Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

Hidup, Tapi Dimatikan di Atas Kertas: Kisah Tragis Nenek Halima

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sebuah sudut Pamekasan, seorang perempuan renta bernama Nenek Halima hanya bisa terbaring sakit. Ia bukan tidak ingin berobat, tetapi hak dasarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan telah dirampas.

Betapa kejam nasib, Nenek Halima yang masih hidup dicatat seolah sudah meninggal dunia. Namanya diubah, identitasnya dimanipulasi, bahkan akta kematian atas dirinya telah diterbitkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Akibat ulah ini, ia tidak bisa lagi menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan yang seharusnya melindungi rakyat kecil seperti dirinya.

Dinas Sosial Pamekasan pun dibuat tak berdaya. Menurut Petugas Dinas Sosial yang mengunjungi dan memantau nenek Halimah mengatakan Setiap bantuan yang ingin disalurkan bersumber dari NIK, sementara NIK milik Nenek Halima sudah “dimatikan”, Sehingga tanggung jawab kesalahan data merupakan tanggung jawab Dinas Capil. Kuasa Hukum Nenek Halimah menegaskan bahwa ini bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan bentuk penindasan nyata terhadap rakyat miskin yang sedang sakit.

Lebih jauh lagi, kondisi ini menunjukkan betapa rapuhnya tata kelola anggaran kesehatan di Pamekasan. Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) yang nilainya sangat besar dan seharusnya terserap untuk layanan kesehatan masyarakat, justru tidak bisa dimanfaatkan oleh orang yang paling membutuhkan. Nenek Halima adalah korban ganda: korban mafia identitas sekaligus korban bocornya alokasi anggaran kesehatan.

Ironis, uang negara yang seharusnya menyelamatkan nyawa rakyat miskin, malah gagal sampai ke tangan yang berhak. Nenek Halima pun terbaring sakit, terlunta-lunta, tanpa bisa mengakses haknya sebagai warga negara.

Kini, polisi ikut memantau perkara ini. Mereka meminta transparansi dari Capil Pamekasan untuk membuka data: siapa yang berani mengubah nama, siapa yang mengajukan akta kematian, dan bagaimana prosedurnya bisa berjalan tanpa kontrol. Namun hingga kini, Capil bungkam.

Sementara itu, Nenek Halima hanya ingin satu hal—hak hidupnya diakui, agar ia bisa berobat dan mendapatkan keadilan.

Oleh : Yolies Yongki Nata, S.H.I, MH, M.Pd.I, CM, C, NSP

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Siapkan Efisiensi Anggaran Rp50,4 Miliar Imbas Kebijakan Kemenkeu

    Pemkab Pamekasan Siapkan Efisiensi Anggaran Rp50,4 Miliar Imbas Kebijakan Kemenkeu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatiome.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah menyusun langkah efisiensi anggaran di hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), menyusul kebijakan penghematan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Total efisiensi yang direncanakan mencapai Rp50,4 miliar. Kebijakan efisiensi tersebut mengacu pada instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • DPRD Pamekasan Tetapkan P-APBD 2025, Penyesuaian Anggaran Dipengaruhi Program MBG Nasional

    DPRD Pamekasan Tetapkan P-APBD 2025, Penyesuaian Anggaran Dipengaruhi Program MBG Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – jatimone.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan resmi mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, Rabu (29/10/2025) di ruang sidang DPRD. Penetapan ini menjadi tahapan penting dalam siklus keuangan daerah setelah melalui proses pembahasan intensif antara Badan […]

  • KJJT Wilayah Pamekasan Bagi-bagi Takjil

    KJJT Wilayah Pamekasan Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pamekasan- JatimOne.com- Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Pamekasan menggelar kegiatan bagi-bagi takjil kepada warga yang melintas di pertigaan Jalan Stadion, Pademawu Pamekasan, Rabu (20/3/2024). Ismail atau Cak Mail sapaannya, Ketua KJJT Wilayah Pamekasan, mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari rentetan Safari Ramadan. Dia mengungkapkan, ada 500 paket takjil yang dibagikan yang merupakan hasil kerjasama atas […]

  • Diduga Ada Kolusi Dan Nepotisme, AMPN Ancam Laporkan Plt. Kadinkes Sampang

    Diduga Ada Kolusi Dan Nepotisme, AMPN Ancam Laporkan Plt. Kadinkes Sampang

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Sampang – jatimone.com – Pengangkatan PPPK Paruh waktu Dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang diduga kuat ada kolusi dan nepotisme. Hal tersebut diketahui setelah terbitnya pengumuman kelulusan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Sampang, yang mana tidak semua tenaga Honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun dinyatakan lulus PPPK Paruh Waktu. (22/09/25). Dari kejadian tersebut, kecurigaan muncul dari […]

  • Badrut Tamam Bupati Pamekasan Hebat

    Badrut Tamam Bupati Pamekasan Hebat

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Moh.Yazid, M.Pd* Bupati pamekasan memaknai hari pahlawan dalam konteks kekinian yaitu memperbaiki kinerja dengan pemerintahan yang bersih dan pelayanan yang mengarah kepada tujuan utama yaitu tercapainya pamekasan hebat, disampaikan pada saat peringai hari pahlawan kamis, (07/03/19) melahirkan pemikirin penulis untuk ambil bagian dalam berkontibusi terhadap tercapainya kinerja pemerintahan pamekasan. Bupati saat ini bertekat menjadikan […]

  • Menakjubkan, Pantai Pulau Merah Banyuwangi

    Menakjubkan, Pantai Pulau Merah Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Pantai Merah Banyuwangi, JatimOne – Pantai Pulau Merah Banyuwangi termasuk bagian dari wisata pantai di selatan Banyuwangi Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu tiga jam berkendara dari kawasan Kota Banyuwangi atau sekitar 60 km. Lokasi pantai pulau merah berada dekat dengan pemukiman penduduk di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Akses jalan menuju pantai pulau merah yang […]

expand_less