi PKB melalui Faridi menilai pertumbuhan ekonomi daerah masih belum mencapai target yang ditetapkan.

“Target pertumbuhan 5,2 persen hanya tercapai 4,88 persen. Meski anggaran miliaran digelontorkan, dampaknya belum terasa signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan. Program OPD belum mampu memberikan solusi nyata,” tuturnya.

Adapun fraksi lain seperti PPP, Demokrat, dan NasDem memilih menyampaikan pandangan tanpa membacakannya dalam forum sidang.

Dari seluruh catatan dan kritik yang muncul, pemanfaatan potensi daerah menjadi isu besar dalam paripurna kali ini. Banyak anggota DPRD menilai Pamekasan masih terlalu bergantung pada transfer pusat, sementara potensi lokal seperti pariwisata, air minum kemasan, hingga ekonomi kreatif belum dikelola maksimal.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Usulkan Enam Desa untuk Program Desa Berdaya 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali mengusulkan enam desa untuk mengikuti Program Desa Berdaya tahun 2025, meskipun hingga saat ini kuota resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur belum ditetapkan. Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Syarif Hidayat, mengatakan bahwa desa-desa yang diajukan telah memenuhi sejumlah […]

  • Pemkab Pamekasan Siapkan Efisiensi Anggaran Rp50,4 Miliar Imbas Kebijakan Kemenkeu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatiome.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah menyusun langkah efisiensi anggaran di hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), menyusul kebijakan penghematan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Total efisiensi yang direncanakan mencapai Rp50,4 miliar. Kebijakan efisiensi tersebut mengacu pada instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • Satgas Pangan Polres Pamekasan Rakor dengan Disperindag

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, Jatimone.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pamekasan, Madura, rapat koordinasi (Rakor) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan, Kamis (29/2/2024). Rakor yang digelar di Kantor Disperindag Pamekasan ini dihadiri Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, Kanit Tipidek Reskrim Polres Pamekasan dan Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto. Kasatgas Pangan Polres Pamekasan, AKP […]

  • Ditreskrimum Polda Jatim Gelar Perkara Dugaan Pemalsuan Sengketa Tanah

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Surabaya – jatimone.com – Perkembangan perkara pemalsuan dalam sengketa tanah yang melibatkan Bahriyah dan keponakannya Sri Suhartatik asal Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, telah dilakukan gelar perkara oleh Polres Pamekasan di Ditreskrimum Polda, Rabu (27/3/24). Gelar perkara yang dipimpin langsung oleh Ditreskrimum Kombespol Totok Suharyanto atas laporan Polisi Nomor: LP/B/459/VIII/2022/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, […]

  • Terdesak Serbuan Toko Online, Pedagang Pasar Sore Pamekasan Waswas Pajak Naik

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Pedagang di Pasar Sore Pamekasan mulai merasakan tekanan di tengah maraknya jual beli secara daring. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pasar tradisional ini menghadapi dua persoalan sekaligus: sepinya pembeli dan kabar rencana kenaikan tarif pajak yang membuat mereka semakin waswas. Ayu, pedagang gorden dan penjahit yang telah lebih […]

  • Pimpin Upacara Harjad ke 495 Pamekasan, Bupati Kholilurrahman Ajak Masyarakat Kenang Sejarah dan Lestarikan Budaya Lokal

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengajak masyarakat kenang sejarah dan lestarikan budaya lokal. Ajakan itu disampaikan saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 495 Kabupaten Pamekasan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati berjalan khidmat, Senin (3/11/2026) pagi. Dalam momentum sakral itu, dia membuktikan secara langsung ucapannya. Pasalnya, ia berpidato dengan menggunakan Bahasa Madura. “Peringatan Hari […]

expand_less
Exit mobile version