Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

  • account_circle Fiki
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – JatimOne.com — Suasana di lapangan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan memanas. Sejumlah lembaga pelaksana saling tuding soal dugaan penyerobotan jatah sekolah penerima manfaat, bahkan ada yang menilai telah terjadi pengambilalihan sepihak tanpa dasar kesepakatan (MoU) yang sah.

Polemik ini mencuat setelah beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Kota menerima pendistribusian ganda dari dua pelaksana berbeda. Padahal, salah satu pihak mengaku telah memiliki MoU resmi dan telah menyalurkan program tersebut selama dua bulan tanpa kendala.

Kondisi ini membuat sejumlah sekolah kebingungan karena penyalur baru mengaku melakukan distribusi atas dasar kebijakan “pemerataan wilayah”, namun tanpa surat resmi dari pusat.

Beberapa sekolah yang disebut terdampak di antaranya SMK Negeri 3 Pamekasan, SMP Negeri 6 Pamekasan, SDN Gladak Anyar 4, TK Kosgoro, SMP Muhammadiyah, dan MI Islamiyah Sumur Pote Gladak Anyar.

Sebelumnya, pada Kamis (23/10/2025) telah digelar musyawarah di Aula Kodim 0826 Pamekasan untuk membahas rencana pemerataan, yang dihadiri Kapolsek, Danramil, Camat, Pasiter Kodim, Korwil, Korcam, serta seluruh Kepala SPPG se-Kecamatan Kota.

Salah satu koordinator SPPG menjelaskan bahwa sejak 10 November 2025 pemerataan seharusnya mulai diberlakukan berdasarkan hasil rapat. Namun, sebagian pihak menolak menandatangani kesepakatan tersebut karena dianggap tidak sesuai juknis dari pusat.

“Kesepakatan itu tidak disetujui semua. Ada dapur yang tidak menandatangani karena menilai kebijakan ini menyalahi juknis pusat,” ungkapnya kepada JatimOne.com.

Beberapa kepala sekolah pun memilih menangguhkan sementara penyaluran MBG agar permasalahan antar pelaksana dapat diselesaikan dengan baik.

“Untuk sementara ditangguhkan dulu sampai masing-masing pihak menemukan jalan tengah,” ujar salah satu kepala sekolah di Pamekasan.

Salah satu pelaksana lama mengaku kecewa dengan kebijakan pemerataan sepihak yang disebut justru menggeser sekolah penerima manfaat yang sudah berjalan dengan baik.

“Kami tidak menandatangani kesepakatan itu karena merasa tidak adil. Ini bukan pemerataan, tapi pengambilalihan,” tegasnya.

Ia menilai kebijakan baru tersebut justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih dan mengaburkan tujuan utama program yang digagas pemerintah pusat.

“Tujuan utama program ini adalah pemenuhan gizi anak Indonesia. Tapi kalau malah saling rebut kuota, ini jelas melenceng. Ada sekolah di wilayah lain yang belum dapat, kenapa malah menyerobot yang sudah berjalan lancar?” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya telah menjalankan penyaluran sesuai juknis resmi, termasuk batas maksimal 2.500 penerima manfaat dengan radius maksimal 6 kilometer atau waktu tempuh 30 menit dari dapur.

“Kami sudah dua bulan berjalan sesuai ketentuan, tanpa pelanggaran dan tanpa masalah. Sementara yang baru justru tidak memiliki MoU sah dengan sekolah. Secara aturan, sekolah berhak menolak,” pungkasnya.

Situasi ini kini menjadi perhatian publik, yang menuntut ketegasan dari Koordinator Wilayah, Dinas Pendidikan, dan Satgas MBG, agar program sosial bergizi gratis ini kembali ke jalur yang semestinya, bukan menjadi ajang rebutan kuota antar pelaksana.

  • Penulis: Fiki
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kukuhkan Skema Eduwisata untuk Bulak Banteng, Kelompok 66 KKN UPN Jawa Timur Gelar Dialog Terbuka dengan Masyarakat

    Kukuhkan Skema Eduwisata untuk Bulak Banteng, Kelompok 66 KKN UPN Jawa Timur Gelar Dialog Terbuka dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2022
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Pembukaan KKN Tematik MBKM 2022 Kelompok 66 bersama Pihak Kecamatan Kenjeran, Pihak Kelurahan Bulak Banteng, Ketua RW III IV V,  Perwakilan RT, serta DPL   Kelompok 66 Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur laksanakan Pembukaan Kuliah Kerja Nyata Tematik MBKM di Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran, Surabaya(24/2). Tema yang diangkat kelompok 66 yakni “Mengoptimalkan Potensi Wisata […]

  • Ponpes Darut Tauhid Al Hasani Desa Plakpak Wisuda 39 Santri Tahfidz Al-Qur’an dan Kitab Klasik

    Ponpes Darut Tauhid Al Hasani Desa Plakpak Wisuda 39 Santri Tahfidz Al-Qur’an dan Kitab Klasik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fiki
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com — Pondok Pesantren Darut Tauhid Al Hasani yang berlokasi di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, kembali menorehkan prestasi dalam mencetak generasi Qur’ani. Sebanyak 39 santri resmi diwisuda dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur’an dan Akademik Santri, dengan capaian hafalan 10, 20, dan 30 juz Al-Qur’an, serta penguasaan Juz Amma, Kitab Imrithi, Kitab Bahasa […]

  • Pertahankan Budaya Madura di Ajang Sapi Hias

    Pertahankan Budaya Madura di Ajang Sapi Hias

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Ahbib
    • 0Komentar

    SUMENEP, Jatimone.com – Sebanyak 40 pasang sapi meriahkan ajang Karapan Sapi Hias atau yang dikenal dengan sebutan Sapi Tangghek di Desa Langsar, Kampung Cemmanis, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Acara adat ini digelar sebagai bentuk nadar sekaligus hiburan rakyat, dan menjadi momentum tahunan yang sudah melekat dalam budaya masyarakat setempat, 13 September 2025. Pembukaan resmi dilakukan […]

  • Destinasi Wisata  Jaman Now “Watu Tapak Camp Hill” Melihat Keindahan Kota Yogyakarta

    Destinasi Wisata Jaman Now “Watu Tapak Camp Hill” Melihat Keindahan Kota Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Watu Tapak Camp Hill JatimOne _ Destinasi yang baru dimulai untuk umum hari ini terletak di Watu Tapak Taman Tebing Breksi, Sleman dan dari sinilah wisatawan dapat melihat keindahan Kota Yogyakarta yang estetis saat malam hari. Menikmati Pemandangan Kota Yogyakarta dari Watu Tapak Camp Hill mempunyai kontur tanah berundak yang menghadap ke unsur utara dan […]

  • Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

    Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan. Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New […]

  • Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

    Atalia Ridwan Kamil Ajarkan Pentingnya Literasi Keuangan kepada Pelajar di Bekasi

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle jatimone
    • 0Komentar

      BEKASI — Bunda Literasi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengajarkan tentang pentingnya literasi keuangan kepada siswa SMK dan SMA di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.  Menurut Atalia, tanpa adanya literasi tersebut, para siswa-siswi SMK/SMA bisa terjebak dalam berbagai masalah keuangan. Sebagai contohnya adalah kasus penipuan berkedok investasi binary option. Banyak masyarakat yang tertipu […]

expand_less