Breaking News
light_mode
Trending Tags

Doktor Mengabdi Universitas Islam Malang Melakukan Penyuluhan dan Pendampingan Pemahaman Multikulturalisme

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bertempat di sekolah tinggi Nahdlatul ulama karang Ploso malang tiga mahasiswa doktoral prodi pendidikan Islam multikulturalisme melakukan pendampingan penyuluhan  pemahaman multikulturalisme, kegiatan tersebut bertajuk “Revitalisasi pendididikan Islam multikulturalisme di perguruan tinggi Dalam memperkokoh paham Islam rahmatan Lil ‘alamin. Menurut moh. Afiful hair, mahasiswa doktor mengabdi, asal Pamekasan Madura mengungkapkan, Tema ini sengaja di bangun dalam rangka memberikan penguatan pemahaman multikuralisme kepada mahasiswa, mengingat kampus adalah wahana yang tepat untuk memperkokoh  paham inklusisvisme dengan memahami, menghargai perbedaan yang memang menjadi keniscayaan sunnatullah, sehingga dapat memperkuat bangunan kesatuan negara republik indonesia,. Ada tiga mahasiswa doktor mengabdi di kampus STAINU ini, selain Afif, ada Lukman Ahsanul Karom dari malang dan Siti Fatimah dari Pasuruan, pungkasnya. Sementara Lukman mengatakan bentuk kegiatan ini dikemas dengan pola kegiatan berbeda tidak dalam bentuk seminar, karena kegiatan ini bagi kami titik tekannya kepada kesatuan jiwa dan perasaan mahasiswa dalam memahami multikulturalisme, sesuai arahan ketua STAINU, kami di minta untuk masuk kelas mahasiswa untuk melakukan interaksi dan penyuluhan pendampingan dan pemahaman multi kulturalisne secara langsung, untuk mendapatkan hasil yang maksimal sehingga bentuk kesadaran itu tidak hanya wacanis tapi praksis,

Siti Fatimah mahasiswa doktor mengabdi asal Pasuruan menimpali bahwa pemahamahan multikulturalisme sangat penting bagi generasi muda untuk mempunya sifat inklusif dan toleran dalam menciptakan kehidupan harmoni ditengah kebhinekaan kehidupan masyarakat terlebih dalam konteks keindonesiaan.

Ketua STAINU karang Ploso malang, Ahmad Pujiono M.Pd.I menyambut positif  gagasan inovativ unisma dengan program kegiatan Doktor mengabdi,karena dapat membantu penguatan pemahaman keislaman dan kebangsaan yang massif ditengah kehidupan masyarat multikultural. Senada dengan ketua STAINU salah satu mahasiswa, M.Harta Dico, mengungkapkan sangat bangga dan termotivasi didalam mengikuti gagasan-gagasan pentingnya memahami multikulturalisme sehingga lebih Arif dalam menghargai perbedaan dan merajut harmoni sosial.

 

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

expand_less
Verified by MonsterInsights