Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

Ketika Isi Perut Terancam, Independensi Profesi Pun Tergadaikan

  • account_circle jatimone
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dunia pers di Kabupaten Pamekasan kembali diguncang oleh dinamika internal yang memantik pertanyaan serius tentang integritas dan independensi profesi jurnalis.

Sorotan tertuju pada oknum ketua organisasi pers di Kabupaten Pamekasan Madura, yang secara terbuka mengkritik karya tulis rekan seprofesinya sendiri berjudul ‘Di Balik Kemeriahan Acara Sultan Madura, Ada Jeritan Pedagang.’

Tulisan tersebut, yang ditulis oleh Halik jurnalis media daring lokal mengangkat suara pedagang kecil yang merasa terpinggirkan dalam hiruk-pikuk acara kemeriahan Sultan Madura.

Di tengah euforia pesta, Halik memilih berdiri di sisi yang sunyi menyuarakan jeritan mereka yang tak terdengar.

Namun, alih-alih mendapat dukungan dari sesama insan pers, Halik justru dihadapkan pada serangan balik dari oknum ketua organisasi pers yang seharusnya menjadi penjaga marwah profesi.

Ironisnya, sosok oknum yang di gambarkan mirip seperti cerita ‘Sengkuni’ yang pernah ‘makan bangku’ kuliah itu justru terlihat menggadaikan independensinya demi kenyamanan relasi dan kepentingan tertentu.

Perbedaan sudut pandang ini memicu saling sindir melalui rilis resmi organisasi yang dipimpinnya, memperlihatkan betapa rapuhnya solidaritas profesi ketika idealisme mulai dikompromikan.

Halik dan rekan-rekannya tetap teguh, menjadikan tulisannya sebagai perlawanan sunyi yang bermartabat sebuah sikap yang langka di tengah derasnya arus pragmatisme.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, jurnalis seharusnya menjadi penjaga nurani publik, bukan sekadar pengikut arus kekuasaan dan penjaga isi perut pribadi,” pungkas Ade. Minggu (24/08/2025).

Namun, di Pamekasan, kebebasan pers tampaknya mulai terbelenggu oleh kepentingan yang tak kasat mata yang bersembunyi di balik simbol dan seremoni.

Ade, sapaan akrab sebagai Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur yang mengikuti perkembangan kasus ini, menyatakan, “Siapa yang paling dirugikan? Pastinya Masyarakat. Bahkan Sultan pun ikut merugi, karena oknum di sekelilingnya gagal, janjinya menjaga suasana tetap kondusif, malah menambah gaduh.” cetusnya.

Di era digital, satu tulisan bisa menjadi bara yang menyulut kesadaran publik. Meski Halik bersama rekan-rekannya mendapat tekanan dan perundungan dari pihak-pihak yang berlindung di balik ‘Ketiak Sultan’ mereka tetap berdiri tegak, menjaga akurasi dan keberimbangan informasi.

Menulis bukan sekadar menyusun kata, tapi mengukur keberanian dan integritas. Lebih lanjut Ade, menjaga independensi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral. Sebab ketika isi perut menjadi alasan untuk membungkam nurani, profesi jurnalis tak lagi menjadi penjaga kebenaran. Melainkan sekadar pelayan kepentingan.

Ade juga menyampaikan kepada masyarakat luas, “dibalik profesi kami, masih ada rekan kami yang punya hati nurani. Untuk menyuarakan kebenaran,” Tutupnya.

(Rosi/F)

Penulis

Portal Terdepan Jawa Timur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pamekasan Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Ramadan

    Pemkab Pamekasan Musnahkan Ribuan Botol Miras Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, bersama perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) setempat memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (9/2/2026). Adapun tokoh ormas yang hadir meliputi perwakilan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah organisasi masyarakat lainnya. Kapolres Pamekasan, Hendra […]

  • Terminal Bongkar Muat Barang Pamekasan Telan Dana Milyaran Mangkrak Tidak Berfungsi

    Terminal Bongkar Muat Barang Pamekasan Telan Dana Milyaran Mangkrak Tidak Berfungsi

    • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Terminal Cargo Pamekasan, Jatimtarget.com _ Pembangunan terminal bongkar muat barang yang dibangun sejak tahun 2011 silam terkesan membuang anggaran. (07/03/18) Terminal Cargo yang menelan biaya milyaran hingga saat ini belum operasional lantaran pemerintah setempat tidak lagi membutuhkan pendapatan asli daerah, dengan asumsi “kalau terminal Cargo segera dioprasikan maka dapat dibayangkan berapa milyar yang akan didapatkan oleh deerah […]

  • Akurat Untuk Jantung, Apple Watch 4 ECG 98%

    Akurat Untuk Jantung, Apple Watch 4 ECG 98%

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle jatimone
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Oleh: David Lumb Perangkat lunaknya mengidentifikasi denyut jantung tidak teratur yang terkait dengan kondisi medis Apple mengungkapkan Apple Watch 4 dan selain dari peningkatan layar yang jelas, jam tangan pintar baru menambahkan fitur-fitur kesehatan tambahan, termasuk kemampuan untuk mengambil elektrokardiogram (ECG) yang disetujui FDA. Untuk mendapatkan persetujuan ini, mereka mendanai penelitian jangka panjang yang menemukan […]

  • Taman Arek Lancor Pamekasan Menjadi Lahan Penjual Liar

    Taman Arek Lancor Pamekasan Menjadi Lahan Penjual Liar

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Pamekasan, Jatimone.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan kembali melaksanakan kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggiran taman Arek Lancor, Kamis (22/02/24) Satpol PP melaksanakan kegiatan tersebut setiap hari bahkan malam demi kelancaran pengguna jalan yang berlalu lalang di daerah sangat padat terhadap pengguna jalan. Kepala Satpol PP Pamekasan, […]

  • Rosyid Fansori di Kehendaki Kades Pantura Mecalonkan Bupati Pamekasan 2024 Mendatang

    Rosyid Fansori di Kehendaki Kades Pantura Mecalonkan Bupati Pamekasan 2024 Mendatang

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PAMEKASAN — Kades pantura kehendaki Rosyid Fansori untuk menjadi Bupati Pamekasan 2024, dan masyarakat daerah utara sangat menginginkan ada keterwakilan.   Hal itu terpantau dan terbukti dari banyaknya perbincangan di berbagai sumber-sumber warga kelompok pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagian besar Kepala Desa Pantura (Pantai Utara) serta politisi yang selama ini telah bergulir sebagai […]

  • Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    Pesona Keindahan Gili Noko Bawean Gersik Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Gili Noko Gersik, JatimOne _ Gili Noko di Pulau Bawean, Gersik jadi pilihan traveler yang ingin santai ria di Jawa Timur. Seperti ini indahnya. Ombak pagi itu sangat tenang tanpa ada gelombang sedikit pun. Angin pun nampak berembus cukup pelan, tapi masih cukup menyejukkan. Gili Noko itu adalah sebuah pulau yang berbeda. Yang satu bernama […]

expand_less