Breaking News
light_mode
Beranda » Blog » Tradisi Karapan Sapi Hias di Desa Langsar: Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

Tradisi Karapan Sapi Hias di Desa Langsar: Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

  • account_circle Ahbib
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • visibility 331
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumenep – Jatimone.com – Sebanyak 40 pasang sapi meramaikan ajang Karapan Sapi Hias atau yang dikenal dengan sebutan Sapi Tangghek di Desa Langsar, Kampung Cemmanis, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Sabtu (13/9/2025). Acara adat ini digelar sebagai bentuk nadar sekaligus hiburan rakyat, dan telah menjadi momentum tahunan yang melekat dalam budaya masyarakat setempat.

Pembukaan resmi dilakukan oleh tuan rumah, Saleh, yang juga menurunkan sapi kebanggaannya bernama Raksah Salapangan dengan nomor keleles 1. Suasana semakin meriah dengan iringan tarian tradisional dan musik khas Madura, saronen, yang menggema di tengah antusiasme masyarakat.

“Peserta kali ini datang dari lima desa, yakni Desa Topote, Tanjung, De’dek Temur, Tana Mira, dan De’dek Berek,” ujar Musder, selaku panitia penyelenggara. Ia menambahkan, jalannya acara berlangsung tertib, di mana sapi-sapi dilepas dari arah timur ke barat dengan diiringi musik tradisional sebelum satu per satu dilombakan.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah berupa sarung BHS atau samper, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.

Kepala Desa Langsar, Didik Supriono, menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk Himpunan Mahasiswa Peternakan Universitas Madura (Unira).

“Tradisi ini sudah menjadi identitas adat kami. Harapan saya, anak muda dan dunia pendidikan ikut menjaga serta melestarikannya. Apalagi di Madura, hanya Universitas Madura yang memiliki jurusan peternakan, sehingga ini menjadi kesempatan besar bagi generasi muda untuk menyentuh tradisi dengan sentuhan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Himpunan Mahasiswa Peternakan (Himapet) Unira, Rozak, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung budaya lokal.

“Kami berpartisipasi dalam kegiatan turun lapang untuk sosialisasi budaya Madura melalui karapan sapi hias ini. Harapan kami, tradisi Sapi Tangghek semakin dikenal luas, diminati generasi muda, dan tidak punah,” ucapnya.

Karapan Sapi Hias di Desa Langsar sendiri rutin digelar tiga kali dalam setahun, dan selalu menjadi momentum yang ditunggu-tunggu masyarakat. Selain melestarikan budaya, acara ini juga mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat identitas budaya Madura.

  • Penulis: Ahbib
  • Editor: Rosi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor dan Halal Bihalal, IPSI Pamekasan Matangkan Persiapan Kejurkab Menuju Kejurprov 2026

    Rakor dan Halal Bihalal, IPSI Pamekasan Matangkan Persiapan Kejurkab Menuju Kejurprov 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Fiki
    • visibility 195
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – Jatimone.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pamekasan menggelar rapat koordinasi (rakor) sekaligus halal bihalal bersama pengurus dan perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyusun program kerja serta mematangkan persiapan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) sebagai langkah menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban […]

  • Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

    Viral! Polemik Program Makanan Bergizi Gratis di Pamekasan: Diduga Ada Penyerobotan Jatah Sekolah Tanpa MoU Sah

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Fiki
    • visibility 216
    • 0Komentar

    PAMEKASAN – JatimOne.com — Suasana di lapangan pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan memanas. Sejumlah lembaga pelaksana saling tuding soal dugaan penyerobotan jatah sekolah penerima manfaat, bahkan ada yang menilai telah terjadi pengambilalihan sepihak tanpa dasar kesepakatan (MoU) yang sah. Polemik ini mencuat setelah beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Kota menerima pendistribusian […]

  • Penasihat Hukum Terdakwa Kasus Kurir J&T: Putusan Hakim Wujud Keadilan dan Hati Nurani

    Penasihat Hukum Terdakwa Kasus Kurir J&T: Putusan Hakim Wujud Keadilan dan Hati Nurani

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle FQ
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Penasihat hukum terdakwa kasus penganiayaan kurir J&T menilai bahwa majelis hakim Pengadilan Negeri Pamekasan masih menghadirkan keadilan substantif dan hati nurani dalam putusan yang dijatuhkan pada Kamis, 4/11/2025. Pada sidang tersebut, Zainal Arifin dijatuhi pidana 1 tahun 2 bulan, jauh di bawah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 2 tahun. […]

  • Satpol PP Pamekasan Bersama Bea Cukai Madura Menggelar Sosialisasi Perundang-undangan Bidang Cukai

    Satpol PP Pamekasan Bersama Bea Cukai Madura Menggelar Sosialisasi Perundang-undangan Bidang Cukai

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle jatimone
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pamekasan – jatimone.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Pamekasan bersama Bea Cukai Madura menggelar Sosialisasi Perundang-undangan Bidang Cukai di Hotel Azana, Kamis (30/5/2024). Acara bertema “Budayakan Peredaran Rokok Legal” ini diikuti oleh 165 Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Pamekasan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran Linmas dalam […]

  • Menakjubkan, Pantai Pulau Merah Banyuwangi

    Menakjubkan, Pantai Pulau Merah Banyuwangi

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle jatimone
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pantai Merah Banyuwangi, JatimOne – Pantai Pulau Merah Banyuwangi termasuk bagian dari wisata pantai di selatan Banyuwangi Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu tiga jam berkendara dari kawasan Kota Banyuwangi atau sekitar 60 km. Lokasi pantai pulau merah berada dekat dengan pemukiman penduduk di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Akses jalan menuju pantai pulau merah yang […]

  • Polres Pamekasan Belum Tangkap Dua dari Tiga Pelaku Pembunuhan di Pegantenan, Ayah Korban: Pak Polisi, Saya Minta Keadilan

    Polres Pamekasan Belum Tangkap Dua dari Tiga Pelaku Pembunuhan di Pegantenan, Ayah Korban: Pak Polisi, Saya Minta Keadilan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle jatimone
    • visibility 333
    • 0Komentar

    M (69), ayah sekaligus saksi kunci dari korban pembunuhan di Ds. Ambender, Pagantenan, Pamekasan mendesak kepolisian setempat segera menangkap semua pelaku yang menewaskan anaknya, M (40). Dia mengaku melihat langsung peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/7/2025) sekitar pukul sembilan malam. Ketiga pelaku berkerabat satu sama lain, atas nama S (43), R dan A. “Waktu itu, […]

expand_less