Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Bupati Pamekasan Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Kinerja di Tengah Keterbatasan Anggaran 2026

Bupati Pamekasan Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Kinerja di Tengah Keterbatasan Anggaran 2026

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – jatimone.com – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman meminta seluruh perangkat daerah tetap menjalankan program kerja secara maksimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran pada tahun 2026. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kinerja pemerintahan.

Pesan itu disampaikan Bupati saat Dialog Bupati dan Wakil Bupati bersama Kepala Perangkat Daerah dengan Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Pamekasan yang digelar di Ballroom Azana Hotel Style Madura, Rabu (28/1/2026).

KH. Kholilurrahman menegaskan bahwa keterbatasan anggaran justru harus dipandang sebagai tantangan untuk meningkatkan kreativitas dan efektivitas kerja. Ia menilai, pengurangan transfer dana ke daerah tidak perlu disikapi dengan kepanikan maupun keluhan berlebihan.

“Keterbatasan ini bukan berarti tidak ada solusinya. Kita tidak perlu panik dan tidak perlu menggerutu dengan adanya kebijakan pengurangan transfer dana ke daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, persoalan keterbatasan anggaran bukan hanya dialami Pemerintah Kabupaten Pamekasan, melainkan hampir seluruh daerah di Indonesia. Hal itu diketahui dari komunikasi yang dilakukannya dengan sejumlah kepala daerah lain.

“Tiga hari yang lalu saya bertemu dengan Bupati Situbondo dan Bondowoso. Kami membicarakan keterbatasan anggaran ini, dan semuanya merasakan hal yang sama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil tersebut juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak berpuas diri atas capaian yang telah diraih selama ini. Menurutnya, masih banyak ruang perbaikan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Masih banyak ruang-ruang yang belum kita isi, masih banyak pekerjaan yang belum ditangani dengan baik,” pungkasnya.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GERAKPEDE Meminta Bawaslu Pamekasan Untuk Tegas Dalam Menangani Pelanggaran Pemilu.

    GERAKPEDE Meminta Bawaslu Pamekasan Untuk Tegas Dalam Menangani Pelanggaran Pemilu.

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Puluhan masyarakat dari Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi (GERAKPEDE) Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi ke Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Pamekasan. Masyarakat yang mengatasnamakan gerakpede Jawa Timur tersebut mengadvokasi terkait kinerja dan kebijakan dari Bawaslu Pamekasan yang diduga menyalahi aturan dan tidak sesuai undang-undang. Mereka menganggap bahwa Bawaslu Pamekasan tidak bersungguh-sungguh dalam menangani berbagai […]

  • Staf KPU Usir Pewarta Yang Hendak Meliput Rekapitulasi Pemilu Tingkat Kabupaten

    Staf KPU Usir Pewarta Yang Hendak Meliput Rekapitulasi Pemilu Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Buntut pengusiran terhadap wartawan yang mau meliput, sejumlah wartawan dari berbagai aliansi gelar aksi solidaritas didepan gedung PKP RI Jalan Kemuning, Kabupaten Pamekasan. Senin (04/03/2024) Aksi tersebut berawal dari tindakan Salah seorang Komisioner KPU Pamekasan berinisial IP usir Wartawan MJTV Nanang Sufianto saat hendak liputan pelaksanaan rekapitulasi.   Menurut Nanang, kejadian itu saat […]

  • Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    Hoaks! STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Disita, Ini Penjelasan Resmi Polres Pamekasan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Isu razia besar-besaran dan penyitaan kendaraan dengan STNK mati selama dua tahun yang ramai beredar di media sosial dinyatakan tidak benar. Polres Pamekasan membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan penyitaan kendaraan hanya karena STNK mati dua tahun. Melalui Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra […]

  • Bahas RAPBD 2027, DPRD Pamekasan Soroti Layanan Kesehatan hingga Pengelolaan Sampah

    Bahas RAPBD 2027, DPRD Pamekasan Soroti Layanan Kesehatan hingga Pengelolaan Sampah

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, JatimOne.com – DPRD Kabupaten Pamekasan mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 melalui Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan Bupati, Rabu (14/10/2026). Dalam pembahasan tersebut, sejumlah persoalan strategis menjadi perhatian, mulai dari layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC), pengelolaan sampah, hingga […]

  • Kunjungan DPRD Kabupaten Pamekasan Omong Kosong

    Kunjungan DPRD Kabupaten Pamekasan Omong Kosong

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Aktifis Pamekasan Oleh: Moh.Yazid, M.Pd* Mencari dan mendalami Arti manfaat Kunjungan DPRD yang berkontribusi terhadap peningkatan pembangunan daerah, akan tetapi bertolak dengan pengertian yang didapatkan dari banyak referensi yang diketahui dari berbagai jawaban literisasi sehingga membuat penulis untuk memberikan sumbangsi pemikiran dengan tujuan bermanfaat untuk kita semua selebihnya dapat menjadi bahan untuk berbuat lebih baik […]

  • Polres, Satpol P.P Dan  Dishub Pamekasan Biarkan PKL Langgar Undang-undang

    Polres, Satpol P.P Dan Dishub Pamekasan Biarkan PKL Langgar Undang-undang

    • calendar_month Senin, 26 Mar 2018
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pamekasan, Melanggarnya Pedagang kaki lima yang menggunakan jalan raya disekitar Monumen Arek Lancor seakan-akan tidak ada masalah justru mereka merasa nyaman berjualan tanpa adanya penertiban oleh Satpol P.P serta Dishub dengan tanpa adanya tindakan dari pihak kepolisian Pamekasan. (26/03) Sudah bertahun-tahun dibiarkannya membuat pedagang leluasa berjualan ditempat tersebut, bahkan lebih 10 mobil penjual buah dan […]

expand_less